Jumat, 30/1/26 | 10:33 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Padang Terus Meningkat, Nurani Perempuan Soroti Tantangan Penanganan

Rabu, 21/5/25 | 07:49 WIB

Padang, Scientia.id – Lembaga Women Crisis Center (WCC) Nurani Perempuan jatah sedikitnya 10 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang mereka tangani dari Januari hingga Mei 2025. Meski jumlah itu terkesan kecil, Direktur WCC Nurani Perempuan, Rahmi Meri Yenti, menegaskan bahwa kasus kekerasan yang terjadi sesungguhnya jauh lebih banyak.

“Sepuluh kasus itu yang tercatat di Nurani Perempuan. Tapi sebenarnya lembaga layanan itu kan banyak, tidak hanya kami. Misalnya ke kantor polisi, itu jumlahnya bisa jauh lebih tinggi,” ungkap Meri saat diwawancarai Scientia.id di Kantor Nurani Perempuan, Rabu (21/5).

Menurut Meri, peningkatan pelaporan bukan berarti jumlah kekerasan meningkat, melainkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk berani melapor.

BACAJUGA

Pimpin PKC PMII Sumbar, Yusuf Rahman Tekankan Kebersamaan

Pimpin PKC PMII Sumbar, Yusuf Rahman Tekankan Kebersamaan

Minggu, 18/1/26 | 17:26 WIB
Yusuf Rahman Terpilih Pimpin PKC PMII Sumbar

Yusuf Rahman Terpilih Pimpin PKC PMII Sumbar

Minggu, 18/1/26 | 17:23 WIB

“Kekerasan itu seperti gunung es. Banyak yang belum terungkap. Tapi saat korban mulai paham hak-haknya dan berani speak up, pelaporan pun meningkat,” tambah Meri.

WCC Nurani Perempuan memberikan pendampingan sesuai dengan kebutuhan korban, baik itu pemulihan psikologis, layanan medis, maupun penyediaan rumah aman. Namun, dalam prosesnya lembaga ini menghadapi sejumlah tantangan besar.

“Tantangan utama kami adalah keterbatasan biaya. Untuk mendampingi satu kasus saja kami perlu dana, transportasi, kebutuhan di rumah aman sampai biaya konsultasi ke psikolog atau psikiater,” jelas Meri.

Selain anggaran, keterbatasan sumber daya manusia juga menjadi hambatan. Banyaknya kasus tidak sebanding dengan jumlah pendamping, sehingga proses penanganan menjadi tidak optimal.

“Idealnya, pendampingan itu intens. Tapi karena tenaga kami terbatas, ada korban yang sempat tak terpantau karena kami harus dampingi kasus lain di luar kota,” lanjut Meri.

Meri juga menyoroti kesulitan ketika menangani kasus di luar kota Padang. Kunjungan ke daerah membutuhkan waktu dan biaya tambahan, dan jika hanya dilakukan dalam sehari, penanganannya menjadi kurang maksimal.

Di akhir pernyataan, Meri menyampaikan harapannya kepada masyarakat agar memiliki kepedulian yang tidak memperburuk kondisi korban kekerasan.

Baca Juga: Aksi Kekerasan Anak di Padang Makin Marak, Firdaus: Pemko harus Perkuat Perlindungan Anak Lebih Konkret

“Harapannya, masyarakat jangan ikut mengucilkan atau menambah-nambah persoalan. Berikan dukungan kepada korban, jangan malah menyalahkan mereka. Satu stigma yang muncul bisa menyebar dan menyakiti korban, terutama anak-anak. Kalau ini terjadi dilingkungan kita, jangan dipergunjingkan atau digosipkan. Beri dia kekuatan dan dukungan agar merasa bahwa masyarakat berpihak padanya,” tegas Meri. (tmi)

Tags: Kekerasan Perempuan dan AnakPadangSumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Koperasi Desa Merah Putih Resmi Dibentuk di Nagari Gunung Medan, Siap Tingkatkan Perekonomian Lokal

Berita Sesudah

Inflasi dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Penertiban PETI Terus Berjalan, Puluhan Terduga Pelaku Diamankan

Penertiban PETI Terus Berjalan, Puluhan Terduga Pelaku Diamankan

Kamis, 29/1/26 | 22:12 WIB

Padang, Scientia - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar terus...

Gubernur Sumbar Resmikan Layanan Kesehatan Modern RSUD Achmad Muchtar

Gubernur Sumbar Resmikan Layanan Kesehatan Modern RSUD Achmad Muchtar

Kamis, 29/1/26 | 22:07 WIB

Bukittinggi, Scientia – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meresmikan Poliklinik Eksekutif, ruang rawat inap VVIP, serta fasilitas kemoterapi modern...

Mahyeldi Dorong Rehabilitasi Pascabencana Sumbar Terintegrasi dan Berbasis Data

Mahyeldi Dorong Rehabilitasi Pascabencana Sumbar Terintegrasi dan Berbasis Data

Kamis, 29/1/26 | 22:02 WIB

Padang, Scientia - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumbar harus dilakukan...

Pemprov Sumbar Gandeng Tujuh PTS dan TMII

Pemprov Sumbar Gandeng Tujuh PTS dan TMII

Kamis, 29/1/26 | 21:56 WIB

Padang, Scientia - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkuat fondasi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan budaya. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah,...

Wali Kota Padang Fadly Amran, meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).(Foto:Ist)

Wali Kota Padang Meletakan Batu Pertama Huntap Bagi Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 29/1/26 | 18:02 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang,...

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Kamis, 29/1/26 | 15:23 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Universitas Andalas yang tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak mulai mengawali kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Pauh,...

Berita Sesudah
Foto pasar. [foto : net]

Inflasi dan Cara Mengatasinya

POPULER

  • Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penertiban PETI Terus Berjalan, Puluhan Terduga Pelaku Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT TKA Ditarget Realisasikan Plasma 20 Persen dalam Sepekan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Meletakan Batu Pertama Huntap Bagi Terdampak Bencana Hidrometeorologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024