![Anggota DPRD Padang, Fraksi PKB, Zalmadi.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/12/1696246664_38a032ab-bb3c-499d-99dd-4ef5ec21ce42.jpeg)
Luapan air sungai mulai merendam sejumlah titik di sekitar permukiman warga. Debit air yang terus meningkat membuat kondisi semakin mengkhawatirkan, terutama bagi rumah-rumah yang berada di bantaran sungai.
Zalmadi mengatakan, keselamatan warga harus menjadi prioritas utama. Ia meminta masyarakat tidak memaksakan diri bertahan di rumah apabila ketinggian air terus bertambah.
“Curah hujan masih tinggi. Warga yang berada di sekitar aliran sungai sebaiknya segera mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga untuk tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang belum stabil. Menurutnya, pengalaman banjir sebelumnya menunjukkan bahwa luapan air bisa terjadi secara tiba-tiba pada malam hari.
Selain itu, Zalmadi mendorong pemerintah daerah dan instansi terkait untuk sigap melakukan pemantauan serta menyiapkan langkah-langkah penanganan darurat. Kesiapan posko pengungsian, logistik, serta layanan kesehatan dinilai penting untuk mengantisipasi dampak yang lebih luas.
Hingga Jumat sore, hujan masih turun dengan intensitas sedang hingga lebat di Kota Padang, sehingga potensi banjir masih terbuka.(yrp)
![Anggota DPRD Padang, Fraksi PKB, Zalmadi.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/12/1696246664_38a032ab-bb3c-499d-99dd-4ef5ec21ce42-120x86.jpeg)






