Minggu, 19/4/26 | 17:26 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TIPS

Tidak Cacingan, Apakah Boleh Minum Obat Cacing?

Rabu, 03/9/25 | 10:21 WIB

Jakarta, Scientia.id – Banyak orang bertanya-tanya, bolehkah mengonsumsi obat cacing meskipun tubuh tidak menunjukkan tanda-tanda cacingan? Pertanyaan ini ramai muncul setelah kasus seorang balita asal Sukabumi, Jawa Barat, yang ditemukan memiliki hampir satu kilogram cacing di dalam tubuhnya.

Menurut dr. Santi, Health Management Specialist Corporate HR Kompas Gramedia, minum obat cacing diperbolehkan meski tidak sedang sakit, tetapi dengan catatan tertentu.

Dokter Santi, Health Management Specialist Corporate HR Kompas Gramedia, menjelaskan bahwa penggunaan obat cacing sebenarnya bisa dilakukan meski seseorang tidak menunjukkan tanda infeksi. Namun, hal ini hanya berlaku bagi mereka yang tinggal di wilayah dengan tingkat endemisitas tinggi, sesuai dengan anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

BACAJUGA

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB
Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

“Kalau berada di daerah endemis, minum obat cacing bisa dilakukan tanpa harus menunggu gejala muncul atau pemeriksaan laboratorium,” kata dr. Santi, Rabu (27/8/2025) lalu, mengutip kompas.

Meski demikian, ia mengingatkan bahwa semua obat memiliki efek samping. Pada obat Albendazole misalnya, pengguna bisa mengalami mual, nyeri perut, sakit kepala, muntah, hingga rambut rontok. Sementara Mebendazole bisa menimbulkan gejala seperti kehilangan nafsu makan, kembung, diare, serta sakit kepala.

Efek samping ini umumnya tidak menetap, tetapi tetap perlu diwaspadai. Pasalnya, penggunaan obat cacing tanpa indikasi jelas bisa membuat seseorang merasakan keluhan yang sebenarnya tidak perlu.

Menurut dr. Santi, minum obat cacing bukan kewajiban bagi orang yang sehat, tinggal di lingkungan bersih, rutin menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta tidak masuk kelompok risiko tinggi.

Jika masyarakat tetap ingin mengonsumsi obat cacing, sebaiknya melakukan pemeriksaan terlebih dahulu ke fasilitas kesehatan. Hal ini penting untuk memastikan ada atau tidaknya telur maupun cacing di dalam tubuh.

“Pemberian obat biasanya cukup dosis tunggal setiap enam bulan sekali. Namun, untuk infeksi cacing kremi, dosis perlu diulang dua minggu kemudian karena obat hanya mematikan cacing dewasa, tidak dengan telurnya,” jelas Santi.

Baca Juga: Kebanyakan Minum Air Putih Merusak Ginjal? ini Kata Pakar Kesehatan

Dengan demikian, langkah terbaik adalah tetap menjaga kebersihan lingkungan, memastikan asupan gizi tercukupi, dan melakukan pemeriksaan medis bila ada gejala mencurigakan, daripada langsung mengonsumsi obat cacing tanpa arahan tenaga kesehatan. (*)

Tags: CacinganTips Kesehatan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Balai Bahasa Sumbar Gelar Diskusi Pelestarian Bahasa Minang Dialek Gunung Medan

Berita Sesudah

STT Indonesia Tingkatkan Keterampilan Digital Remaja Kepulauan Riau

Berita Terkait

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB

Padang, Scientia.id - Kesehatan gigi seringkali dianggap sepele oleh sebagian masyarakat, terutama ketika lubang kecil yang muncul belum menimbulkan rasa...

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

Padang, Scientia.id – Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa air minum dalam kemasan galon sudah pasti terjamin kebersihannya. Namun, sering kali...

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Selasa, 07/4/26 | 08:49 WIB

Masyarakat yang kehilangan dokumen penting seperti ijazah akibat musibah, kelalaian, atau bencana alam kini tidak perlu merasa panik Pemerintah telah...

Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Kekuatan Otot Jadi Indikator Umur Panjang, Ini Temuan Studi Terbaru

Kamis, 02/4/26 | 10:37 WIB

Jakarta, Scientia.id - Sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network Open mengungkap bahwa kekuatan otot dapat menjadi indikator sederhana untuk...

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

Senin, 16/3/26 | 04:02 WIB

Kalau Anda masih ngerjain tugas kantor pakai cara tahun lalu, bersiaplah ketinggalan kereta. Ini rahasia agar posisi Anda aman permanen...

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

Senin, 16/3/26 | 03:27 WIB

Karyawan paling berharga bukan mereka yang ngerjain semuanya, tapi mereka yang tahu kapan harus bilang 'cukup'. Ini cara menetapkan boundaries...

Berita Sesudah
STT Indonesia Tingkatkan Keterampilan Digital Remaja Kepulauan Riau

STT Indonesia Tingkatkan Keterampilan Digital Remaja Kepulauan Riau

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemikiran Halliday tentang Semiotika Sosial dalam Ilmu Bahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengangguran Sarjana Tembus 1 Juta, Puan: Sistem Pendidikan dan Pasar Kerja Kita Gagal Terkoneksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “sudah” dan “telah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026