
Dharmasraya, Scientia.id — Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro SIK MAP menyambut kedatangan perantau Minangkabau dalam kegiatan Pulang Basamo Nasional 2026 kloter I dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan di Rumah Makan Umega Gunung Medan, Senin (9/3/2026).
Dalam penyambutan tersebut, diiringi tari pasambahan, tari piring, dan tambua tasa. Kapolres bahkan menyampaikan sambutannya dengan pantun sebagai bentuk penghormatan kepada para perantau yang kembali ke kampung halaman.
AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro SIK MAP mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya dapat menyambut para perantau Minang yang melintas di wilayah Dharmasraya dalam perjalanan pulang kampung.
“Kami yang saya cintai dan saya banggakan seluruh perantau serta perangkat Pulang Basamo 2026 yang diprakarsai oleh Bapak Presiden bersama Pak Adrian Masjid. Saya mewakili dari Bapak Kapolda menyampaikan selamat datang kepada seluruh perantau yang melintas di wilayah Dharmasraya,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai fasilitas guna memberikan kenyamanan bagi para perantau yang beristirahat di lokasi tersebut.
“Posko pelayanan kesehatan sudah kami siapkan. Kemudian bagi yang ingin mencuci tangan ataupun melaksanakan sholat juga telah disediakan tempatnya. Anak-anak yang ingin bermain sebentar juga telah disiapkan permainan oleh para Polwan,” katanya.
Selain itu, sebelum melanjutkan perjalanan, para perantau juga akan mendapatkan bingkisan untuk berbuka puasa di perjalanan yang disiapkan oleh Kapolda.
“Dan juga nanti sebelum berangkat ada bingkisan dari Bapak Kapolda untuk berbuka puasa di perjalanan. Semoga ini bisa bermanfaat untuk kita semuanya,” tambahnya.
Kapolres berharap perjalanan mudik para perantau tahun ini dapat berlangsung lancar, aman, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga di kampung halaman.
“Semoga mudik kali ini, yaitu mudik aman keluarga bahagia bisa tercapai,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu perwakilan perantau Minang, Aulia menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan Pulang Basamo Nasional 2026.
Ia mengatakan perhatian dan dukungan yang diberikan membuat para perantau merasa dihargai dan diterima dengan penuh kekeluargaan.
“Momen pulang bersama seperti ini sangat berarti bagi masyarakat Minang yang merantau di berbagai daerah,” ungkapnya.
Menurutnya, kegiatan Pulang Basamo bukan sekadar perjalanan kembali ke kampung halaman, tetapi juga menjadi simbol kuatnya persaudaraan dan kebersamaan masyarakat Minangkabau.
“Kami sangat terharu dengan penyambutan yang luar biasa ini. Kami yang berada di rantau benar-benar merasakan perhatian dan kebersamaan dari semua pihak. Kehadiran kami terasa dihargai,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para panitia dan masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk menyambut rombongan perantau serta kepada pihak-pihak yang membantu menjaga dan memfasilitasi kegiatan tersebut.
Selain itu, ia mewakili keluarga besar perantau Minangkabau yang mengikuti program Pulang Basamo menyampaikan apresiasi kepada pemerintah dan tokoh yang telah menggagas kegiatan tersebut.
“Kami mewakili keluarga besar perantau Minang yang pulang bersama dalam program Bapak Prabowo serta Andre Rosiade yang selalu konsisteen memperjuangkan program ini setiap tahun dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” katanya.
Ia juga berharap kegiatan Pulang Basamo dapat terus dilaksanakan setiap tahun, termasuk dengan dukungan dari tokoh masyarakat Minangkabau yang selama ini aktif memperjuangkan program tersebut.
“Semoga ke depan kegiatan pulang bersama ini terus diperjuangkan setiap tahunnya,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, ia kembali menyampaikan doa dan harapan agar seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut mendapatkan keberkahan.
Baca Juga: Rapat dengan PT TKA, BKD Dharmasraya Bahas Soal Pajak
“Sekali lagi terima kasih kepada semua pihak yang telah meluangkan waktunya dan menjaga kami selama kegiatan ini. Semoga Allah memberkati kita semua. Amin,” tutupnya. (tnl)









