
Jakarta, Scientia.id – Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan kembali menggelar Coaching Clinic Pintar Spesial Ramadan yang berfokus pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk penyusunan materi ajar.
Kepala Pusbangkom, Mastuki, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum bagi para guru untuk meningkatkan kapasitas diri meski sedang menjalankan ibadah puasa. Menurutnya, teknologi AI dapat membantu pendidik menyusun bahan ajar yang lebih terstruktur dan menarik.
Sesi pelatihan mengusung tema “The Ultimate Smart Teaching Hack: Menciptakan Materi Ajar Kreatif dan Mendalam dengan NotebookLM” dengan narasumber Nuraini, Widyaiswara Ahli Madya Pusbangkom.
Dalam pemaparannya, Nuraini menjelaskan bahwa teknologi seperti NotebookLM dapat membantu guru mengolah berbagai referensi pembelajaran, mulai dari buku, jurnal hingga regulasi pendidikan, menjadi materi ajar, studi kasus, dan soal evaluasi secara lebih cepat dan sistematis.
Pelatihan ini bertujuan membekali guru dengan keterampilan praktis menghadapi tantangan pembelajaran di era digital, termasuk teknik merangkum sumber belajar dan menyusun materi interaktif.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 9 Maret 2026 pukul 13.00–14.30 WIB secara daring melalui platform PINTAR Kemenag.
Baca Juga: Kemenag Pastikan Informasi Hibah Arab Saudi untuk Pribadi Adalah Hoaks
Mastuki berharap para guru dapat langsung mempraktikkan keterampilan yang diperoleh sehingga mendukung transformasi digital dalam dunia pendidikan. (*)








