
Jakarta, Scientia.id – Calvin Verdonk menutup perjalanan kariernya bersama NEC Nijmegen dengan laga penuh kesan melawan Fortuna Sittard di Stadion Offermans Joosten, Minggu (1/9/2025) sore WIB. Sayangnya, duel pada lanjutan Liga Belanda 2025-2026 itu berakhir pahit bagi NEC yang harus menyerah 2-3 dari tuan rumah.
Fortuna langsung menggebrak sejak menit awal. Muhammad Ihattaren menjadi bintang dengan dua gol pada menit ke-4 dan menit ke-35 lewat titik penalti. Paul Gladon memastikan kemenangan timnya lewat gol dramatis di menit ke-90+4. NEC sempat menyamakan kedudukan melalui Bryan Linssen (28’) dan Sami Ouaissa (67’), namun gagal mempertahankan hasil hingga peluit akhir.
Dengan kekalahan ini, NEC Nijmegen kehilangan posisi puncak klasemen dan turun ke peringkat kedua dengan 9 poin. Sebaliknya, Fortuna Sittard berhasil merangkak ke posisi 10 dengan raihan 4 poin.
Selain menjadi laga perpisahan, duel ini juga spesial karena mempertemukan dua penggawa Timnas Indonesia, Calvin Verdonk dan Justin Hubner. Verdonk tampil penuh 90 menit sebagai bek kiri dalam formasi 3-5-2.
Sementara itu, Justin Hubner baru masuk di menit ke-73 menggantikan Justin Lonwijk. Namun, penampilannya langsung diwarnai kartu kuning hanya semenit berselang akibat pelanggaran keras.
Meski berakhir dengan kekalahan, momen paling emosional tersaji usai pertandingan. Calvin Verdonk dan Justin Hubner saling bertukar jersey sebagai simbol persahabatan dan pertemuan pertama mereka di Liga Belanda.
Langkah Baru ke Lille
Bagi Calvin Verdonk, laga ini menjadi perpisahan resmi sebelum ia hijrah ke Ligue 1 Perancis untuk memperkuat LOSC Lille. Sementara Justin Hubner, yang baru direkrut Fortuna Sittard dari Wolverhampton Wanderers U21, menjadi lawan terakhir bagi Verdonk di kompetisi Eredivisie.
Laga penuh makna itu sekaligus menandai akhir perjalanan Verdonk bersama NEC Nijmegen, klub yang telah membesarkan namanya, sebelum membuka lembaran baru di sepak bola Eropa. (*)









