Sabtu, 28/2/26 | 13:26 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Dua Orang Tewas di Konsesi PT Bina, Warga Desak Disnaker Evaluasi Standar K3

Kamis, 26/2/26 | 18:33 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Dua insiden maut dilaporkan dalam kurun waktu kurang dari sepekan di areal konsesi PT Bina Pratama Sakato Jaya (PT Bina) akibat tertimpa pohon sawit yang ditumbang menggunakan alat berat dalam rangka replanting.

Hal tersebut memicu desakan masyarakat agar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Dharmasraya turun tangan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dokumen, sistem kerja, serta kepatuhan kontraktor terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Korban pertama merupakan seorang mekanik alat berat bernama Martin Suhendra, laki-laki asal Jawa Barat. Ia tewas saat memperbaiki alat berat pada Minggu (22/2/2026). Korban Martin sempat dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis, namun akhirnya meninggal dunia.

BACAJUGA

Menjanjikan, Walnag Sipangkur Ajak Pemuda Kelola Jagung di Lahan Tidur

Menjanjikan, Walnag Sipangkur Ajak Pemuda Kelola Jagung di Lahan Tidur

Sabtu, 28/2/26 | 10:06 WIB
Pererat Silaturahmi, Polres Dharmasraya Ajak OKP Se-Kabupaten Bukber dan Dialog

Pererat Silaturahmi, Polres Dharmasraya Ajak OKP Se-Kabupaten Bukber dan Dialog

Sabtu, 28/2/26 | 06:06 WIB

Korban terbaru adalah seorang ibu rumah tangga bernama Riska (35), warga Kampung Surau, Nagari Gunung Silasih, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya. Ia tewas tertimpa batang sawit yang ditebang menggunakan alat berat saat proses replanting di areal kebun, Rabu (25/2/2026).

Peristiwa nahas itu terjadi ketika korban tengah mencari brondolan sawit yakni butiran sawit yang tercecer atau tertinggal setelah proses pengangkutan ke loading ramp di lokasi penebangan pohon sawit tua.

Humas PT Bina, Basmar, membenarkan insiden tersebut saat dihubungi via WhatsApp.

“Iya betul, korban bernama Riska umur 35 tahun, dia tertimpa batang sawit yang ditumbang oleh pihak ketiga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, saat kejadian alat berat tengah melakukan penumbangan pohon kelapa sawit. Namun operator tidak mengetahui adanya korban yang berada di sekitar lokasi.

“Operator alat berat tidak tahu kalau ada korban yang sedang mencari brondol, yang akhirnya ketimpa pohon sawit,” katanya.

Menurut Basmar, kegiatan replanting tersebut dilaksanakan oleh pihak ketiga, yakni PT BKR, bukan langsung oleh PT Bina.

“Jadi kita dari PT BINA tentu tidak bertanggung jawab atas kejadian itu, dan sepenuhnya menjadi tanggungan pihak ketiga,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sesuai aturan perusahaan, aktivitas mencari brondolan di areal perkebunan tidak diperbolehkan, baik oleh pekerja maupun masyarakat umum. Namun, ia mengakui luasnya areal perkebunan membuat pengawasan oleh petugas keamanan tidak sepenuhnya optimal.

“Kita memang ada sekuriti, tentu tidak akan terpantau seluruhnya oleh satpam, karena areal perkebunan yang begitu luas,” jelasnya.

Basmar menyebutkan bahwa kedua belah pihak telah sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dan tidak menempuh jalur hukum.

“Dari data yang kita dapat, kedua belah pihak sudah sepakat berdamai, dan tidak membawa ke ranah hukum,” ujarnya.

Informasi kejadian tersebut juga dibenarkan oleh Kapolres Dharmasraya, Kartyana Widyarso Wardoyo, melalui Kapolsek Pulau Punjung, Azamu.

“Kita memang sudah mendapat informasi, kini kami sedang menunggu laporan,” katanya singkat.

Sementara itu, Tokoh Pemuda Jorong Kampung Surau, Ifdal, menilai insiden tersebut patut menjadi perhatian serius. Pasalnya, dalam waktu empat hari sebelumnya, satu pekerja lainnya juga meninggal dunia di lingkungan perusahaan yang sama.

“Pada hari Minggu (22/2/2026) kemarin, juga terjadi kejadian yang memakan korban jiwa, yakni seorang mekanik meninggal saat bekerja,” ungkapnya.

Menurutnya, dua kematian dalam waktu berdekatan mengindikasikan adanya persoalan dalam penerapan standar keselamatan kerja.

“Itu artinya ada sesuatu yang barangkali dilanggar dalam melakukan pekerjaan oleh pihak-pihak tersebut, sehingga hasilnya pun sangat tidak safety sekali, sehingga korban berjatuhan,” tegasnya.

Ia pun mendesak agar pihak terkait, khususnya Disnaker Dharmasraya, segera turun ke lapangan untuk melakukan evaluasi menyeluruh.

“Maka dari itu, saya mendesak agar pihak-pihak terkait untuk turun tangan dan melakukan penilaian atau mengevaluasi dokumen, sistem, dan kepatuhan kontraktor terhadap standar K3,” pungkasnya.

Baca Juga: Lampu Jalan Padam di Dharmasraya, Reviu BPKP Ada Potensi Ketidakwajaran Proyek

Diketahui, wilayah kelola PT Bina juga mencakup tanah ulayat dari Jorong Kampung Surau, Nagari Gunung Selasih, Kecamatan Pulau Punjung sehingga peristiwa ini turut menjadi perhatian masyarakat setempat yang memiliki keterikatan langsung dengan areal tersebut. (tnl)

Tags: DharmasrayaPT Bina Pratama Sakato Jaya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

TSR Agam Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid Wustha Kamang Hilia

Berita Sesudah

Pemkab Dharmasraya Sosialisasi ke Agen dan Pangkalan Gas LPG, Wanti-wanti Soal HET

Berita Terkait

Safari Ramadan di Kamang Magek, Wabup Agam Ajak Warga Perkuat Kebersamaan Pascabencana

Safari Ramadan di Kamang Magek, Wabup Agam Ajak Warga Perkuat Kebersamaan Pascabencana

Sabtu, 28/2/26 | 10:50 WIB

Agam, Scientia.id - Tim Khusus Safari Ramadan (TKSR) Kabupaten Agam yang dipimpin Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyambangi Masjid Zulfa...

Menjanjikan, Walnag Sipangkur Ajak Pemuda Kelola Jagung di Lahan Tidur

Menjanjikan, Walnag Sipangkur Ajak Pemuda Kelola Jagung di Lahan Tidur

Sabtu, 28/2/26 | 10:06 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Petani jagung Nagari Sipangkur, Kecamatan Tiumang, Arif Gumensa, melaksanakan panen jagung di lahan seluas kurang lebih dua...

Pererat Silaturahmi, Polres Dharmasraya Ajak OKP Se-Kabupaten Bukber dan Dialog

Pererat Silaturahmi, Polres Dharmasraya Ajak OKP Se-Kabupaten Bukber dan Dialog

Sabtu, 28/2/26 | 06:06 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Polres Dharmasraya menggelar kegiatan buka puasa bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se-Kabupaten Dharmasraya di Cafe Saya Bagus,...

Bukber Bersama Wartawan, Kapolres Dharmasraya: Sinergi adalah Kunci

Bukber Bersama Wartawan, Kapolres Dharmasraya: Sinergi adalah Kunci

Jumat, 27/2/26 | 23:11 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Polres Dharmasraya menggelar kegiatan silaturahmi dan buka puasa bersama insan pers se-Kabupaten Dharmasraya di Cafe Saya Bagus,...

Kemenag Susun Kisi-kisi Ujian Nasional PKPPS 2026

Kemenag Susun Kisi-kisi Ujian Nasional PKPPS 2026

Jumat, 27/2/26 | 22:20 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kementerian Agama (Kemenag) tengah menyusun kisi-kisi Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) tahun 2026. Kegiatan...

Bupati Agam Dampingi Gubernur Sumbar Tinjau Jalan Malalak–Bukittinggi

Bupati Agam Dampingi Gubernur Sumbar Tinjau Jalan Malalak–Bukittinggi

Jumat, 27/2/26 | 18:51 WIB

Agam, Scientia.id - Bupati Agam, Benni Warlis, mendampingi Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, meninjau kondisi akses jalan provinsi di wilayah...

Berita Sesudah
Bupati Dharmasraya Terbitkan SE Tentang Pengawasan dan Penyaluran Gas Tiga Kilogram

Pemkab Dharmasraya Sosialisasi ke Agen dan Pangkalan Gas LPG, Wanti-wanti Soal HET

POPULER

  • Bupati Dharmasraya Sidak Pangkalan dan Pengecer LPG 3 Kg, Temukan Pelanggaran Distribusi

    Bupati Dharmasraya Sidak Pangkalan dan Pengecer LPG 3 Kg, Temukan Pelanggaran Distribusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Allah dan Orang Tua dalam Bisnis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Iman Menjadi Modal Sosial dan Ekonomi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Dharmasraya Sosialisasi ke Agen dan Pangkalan Gas LPG, Wanti-wanti Soal HET

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Dharmasraya Terbitkan SE Tentang Pengawasan dan Penyaluran Gas Tiga Kilogram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024