Jumat, 13/3/26 | 00:25 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Lukisan Tangan dari Sulawesi Geser Klaim Seni Gua Tertua Dunia

Senin, 26/1/26 | 19:56 WIB
Ilustrasi (Foto: Ist)
Ilustrasi (Foto: Ist)

Jakarta, Scientia.id – Sebuah temuan arkeologis penting terungkap dari kawasan Sulawesi Tenggara. Tim peneliti lintas negara melaporkan ditemukannya jejak cap tangan purba di sebuah gua di Pulau Muna yang diperkirakan berusia 67.800 tahun. Berdasarkan hasil penanggalan ilmiah, artefak ini kini dinyatakan sebagai seni cadas tertua yang pernah diverifikasi secara ilmiah di dunia.

Penelitian tersebut merupakan kerja sama antara Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan dua perguruan tinggi asal Australia, yakni Griffith University dan Southern Cross University. Hasil kajian mereka telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah bereputasi internasional, Nature.

Cap tangan purba itu ditemukan di Liang Metanduno dan usianya tercatat jauh melampaui temuan seni gua sebelumnya. Dibandingkan lukisan cadas di kawasan Maros–Pangkep, Sulawesi Selatan, temuan ini lebih tua sekitar 16.600 tahun. Bahkan, cap tangan tersebut juga mendahului seni gua dari Spanyol—yang sebelumnya dianggap tertua—sekitar 1.100 tahun.

Peneliti Pusat Riset Arkeometri BRIN, Adhi Agus Oktaviana, menyampaikan bahwa hasil penanggalan ini menjadi tonggak baru dalam studi seni prasejarah dunia. Ia menjelaskan bahwa usia lukisan ditentukan melalui metode laser-ablation uranium-series, dengan menganalisis lapisan kalsit mikroskopis yang menutupi permukaan gambar. Menariknya, cap tangan tersebut diketahui berada di bawah lapisan lukisan lain yang menggambarkan sosok manusia, ayam, dan figur berkuda.

BACAJUGA

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Minggu, 08/3/26 | 16:24 WIB
13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

Rabu, 18/2/26 | 09:15 WIB

Sementara itu, Profesor Maxime Aubert dari Griffith University mengungkapkan bahwa cap tangan di Sulawesi memiliki karakter unik berupa bentuk jari yang ramping dan menyerupai cakar. Menurutnya, hingga kini belum dapat dipastikan teknik yang digunakan pembuatnya, apakah dengan memodifikasi bentuk tangan atau dengan cara menggerakkan tangan saat menyemprotkan pigmen.

Aubert juga menilai makna simbolik dari bentuk tersebut masih menjadi tanda tanya. Ia menduga kemungkinan keterkaitannya dengan dunia fauna, meski interpretasi tersebut masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Lebih dari sekadar penemuan seni purba, temuan ini memperkuat bukti bahwa manusia modern telah memiliki kemampuan menjelajah laut sejak hampir 70.000 tahun lalu. Selama ini, Homo sapiens diyakini baru mencapai wilayah Sahul yang mencakup Australia dan Papua sekitar 50.000 tahun silam.

Baca Juga: Jejak Asteroid Purba di Dasar Laut Utara Akhirnya Terungkap

Namun, berdasarkan bukti terbaru dari Sulawesi, para peneliti kini meyakini bahwa kedatangan manusia ke wilayah tersebut terjadi jauh lebih awal, sekitar 65.000 hingga 68.000 tahun yang lalu, melalui jalur utara. Temuan ini sekaligus merevisi pemahaman lama tentang pola migrasi awal manusia modern di kawasan Asia-Pasifik. (*)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Rapat Persiapan Huntara di Sumbar, Pemkab Solok Dukung Percepatan

Berita Sesudah

Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

Berita Terkait

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Kemenag Gelar “Coaching Clinic” AI bagi Guru di Ramadan

Minggu, 08/3/26 | 16:24 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Pusbangkom SDM Pendidikan dan Keagamaan kembali menggelar Coaching Clinic Pintar Spesial Ramadan...

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

13 Prodi FISIP UNAND Berhasil Raih Predikat “Unconditional” Akreditasi Internasional ACQUIN

Rabu, 18/2/26 | 09:15 WIB

Foto: elly Padang, Scientia-Sebanyak 13 Program Studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (UNAND) yang telah...

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

Jumat, 23/1/26 | 20:56 WIB

Padang, Scientia-Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM SUMBAR) melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) bekerja sama dengan Departemen Hubungan...

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Minggu, 21/12/25 | 08:01 WIB

Dekan, Wakil Dekan, Manajer serta tim dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand (Foto: Ist) Padang, Scientia.id - Fakultas Ilmu Budaya...

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Jumat, 19/12/25 | 07:58 WIB

Padang, Scientia— Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand), Alfitri, resmi menamatkan studi doktoralnya (S3) di...

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Rabu, 17/12/25 | 20:50 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar saat melepas mahasiswa UNP KKN Tanggap Darurat Bencana, Rabu (17/12). (SCIENTIA/Wahyu Amuk) Padang, SCIENTIA -...

Berita Sesudah
Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran berbuka puasa bersama, petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Tim Reaksi Cepat (TRC) Dinas PUPR, dan Petugas Lembaga Pengelola Sampah (LPS) se-Kota Padang, di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Selasa (10/3/2026).(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Bakal Menggelar Lomba Kebersihan Tingkat RT se Kota Padang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nama Nagari di Sumatera Barat: Dari Sejarah menjadi Sistem Pertahanan Daerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Lantik Komandan Resimen (Menwa) Pagaruyuang Sumbar Membina Generasi Muda yang Tangguh, Berkarakter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Ke Hadirat” dan “Kehadiran”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Berikan Bantuan Rp 15 Juta Pada Korban Kebakaran di Lubuk Buaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026