Solok, Scientia – Di sela agenda Safari Ramadan, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyerahkan bantuan bedah rumah senilai Rp 25 juta kepada Darnis, 57 tahun, warga Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjuang Sirih, Kabupaten Solok, Minggu (22/2). Bantuan itu ditujukan untuk memperbaiki rumah tidak layak huni yang telah lama ditempati Darnis bersama keluarganya.
Rumah berukuran 8 x 6 meter itu merupakan peninggalan almarhum suaminya. Kondisinya telah lapuk dimakan usia. Sejumlah bagian dinding dan atap terlihat rapuh sehingga tak lagi memenuhi standar hunian yang aman dan sehat.
Mahyeldi mengatakan program bedah rumah menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah agar memiliki tempat tinggal yang layak.
“Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Rumah yang layak akan membawa kebahagiaan dan semangat baru bagi keluarga,” kata Mahyeldi saat menyerahkan bantuan secara simbolis.
Penyerahan bantuan turut dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, Tim Safari Ramadan Provinsi Sumbar, serta Wali Nagari Paninggahan. Selain dana perbaikan rumah, Darnis juga menerima bantuan sembako, 10 Al-Qur’an, serta dukungan tambahan dari sejumlah perangkat daerah di lingkungan Pemprov Sumbar.
Di hadapan rombongan, Darnis tak kuasa menahan haru. Ia memeluk anak laki-laki semata wayangnya sebagai ungkapan syukur atas bantuan yang diterimanya.
“Saya sangat bahagia dan bersyukur kepada Allah SWT atas bantuan dari Bapak Gubernur kepada kami. Semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah,” ujarnya.
Wakil Bupati Solok H. Candra menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap warga Kabupaten Solok yang membutuhkan hunian layak. Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan secara optimal untuk pembelian material dan biaya pembangunan.
Candra juga mendorong keterlibatan keluarga dan masyarakat sekitar melalui semangat gotong royong agar proses pembangunan rumah dapat selesai lebih cepat.
“Kalau bisa keluarga dan masyarakat sekitar ikut bergotong royong. Insyaallah Wali Nagari juga akan terus memantau dan membantu, sehingga rumah ini bisa ditempati dengan layak, mudah-mudahan sebelum Lebaran,” katanya.
Pemerintah provinsi berharap bantuan ini menjadi awal perubahan bagi Darnis dan keluarganya. Di tengah keterbatasan, intervensi pemerintah daerah dan dukungan masyarakat diharapkan dapat memastikan setiap warga memiliki tempat tinggal yang aman dan layak sebagai fondasi kehidupan yang lebih baik.(yrp)









