
Dharmasraya, Scientia.id – Dua pekan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, terpantau masih relatif stabil. Kondisi ini membuat masyarakat berharap kestabilan harga dapat bertahan hingga setelah Lebaran.
Salah seorang pedagang bahan pokok di pasar tersebut, Bujang (45), mengatakan bahwa hingga saat ini belum terjadi lonjakan signifikan pada harga berbagai komoditas utama.
Ia menyebutkan, harga beras kualitas I dari luar daerah saat ini berada di kisaran Rp20.000 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas I lokal dijual sekitar Rp16.000 per kilogram, dan beras kualitas II sekitar Rp15.000 per kilogram.
“Sedangkan untuk cabai merah Rp50.000 per kilogram, cabai hijau Rp40.000 per kilogram, cabai rawit Rp40.000 per kilogram, bawang merah Rp30.000 per kilogram, dan bawang putih Rp35.000 per kilogram,” ujar Bujang, Senin (9/3/2026).
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa biasanya harga kebutuhan pokok mulai mengalami kenaikan sekitar satu minggu menjelang Lebaran. Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi daya beli masyarakat.
“Biasanya seminggu sebelum Lebaran harga mulai naik karena permintaan meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang warga, Marni (56), berharap harga kebutuhan pokok tetap stabil hingga setelah perayaan Idul Fitri.
Menurutnya, kenaikan harga akan sangat berdampak bagi kondisi ekonomi keluarganya.
“Di tengah penghasilan suami saya yang tidak menentu, kenaikan harga bahan pokok tentu akan menjadi beban yang mencekik keuangan keluarga,” ungkapnya.
Baca Juga: Anggota Bamus Antar Waktu Nagari Sungai Limau Dharmasraya Dilantik
Marni juga berharap pemerintah daerah dapat terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di Dharmasraya dan melakukan langkah intervensi apabila terjadi lonjakan harga, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga menjelang hari raya. (tnl)









