Rabu, 16/9/26 | 11:00 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Firdaus Minta Capaian Fiskal Pemprov Harus Nyata Dirasa Masyarakat

Selasa, 18/11/25 | 16:32 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Anggota DPRD Sumbar, Firdaus.[foto : ist]
Padang, Scientia – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) kembali meraih capaian positif dalam pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2025. Evaluasi terbaru Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) per 14 November 2025 menunjukkan realisasi pendapatan dan belanja daerah Sumbar berhasil melampaui rata-rata nasional, menempatkan provinsi ini dalam jajaran terbaik secara nasional.

Data Ditjen Bina Keuangan Daerah mencatat realisasi pendapatan APBD Sumbar sudah mencapai 83,11 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional 79,58 persen. Sementara realisasi belanja daerah mencapai 74,28 persen, melampaui rata-rata nasional 64,43 persen.

Kemendagri juga mencatat peningkatan signifikan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), terutama dari optimalisasi pajak kendaraan bermotor, perbaikan sistem penagihan retribusi, hingga pemanfaatan layanan digital pajak daerah.

Menanggapi capaian tersebut, Ketua DPW PKB Sumbar sekaligus Anggota DPRD Sumbar, Firdaus, memberikan apresiasi namun dengan catatan penting. Ia menegaskan bahwa kinerja fiskal yang tinggi tidak boleh berhenti sebagai sekadar capaian administratif, melainkan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang saat ini sedang berjuang memulihkan diri dari bencana hidrometeorologi.

BACAJUGA

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Rabu, 16/9/26 | 06:53 WIB
Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

“Kita tentu bangga dengan capaian ini. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana angka-angka itu diterjemahkan menjadi program yang nyata dirasakan masyarakat, bukan hanya menjadi prestasi di atas kertas,” tegas Firdaus di Padang.

Menurut Firdaus, percepatan belanja pemerintah harus diarahkan untuk memperkuat pemulihan daerah terdampak bencana, mempercepat perbaikan infrastruktur, dan memastikan layanan publik berjalan optimal. Ia menekankan agar daerah-daerah sulit dijangkau juga menjadi prioritas, bukan hanya wilayah yang dekat dengan pusat pemerintahan.

“Masih ada daerah yang sampai hari ini sulit diakses akibat bencana. Mereka juga harus mendapat perhatian. Jangan sampai mereka merasa ditinggalkan, padahal kita berbicara soal kinerja anggaran yang tinggi,” ujarnya.

Firdaus juga mengingatkan bahwa percepatan belanja tidak boleh mengorbankan akuntabilitas. Ia meminta seluruh OPD untuk menjaga transparansi dan memastikan setiap rupiah anggaran digunakan tepat sasaran.

“Percepatan itu penting, tetapi kualitas dan akuntabilitas tetap nomor satu. Jangan sampai mengejar serapan anggaran membuat kita abai pada mutu dan manfaatnya,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa DPW PKB Sumbar akan mendorong fraksi di DPRD untuk memperkuat fungsi pengawasan, terutama terhadap program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan masyarakat lapisan bawah.

“Kinerja fiskal yang bagus harus menjadi pintu masuk memperbaiki pelayanan publik. Itulah yang harus kita kawal bersama,” ujarnya.

Firdaus berharap capaian fiskal Pemprov Sumbar tidak hanya menjadi kebanggaan teknokratis, tetapi benar-benar menjadi energi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Capaian ini adalah modal kuat. Tinggal bagaimana kita memastikan manfaatnya sampai ke masyarakat paling kecil,” tutupnya.(yrp)

Tags: APBDFirdaus
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Harga Emas Antam Anjlok Tajam, Sentuh Level Terendah Sejak Awal November

Berita Sesudah

Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Berita Terkait

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Kabut Asap Belum Reda, Dharmasraya Buka Kembali Sekolah dengan Masker Wajib

Rabu, 16/9/26 | 06:53 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Setelah sepekan belajar dari rumah akibat kabut asap, ribuan siswa di Kabupaten Dharmasraya kembali masuk sekolah mulai...

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Krisis Air di Dharmasraya, 378 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan untuk 3.312 KK

Selasa, 15/9/26 | 22:57 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, telah menyalurkan 378.000 liter air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan sejak 18...

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Dharmasraya Masuk Forum Nasional, Bupati Annisa Bahas Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu

Selasa, 15/9/26 | 22:50 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menghadiri Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang...

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) [foto : sci/yrp]

Update Terbaru 127 Siswa MTsN 1 Pariaman Diduga Keracunan MBG, Empat Masih Dirawat

Selasa, 15/9/26 | 22:13 WIB

Siswa MTsN 1 Kota Pariaman saat mendapatkan perawatan medis di rungan IGG RSUD. M. Yamin. Senin, (14/9) Pariaman, Scientia —...

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Warga Kesulitan Air Saat Kemarau, Bupati Dharmasraya Akui Butuh Adanya PDAM

Selasa, 15/9/26 | 09:42 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dua dekade lebih berdiri sebagai kabupaten otonom, Kabupaten Dharmasraya masih belum memiliki Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM)....

Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

Selasa, 15/9/26 | 03:54 WIB

Berita Sesudah
Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari: Rahasia Awal Hari yang Sehat

Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

POPULER

  • Foto bersama usai perayaan puncak dies natalis Unand ke-70 di Pangeran Beach Hotel. Senin malam, (14/9) [foto:sci/yrp)

    Puncak Dies Natalis Unand, Tujuh Alumni Inspiratif Digangjar Anugerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026