Senin, 01/12/25 | 06:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TIPS

Waspada! Ini Bahaya Radiasi Cahaya Smartphone bagi Kesehatan

Minggu, 09/3/25 | 23:32 WIB

Jakarta, Scientia.id – Di era digital, smartphone telah menjadi perangkat yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dari bekerja, berkomunikasi, hingga mencari hiburan, hampir semua aktivitas kini melibatkan layar ponsel. Namun, di balik manfaatnya yang besar, ada bahaya tersembunyi yang sering diabaikan, yaitu radiasi cahaya yang dipancarkan oleh layar smartphone. Banyak penelitian menunjukkan bahwa paparan radiasi dari layar ponsel, terutama cahaya biru, dapat berdampak negatif pada kesehatan jika digunakan dalam waktu lama.

Radiasi cahaya biru dari smartphone memiliki gelombang pendek dengan energi tinggi yang dapat menembus mata dan memengaruhi berbagai fungsi biologis tubuh.

Beberapa studi, termasuk yang dilakukan oleh Harvard Medical School, mengungkapkan bahwa paparan cahaya biru sebelum tidur dapat menghambat produksi melatonin, hormon yang berperan dalam mengatur siklus tidur. Akibatnya, pengguna smartphone yang sering terpapar cahaya biru di malam hari lebih rentan mengalami gangguan tidur dan kelelahan kronis.

BACAJUGA

Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari: Rahasia Awal Hari yang Sehat

Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Rabu, 19/11/25 | 08:29 WIB
Viral Tidur dengan Kipas Angin Disebut Picu Asam Urat, Ini Penjelasan Ahli

Viral Tidur dengan Kipas Angin Disebut Picu Asam Urat, Ini Penjelasan Ahli

Rabu, 05/11/25 | 06:11 WIB

1. Gangguan Tidur dan Ritme Sirkadian

Menurut penelitian dari Harvard Medical School, cahaya biru dari layar smartphone dapat menekan produksi melatonin hingga dua kali lebih lama dibanding cahaya biasa.

Hal ini menyebabkan terganggunya ritme sirkadian, yaitu siklus alami tubuh yang mengatur waktu tidur dan bangun. Akibatnya, seseorang bisa mengalami insomnia dan penurunan kualitas tidur yang berdampak pada kesehatan jangka panjang.

2. Kerusakan Mata Akibat Paparan Jangka Panjang

Paparan cahaya biru dalam waktu lama juga berisiko merusak sel retina mata. Studi dari American Academy of Ophthalmology menunjukkan bahwa penggunaan smartphone secara berlebihan dapat meningkatkan risiko digital eye strain, yang ditandai dengan mata kering, nyeri kepala, dan penglihatan kabur.

Selain itu, beberapa penelitian mengaitkan paparan cahaya biru dengan risiko degenerasi makula, suatu kondisi yang dapat menyebabkan penurunan penglihatan permanen.

3. Risiko Gangguan Kesehatan Lainnya

Selain memengaruhi mata dan tidur, paparan cahaya biru juga dikaitkan dengan gangguan kesehatan lainnya. Sebuah studi dari University of Toledo menemukan bahwa cahaya biru dapat menyebabkan stres oksidatif pada sel, yang berpotensi mempercepat penuaan dini dan meningkatkan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Cara Mengurangi Risiko Paparan Cahaya Biru

Untuk mengurangi dampak negatif radiasi cahaya smartphone, para ahli menyarankan beberapa langkah pencegahan. American Academy of Ophthalmology merekomendasikan penggunaan mode malam (night mode) atau filter cahaya biru pada perangkat untuk mengurangi intensitas cahaya biru.

Baca Juga: Bahaya Meletakkan HP di Kasur Saat Tidur, Ancaman yang Sering Diabaikan

Selain itu, membatasi penggunaan ponsel sebelum tidur dan menerapkan aturan 20-20-20—yaitu mengistirahatkan mata setiap 20 menit dengan melihat objek sejauh 20 kaki selama 20 detik—dapat membantu mengurangi ketegangan mata. (*)

 

Tags: TipsTips KesehatanTips Teknologi
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Ketua DPRD Dharmasraya: Peran Media sangat Strategis bagi Pembangunan Daerah

Berita Sesudah

Anggaran Buka Puasa Pemkab Dharmasraya Tabrak Prinsip Efisiensi

Berita Terkait

Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari: Rahasia Awal Hari yang Sehat

Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Rabu, 19/11/25 | 08:29 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kebiasaan orang saat bangun tidur memang berbeda-beda. Ada yang langsung mencari segelas air dingin untuk memulai hari...

Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Jalan 5.000 Langkah Sehari Bisa Lambatkan Risiko Alzheimer

Jumat, 07/11/25 | 19:08 WIB

Jakarta, Scientia.id - Penyakit Alzheimer menjadi momok bagi banyak orang seiring bertambahnya usia. Gangguan ini perlahan memengaruhi daya ingat, kemampuan...

Viral Tidur dengan Kipas Angin Disebut Picu Asam Urat, Ini Penjelasan Ahli

Viral Tidur dengan Kipas Angin Disebut Picu Asam Urat, Ini Penjelasan Ahli

Rabu, 05/11/25 | 06:11 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kisah seorang remaja 17 tahun yang dikabarkan menderita asam urat setelah sering tidur dengan kipas angin sedang...

Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu Per Kilo di Dharmasraya

Makan Cabai Bisa Picu Kanker Lambung dan Usus, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Kamis, 30/10/25 | 05:26 WIB

Jakarta, Scientia.id - Pedasnya cabai memang menggugah selera, tapi di balik kenikmatannya tersimpan risiko yang tak bisa diabaikan. Di Indonesia,...

Golongan Darah O Disebut Punya Perlindungan Alami terhadap Serangan Jantung

Golongan Darah O Disebut Punya Perlindungan Alami terhadap Serangan Jantung

Rabu, 22/10/25 | 10:06 WIB

Jakarta, Scientia.id - Bukan hanya gaya hidup dan pola makan, golongan darah ternyata juga memengaruhi risiko seseorang terkena penyakit jantung....

Banyak Anak Muda Terserang Vertigo, Dokter Jelaskan Penyebab dan Pola Hidup Pemicu

Banyak Anak Muda Terserang Vertigo, Dokter Jelaskan Penyebab dan Pola Hidup Pemicu

Senin, 20/10/25 | 05:50 WIB

Jakarta, Scientia.id - Fenomena anak muda terserang vertigo kini semakin sering terjadi di Indonesia. Jika dulu keluhan ini identik dengan...

Berita Sesudah
Acara buka bersama Pemkab Dharmasraya di Auditorium Kantor Bupati. Jum'at (07/03/2025) [foto : Sci/tnl]

Anggaran Buka Puasa Pemkab Dharmasraya Tabrak Prinsip Efisiensi

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sastra Melayu Klasik dalam Kehidupan Masyarakat Lampau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024