Selasa, 03/3/26 | 06:39 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Ketua DPC PKB Kota Padang: Peringatan G30S/PKI Jadi Pelajaran Sejarah dan Penguatan Nilai di Era Digital

Selasa, 30/9/25 | 10:46 WIB
Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]
Anggota DPRD Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]
Padang, Scientia – Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif, mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan peringatan Gerakan 30 September (G30S/PKI) sebagai momentum mengambil pelajaran dari sejarah kelam bangsa sekaligus memperkuat nilai kebangsaan di era modern. Menurutnya, sejarah tidak boleh hanya dilihat sebagai masa lalu, tetapi juga harus dipahami sebagai pedoman dalam menjaga persatuan dan kedaulatan bangsa di tengah tantangan zaman.

“Peristiwa G30S/PKI adalah bukti bahwa bangsa ini pernah diuji dengan perpecahan dan pengkhianatan terhadap Pancasila. Jangan sampai itu terulang lagi. Tugas generasi sekarang adalah belajar dari sejarah, menjaga nilai persatuan, dan memperkuat jati diri bangsa,” ujar Latif kepada Scientia.

Ia menekankan, generasi muda hari ini tumbuh dalam dunia yang sangat berbeda dengan masa lalu. Perkembangan teknologi, terutama media sosial, membawa kemudahan dalam berkomunikasi, tetapi sekaligus memunculkan tantangan baru. “Jika dulu ancaman datang dari ideologi yang mencoba mengganti Pancasila, maka sekarang tantangannya bisa datang lewat derasnya informasi yang menyesatkan, hoaks, ujaran kebencian, dan budaya instan yang dapat melemahkan karakter generasi muda,” jelasnya.

Menurut Latif, peringatan G30S/PKI tidak cukup hanya dilakukan dengan seremoni tahunan atau pemutaran film. Generasi muda membutuhkan pendekatan yang relevan dengan kondisi zaman. “Kita bisa mengadakan diskusi terbuka, seminar, atau konten digital edukatif yang menjelaskan sejarah secara objektif. Dengan begitu, anak muda tidak sekadar tahu peristiwa, tetapi juga memahami makna dan pesan moralnya,” kata Yusri.

BACAJUGA

Yusri Latif Turun Langsung Bersama Warga Sungkai Buka Akses Jalan Tertimbun Longsor

Yusri Latif Turun Langsung Bersama Warga Sungkai Buka Akses Jalan Tertimbun Longsor

Kamis, 08/1/26 | 02:26 WIB
Rustini Murtadho Kunjungi Pengungsi di Pauh, PKB Padang Tegaskan Komitmen Kepedulian

Rustini Murtadho Kunjungi Pengungsi di Pauh, PKB Padang Tegaskan Komitmen Kepedulian

Kamis, 11/12/25 | 00:40 WIB

Ia menambahkan, pendekatan yang mendidik akan membuat generasi muda lebih kritis dan tidak mudah terjebak dalam narasi provokatif. “Penting bagi kita memberi pemahaman yang jernih, sehingga sejarah bukan jadi momok, melainkan jadi cermin dan bekal untuk melangkah ke depan,” lanjutnya.

Pada momen ini, Latif juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi tidak boleh membuat bangsa ini kehilangan nilai-nilai dasarnya. Menurutnya, generasi muda harus tetap menempatkan Pancasila dan NKRI sebagai fondasi dalam menggunakan teknologi. Media sosial boleh saja bebas, tetapi kebebasan itu tidak boleh merusak persatuan bangsa.

Ia juga menegaskan bahwa kejujuran adalah hal yang sangat mahal di tengah banjir informasi. Hoaks, kata Yusri, bisa menyulut perpecahan, sehingga setiap orang harus terbiasa memverifikasi informasi agar lahir generasi yang kritis sekaligus jujur.

Selain itu, Latif menilai semangat gotong royong juga perlu terus dijaga. Teknologi memang bisa membuat orang sibuk dengan dirinya sendiri, namun justru seharusnya dimanfaatkan untuk membangun kerja sama produktif, bukan menjauhkan diri dari masyarakat.

Tak kalah penting, ia menekankan bahwa nilai religius dan moral juga harus tetap menjadi panduan dalam menggunakan teknologi. “Jangan sampai generasi muda kehilangan arah moral karena terlalu bebas di dunia digital. Nilai agama dan budaya harus tetap menjadi kompas dalam bersikap,” ucapnya.

Sebagai kader PKB yang berangkat dari rahim Nahdlatul Ulama, Latif menegaskan partainya memiliki komitmen untuk menjaga warisan para ulama: menegakkan Pancasila, memperkuat nasionalisme, dan merawat tradisi keagamaan yang moderat. Ia berharap generasi muda Kota Padang mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga bangsa dari ancaman ideologi yang berbahaya, baik yang datang secara nyata maupun melalui ruang digital.

“Harapan saya, anak-anak muda Padang tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga kuat secara moral dan kokoh memegang nilai kebangsaan. Dengan begitu, mereka akan menjadi generasi tangguh yang siap menghadapi tantangan global,” ujarnya.

Latif menutup pesannya dengan mengingatkan bahwa sejarah adalah guru yang paling berharga. “Kalau bangsa ini melupakan sejarahnya, maka ia akan kehilangan arah. Mari kita jadikan peringatan G30S/PKI sebagai pengingat untuk tetap waspada, menjaga persatuan, dan menanamkan nilai-nilai kebaikan, baik dalam kehidupan nyata maupun di dunia digital,” pungkasnya.(yrp)

Tags: DPC PKB Kota PadangPeringatan G30S/PKIYusri Latif
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Panen Raya di Alahan Panjang, Kabupaten Solok Pertegas Posisi Sentra Bawang Merah Terbesar di Sumbar

Berita Sesudah

Raker Forwana 2025: Mahyeldi Dorong Nagari Jadi Ujung Tombak Pembangunan Sumbar

Berita Terkait

Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau pelaksanaan Pesantren Ramadan 1447 H, di Musala Al-Kautsar, Komplek Bukit Belimbing Indah – Villa Mahameru Indah, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Minggu (1/3/2026).

Wali Kota Padang Fadli Amran Tinjau Pesantren Ramadhan di Mushala Al Kautsar Kuranji

Senin, 02/3/26 | 11:19 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau pelaksanaan Pesantren Ramadan 1447 H, di Musala Al-Kautsar, Komplek Bukit Belimbing Indah – Villa...

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi, pelaksanaan Bazar Mom’s BBI (Persatuan Ibu-ibu Bukit Belimbing Indah) yang digelar di Jalur Dua Gerbang Utama Perumahan BBI, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Minggu (1/3/2026).

Wali Kota Padang Fadli Amran Apresiasi Pelaksanaan Bazar Mom’s BBi

Senin, 02/3/26 | 10:54 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi, pelaksanaan Bazar Mom’s BBI (Persatuan Ibu-ibu Bukit Belimbing Indah) yang digelar di Jalur Dua...

Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

Minggu, 01/3/26 | 22:55 WIB

Padang, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Firdaus, mengingatkan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia...

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub laksanakan agenda Safari Ramadhan 1447 H/2026 M dii Masjid Al Mujahidin, Jl Jembatan Berok Lama III, Kurao Pagang, Kec. Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat,pada Sabtu (28/2/2026).

Safari Ramadan 1447 Hijriah, Osman Ayub Salurkan Bantuan Rp25 juta di Masjid Al Mujahidin Kurao Pagang

Minggu, 01/3/26 | 06:23 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub laksanakan agenda Safari Ramadhan 1447 H/2026 M dii Masjid Al Mujahidin, Jl Jembatan...

Perhatikan Masjid hingga Dampak Bencana, Firdaus Gugah Warga Lubuk Alung Lewat Safari Ramadan

Perhatikan Masjid hingga Dampak Bencana, Firdaus Gugah Warga Lubuk Alung Lewat Safari Ramadan

Sabtu, 28/2/26 | 23:43 WIB

Lubuk Alung, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Firdaus, melaksanakan safari Ramadan di Masjid...

Safari Ramadan di Kamang Magek, Wabup Agam Ajak Warga Perkuat Kebersamaan Pascabencana

Safari Ramadan di Kamang Magek, Wabup Agam Ajak Warga Perkuat Kebersamaan Pascabencana

Sabtu, 28/2/26 | 10:50 WIB

Agam, Scientia.id - Tim Khusus Safari Ramadan (TKSR) Kabupaten Agam yang dipimpin Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyambangi Masjid Zulfa...

Berita Sesudah
Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat Raker Forwana.[foto : ist]

Raker Forwana 2025: Mahyeldi Dorong Nagari Jadi Ujung Tombak Pembangunan Sumbar

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa dan (Ber) Pikiran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024