Jumat, 30/1/26 | 09:04 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Inflasi dan Cara Mengatasinya

Rabu, 21/5/25 | 10:58 WIB
Foto pasar. [foto : net]
Foto pasar. [foto : net]

Padang, Scientia – Kita sering mendengar istilah inflasi, namun apa sebenarnya yang dimaksud dengan inflasi serta bagaimana dampak dan cara mengatasinya ? Berikut penjelasannya :

Menurut N. Gregory Mankiw dalam bukunya Principles of Economics menyatakan, Inflasi adalah suatu kondisi di mana terjadi kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus-menerus dalam suatu periode waktu tertentu. Sedangkan, menurut Bank Indonesia, inflasi mencerminkan penurunan daya beli uang. Dengan kata lain, dengan jumlah uang yang sama, orang bisa membeli lebih sedikit barang.

Inflasi disebabkan oleh beberapa faktor, berdasarkan buku Macroeconomics oleh Mankiw dan jurnal dari International Monetary Fund (IMF), penyebab inflasi bisa dikategorikan sebagai :

1. Demand-Pull Inflation 

BACAJUGA

[sumber : net]

Produk Penyebab Inflasi di Indonesia Menurut Pakar

Kamis, 22/5/25 | 09:06 WIB

Terjadi karena permintaan agregat (total permintaan dalam ekonomi) melebihi penawaran agregat. Contohnya: konsumsi masyarakat meningkat drastis.

2. Cost-Push Inflation

Terjadi karena kenaikan biaya produksi (seperti upah dan harga bahan baku). Contohnya: harga minyak dunia naik tajam.

4. Inflasi karena Ekspektasi

Inflasi ini dipengaruhi oleh harapan masyarakat akan kenaikan harga di masa depan. Misalnya, buruh meminta kenaikan upah karena menduga harga akan naik.

5. Inflasi akibat pertumbuhan uang beredar

Jika bank sentral mencetak uang terlalu banyak, maka akan terjadi inflasi oleh Milton Friedman dalam Inflation is always and everywhere a monetary phenomenon.

Inflasi juga memiliki dampak terhadap terhadap stabilitas ekomomi baik itu positif maupun negatif. Menurut buku Makroekonomi oleh Sadono Sukirno dan Journal of Economic Perspectives dampak negatif inflasi yaitu menurunkan daya beli masyarakat, Mengganggu stabilitas ekonomi dan investasi, menyulitkan masyarakat berpenghasilan tetap. Serta menambah ketidakpastian dalam dunia usaha.

Sedangkan dampak positifnya adalah mendorong investasi karena produsen mengharapkan keuntungan lebih besar dan Mengurangi beban utang riil jika utang tidak diindeksasikan.

Dari rangkuman penjelasan di atas, inflasi tidak serta merta sesuatu hal yang tidak bisa diatasi. Dari buku dan jurnal ekonomi, cara mengatasi inflasi dilakukan melalui Kebijakan Moneter (oleh bank sentral) dengan menurunkan jumlah uang beredar Melalui kenaikan suku bunga, penjualan surat berharga, atau menaikkan cadangan wajib minimum bank.

Tidak hanya itu, kebijakan fiskal (oleh pemerintah) juga merupakan kunci mengatasi inflasi. Di antaranya mengurangi pengeluaran pemerintah, meningkatkan pajak untuk menekan daya beli masyarakat.

Selain itu, inflasi juga bisa diatasi melalui kebijakan Non-Moneter seperti peningkatan produksi dan distribusi barang serta stabilisasi harga melalui operasi pasar. (Rai)

Tags: cara mengatasi inflasidampak inflasiInflasipenyebab inflasi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Padang Terus Meningkat, Nurani Perempuan Soroti Tantangan Penanganan

Berita Sesudah

Ancaman Pemanasan Global

Berita Terkait

Penertiban PETI Terus Berjalan, Puluhan Terduga Pelaku Diamankan

Penertiban PETI Terus Berjalan, Puluhan Terduga Pelaku Diamankan

Kamis, 29/1/26 | 22:12 WIB

Padang, Scientia - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar terus...

Gubernur Sumbar Resmikan Layanan Kesehatan Modern RSUD Achmad Muchtar

Gubernur Sumbar Resmikan Layanan Kesehatan Modern RSUD Achmad Muchtar

Kamis, 29/1/26 | 22:07 WIB

Bukittinggi, Scientia – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meresmikan Poliklinik Eksekutif, ruang rawat inap VVIP, serta fasilitas kemoterapi modern...

Mahyeldi Dorong Rehabilitasi Pascabencana Sumbar Terintegrasi dan Berbasis Data

Mahyeldi Dorong Rehabilitasi Pascabencana Sumbar Terintegrasi dan Berbasis Data

Kamis, 29/1/26 | 22:02 WIB

Padang, Scientia - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumbar harus dilakukan...

Pemprov Sumbar Gandeng Tujuh PTS dan TMII

Pemprov Sumbar Gandeng Tujuh PTS dan TMII

Kamis, 29/1/26 | 21:56 WIB

Padang, Scientia - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat memperkuat fondasi pembangunan berbasis ilmu pengetahuan dan budaya. Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah,...

Wali Kota Padang Fadly Amran, meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kamis (29/1/2026).(Foto:Ist)

Wali Kota Padang Meletakan Batu Pertama Huntap Bagi Terdampak Bencana Hidrometeorologi

Kamis, 29/1/26 | 18:02 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran, meletakkan batu pertama pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi penyintas banjir bandang di Kawasan Kampung Talang,...

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Mahasiswa Unand Mulai Langkah Program Mahasiswa Berdampak, Jajaki Kerja Sama Pengabdian di Lambung Bukit

Kamis, 29/1/26 | 15:23 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Universitas Andalas yang tergabung dalam Program Mahasiswa Berdampak mulai mengawali kegiatan pengabdian masyarakat di Kecamatan Pauh,...

Berita Sesudah
Kutub es mencair. [foto : net]

Ancaman Pemanasan Global

POPULER

  • Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penertiban PETI Terus Berjalan, Puluhan Terduga Pelaku Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT TKA Ditarget Realisasikan Plasma 20 Persen dalam Sepekan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Huruf E dalam bahasa Indonesia: Antara Ada dan Tiada

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024