Selasa, 13/1/26 | 19:22 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sandria Milka Ratna Sari dan Malam Panjang Galodo Palembayan

Rabu, 17/12/25 | 07:25 WIB

Agam, Scientia.id – Tidak ada hujan deras, tidak pula tanda alam yang mencurigakan pada sore di Kampung Pili, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Aktivitas warga berjalan seperti biasa, hingga sebuah kabar darurat datang lewat sambungan telepon dari Kampung Tangah. Galodo dilaporkan melaju dari hulu, dan warga diminta menyelamatkan diri secepat mungkin.

Sandria Milka Ratna Sari mengaku semula sulit mempercayai kabar tersebut. Namun kepanikan segera menyebar ketika suara arus lumpur mulai terdengar dari kejauhan.

“Telepon itu singkat, tapi nadanya serius. Kami langsung panik karena katanya galodo sudah turun,” ujar Sandria saat menceritakan kembali peristiwa tersebut.

BACAJUGA

Kementerian Pertanian Turun ke Agam, Salurkan Bantuan untuk Pemulihan Sektor Pertanian

Kementerian Pertanian Turun ke Agam, Salurkan Bantuan untuk Pemulihan Sektor Pertanian

Minggu, 21/12/25 | 13:53 WIB
Pemulihan Pascabencana, Bupati Agam Monitoring Infrastruktur Rusak di Malalak

Pemulihan Pascabencana, Bupati Agam Monitoring Infrastruktur Rusak di Malalak

Sabtu, 20/12/25 | 13:54 WIB

Bersama keluarga dan warga sekitar, Sandria berusaha mengungsi ke arah Kampung Chaniago. Namun kecepatan galodo melampaui kemampuan mereka untuk menyelamatkan diri. Arus lumpur semakin deras, sementara kedua orang tua Sandria sempat tertahan karena mencoba mengamankan mobil.

“Orang tua saya masih berharap mobil bisa diselamatkan, tapi arus sudah terlalu kuat,” katanya.

Situasi semakin genting ketika sebuah tiang listrik roboh dan menutup akses jalan. Tidak ada pilihan lain selain kembali ke arah kampung. Dalam kepanikan, Sandria dan keluarganya masuk ke rumah kerabat terdekat dan naik ke loteng untuk mencari tempat paling aman.

Di saat itulah listrik dan jaringan komunikasi terputus. Gelap menyelimuti malam, hanya tersisa suara galodo yang terus bergemuruh.

“Kami benar-benar terisolasi. Tidak tahu kondisi di luar, tidak tahu siapa yang selamat,” tutur Sandria.

Loteng rumah menjadi ruang sempit tempat bertahan hidup. Dari celah-celah kayu, Sandria melihat lumpur menggenang hingga setinggi pinggang orang dewasa. Bangunan di sekitar rumah satu per satu runtuh dan hanyut, menyisakan puing-puing yang terseret arus.

Berjam-jam mereka bertahan dalam ketakutan, hingga menjelang tengah malam terdengar suara warga yang selamat menyusuri kampung dengan senter, memanggil nama-nama keluarga. Sandria segera memberi tanda keberadaan mereka dari dalam rumah.

“Kami teriak sekuat mungkin, berharap ada yang dengar. Itu momen paling menegangkan,” ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung sulit karena lumpur masih tebal dan arus belum sepenuhnya surut. Namun akhirnya Sandria dan keluarganya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Tak satu pun harta benda tersisa. Rumah-rumah di Kampung Pili hancur diterjang galodo. Lebih dari itu, duka mendalam menyelimuti keluarga Sandria. Dari kalangan dunsanaknya, 15 orang menjadi korban. Sebanyak 12 orang ditemukan meninggal dunia, sementara tiga lainnya hingga kini masih dalam pencarian.

Bagi Sandria, malam galodo Palembayan bukan hanya kisah selamat dari bencana, tetapi pengalaman traumatis yang akan selalu melekat.

“Kami hidup, tapi kehilangan banyak orang dan tempat pulang. Luka ini tidak akan hilang begitu saja,” katanya lirih.

Baca Juga: Abdurrachman Syafiq dan Detik-detik yang Menguji Nyawa di Banjir Bandang Palembayan

Peristiwa tersebut menjadi pengingat keras bahwa wilayah rawan bencana membutuhkan sistem peringatan dan mitigasi yang lebih serius, agar keselamatan warga tidak lagi bergantung pada kabar mendadak dan keberuntungan semata. (tmi)

Tags: AgamGalodo Salareh Aia Timur
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Firdaus Bersama IKA PMII Sumbar Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Salareh Aia Timur

Berita Sesudah

Wali Kota Bukittinggi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Malalak Timur dan Padang Pariaman

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri, Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Pascabencana Hidrometeorologi di Provinsi Sumatera Barat, di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Selasa (13/1).(Foto:Ist)

Pemko Padang Siapkan Lahan Seluas 4,6 Hektare Untuk pembangunan (Huntap) Bagi Warga Terdampak.

Selasa, 13/1/26 | 18:24 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir menghadiri, Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Pascabencana Hidrometeorologi di Provinsi Sumatera...

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, mengunjungi warga lanjut usia, Yarni (62), yang tengah menderita sakit komplikasi di Kelurahan Parupuak Tabiang, Kecamatan Koto Tangah, Senin (12/1).(Foto:Ist)

Wawako Maigus Nasir Serahkan Bantuan Satu Unit Tempat Tidur Bagi Lansia

Selasa, 13/1/26 | 18:13 WIB

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, mengunjungi warga lanjut usia, Yarni (62), yang tengah menderita sakit komplikasi di Kelurahan Parupuak...

Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

Senin, 12/1/26 | 21:23 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di...

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di...

Bupati Tinjau Jalan Berlubang di Ampang Kuranji, Gerak Cepat dengan PU Sumbar

Bupati Tinjau Jalan Berlubang di Ampang Kuranji, Gerak Cepat dengan PU Sumbar

Senin, 12/1/26 | 16:32 WIB

Bupati Dharmasraya tinjau jalan berlubang di depan SDN 06 Koto Baru (Foto: Ist) Dharmasraya, Scientia.id — Sinergi antara Bupati Dharmasraya, Annisa...

Wali Kota Padang Fadly Amran, mengapresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Tari Tradisional Budaya Anak Sumatera Barat (Sumbar) “Gebyar Mutiara Minang” Tahun 2026, yang digelar di Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Sabtu dan Minggu 10-11 Januari 2026. (Foto:Ist)

Wali Kota Padang Apresiasi Festival Tari Tradisional Budaya Anak Sumbar

Senin, 12/1/26 | 12:24 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, mengapresiasi tinggi atas terselenggaranya Festival Tari Tradisional Budaya Anak Sumatera Barat (Sumbar) “Gebyar Mutiara Minang”...

Berita Sesudah
Wali Kota Bukittinggi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Malalak Timur dan Padang Pariaman

Wali Kota Bukittinggi Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Malalak Timur dan Padang Pariaman

POPULER

  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Sawah ke Timeline: Kisah Kata “Ani-ani” yang Berubah Arti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cerpen “Rimbo Nan Tak Luko” Karya Tasya Syafa Kamila dan Ulasannya Oleh Azwar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Tinjau Jalan Berlubang di Ampang Kuranji, Gerak Cepat dengan PU Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024