Senin, 02/3/26 | 21:09 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

12 Rumah di Limapuluh Kota Rusak Diterjang Angin Kencang

Senin, 28/7/25 | 17:17 WIB
12 Rumah di Limapuluh Kota Rusak Diterjang Angin Kencang

Material atap rumah di Limapuluh Kota yang rusak diterjang angin kencang. (SCIENTIA/BPBD 50 Kota)

Material atap rumah di Limapuluh Kota yang rusak diterjang angin kencang. (SCIENTIA/BPBD 50 Kota)

Padang, SCIENTIA –  Sebanyak 12 rumah di Kabupaten Limapuluh Kota rusak akibat diterjang angin kencang pada Minggu, (27/7). Peristiwa yang terjadi sekira pukul 17.00 WIB ini umumnya merusak bagian atap rumah hingga berterbangan.

Rinciannya, 10 rumah di Kecamatan Kecamatan Lareh Sago Halaban, yakni 7 rumah di Jorong Kapalo Bukik, Nagari Batu Payuang, dan 3 Nagari Bukik Sikumpa. Kemudian 2 di Kecamatan Luak, yakni masing-masing 1 kejadian di Nagari Mungo dan Nagaro Sei Kemuyang.

“Ya kemarin ada 12 unit rumah yang terdampak di Limapuluh Kota, rata-rata semuanya rusak ringan dan tidak dikondisi sangat mengkhawatirkan. Dari 12 rumah ini kerusakannya bernilai Rp61 juta,” kata Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab pada Senin, (28/7).

Terkait kejadian ini, Ilham meluruskan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tidak berpengaruh terhadap perubahan iklim. Hal ini, dikarenakan skala operasi ini dinilai masih kecil, sehingga tidak bisa dikaitkan dengan kejadian akibat fenomena alam yang lain.

BACAJUGA

Update Data Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar: 176 Meninggal, 117 Masih Hilang

Update Data Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar: 176 Meninggal, 117 Masih Hilang

Senin, 01/12/25 | 23:43 WIB
Korban Jiwa Bencana Terus Bertambah, 132 Meninggal dan 118 Masih Hilang

Korban Jiwa Bencana Terus Bertambah, 132 Meninggal dan 118 Masih Hilang

Senin, 01/12/25 | 11:33 WIB

“Jadi peristiwa ini tidak bisa dikaitkan dengan modifikasi cuaca, dan ini pun diukur sesuai penilaian ahli, baik BMKG maupun tim modifikasi cuaca itu sendiri,” ujarnya.

Selain kerusakan rumah akibat angin kencang, debit air yang berhulu di Gunung Marapi juga sempat meningkat dan adanya potensi banjir lahar dingin akibat adanya intensitas curah hujan. Beruntungnya, pertambahan debit air tersebut masih kondisi normal.

“Karena di sana kita sudah memasang early warning system (EWS) dan sensor untuk memantau debit air yang berhulu di Gunung Marapi. Kami terus meminta bagi yang bermukim di sekitaran sungai berhulu di Gunung Marapi agar tetap meningkatkan kewaspadaan,” jelasnya.

Sementara itu, informasi dari Pusdalops Penanggulangan Bencana BPBD Limapuluh Kota, di antara 12 rumah yang rusak juga tertimpa pohon tumbang. Pembersihan material rumah yang rusak ini dilanjutkan pagi ini bersama TNI, Polri, Damkar, dan pemerintah kecamatan serta nagari setempat. (hyu)

Tags: Angin KencangAngin Puting BeliungBencana AlamBPBD Limapuluh KotaBPBD SumbarKabupaten Limapuluh Kota
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ranperda RPJMD Kota Padang Tahun 2025 – 2029 Disahkan

Berita Sesudah

Modifikasi Cuaca Dinilai Efektif Tangani Karhutla di Sumbar

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Jumat, 20/2/26 | 20:13 WIB

Seorang relawan bencana di Kota Padang, Sumatera Barat sedang memilih rumah hunian yang nyaman melalui aplikasi Bale by BTN karena...

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

Kamis, 19/2/26 | 19:00 WIB

PADANG — Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan mengunjungi 216 tempat ibadah yang tersebar di seluruh kabupaten dan...

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Selasa, 17/2/26 | 20:02 WIB

Jakarta, Scientia – Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil dalam sidang...

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Minggu, 15/2/26 | 18:30 WIB

PADANG — Evi Yandri Rajo Budiman, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, mengungkapkan rumah sakit di Sumatera Barat membutuhkan sekitar 150...

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Rabu, 11/2/26 | 18:57 WIB

AGAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) gencarkan sosialisasi pemungutan Pajak Air Permukaan...

Berita Sesudah
Modifikasi Cuaca Dinilai Efektif Tangani Karhutla di Sumbar

Modifikasi Cuaca Dinilai Efektif Tangani Karhutla di Sumbar

POPULER

  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Lahan ke Lisan: Warisan yang (Tak Lagi) Disemai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesan Tauhid dan Penyerahan Diri dalamPuisi “Sembahyang Rumputan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satu Tahun Duo Srikandi Dharmasraya, Pendidikan dan OVOP Jadi Andalan Bangun Ekonomi Rakyat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024