Selasa, 06/10/26 | 05:02 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Buruk di Sumatera Barat hingga Sepekan ke Depan

Rabu, 17/4/24 | 17:12 WIB

Scientia.id — Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi kejadian bencana hidrometeorologi di sebagian besar wilayah Sumatera Barat (Sumbar) untuk kurun waktu 16 hingga 22 April 2024 mendatang. Pemerintah beserta masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan terus berkoordinasi ketika terjadi kejadian bencana,

Peringatan itu disampaikan, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman BMKG, Desindra Deddy Kurniawan lewat rilisnya. Peringatan dini disampaikan setelah memperhatikan kondisi dinamika atmosfer terkini, di mana terjadi beberapa fenomena gangguan atmosfer yang mempengaruhi cuaca di wilayah Sumbar.

“Fenomena gangguan atmosfer yang dimaksud antara lain, Gelombang Rossby Equatorial dan Kelvin yang diperkirakan berlangsung di wilayah Sumatera. Selain itu, terdapat Daerah Pertemuan Arus (Convergence Area) dan Belokan Angin (Shearline) pada ketinggian 3000 kaki dari permukaan laut yang berpotensi menimbulkan pertumbuhan awan–awan hujan intensif di Sumbar dalam beberapa hari ke depan,” ujar Desindra dalam keterangannya, Rabu (17/04/2024).

Ilustrasi

Pada lingkup skala yang lebih kecil (lokal), sambungnya, labilitas atmosfer masih terpantau cukup kuat sehingga mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan konvektif. Adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan menyebabkan peningkatan peluang kejadian cuaca ekstrem yang dapat berdampak menjadi bencana hidrometeorologi di Sumbar, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, petir/kilat, dan jalan licin.

BACAJUGA

Dharmasraya Tambah Pundi-pundi Medali Porprov dari Akuatik

Dharmasraya Tambah Pundi-pundi Medali Porprov dari Akuatik

Senin, 05/10/26 | 19:27 WIB
Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Senin, 05/10/26 | 15:24 WIB

“Oleh karena itu kita perlu meningkatkan kesiagaan atas potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di kabupaten/kota di Sumbar, di antaranya di Agam, Padang Pariaman, Pasaman
Barat, Padang, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Tanah datar, Solok, Solok Selatan, Pesisir Selatan, Dharmasraya, Pasaman, Sijunjung, Kep Mentawai, Kota Solok, Bukittinggi, Padang
Panjang, dan Pariaman,” ujarnya lagi.

Oleh karena itu, sambungnya, masyarakat diminta untuk selalu mewaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi dengan mengenali titik-titik rawan bencana, melakukan pembaharuan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas, mencari lokasi yang aman apabila kondisi hujan terjadi dalam intensitas yang tinggi dan durasi yang lama, serta selalu mengikuti arahan petugas-petugas terkait kebencanaan. (rel)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sutan Riska Inspeksi Ratusan Kendaraan Dinas Pemkab Dharmasraya

Berita Sesudah

Banggar DPRD Jambi Kunjungi DPRD Sumbar

Berita Terkait

Dharmasraya Tambah Pundi-pundi Medali Porprov dari Akuatik

Dharmasraya Tambah Pundi-pundi Medali Porprov dari Akuatik

Senin, 05/10/26 | 19:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Atlet Akuatik (Renang) Kabupaten Dharmasraya kembali menambah tiga medali pada hari kedua pertandingan cabang olahraga tersebut di...

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Senin, 05/10/26 | 15:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Menyikapi kondisi kualitas udara Kabupaten Dharmasraya yang masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap kiriman...

Asap Tebal, Udara di Dharmasraya Terpantau Tidak Sehat

Asap Tebal, Udara di Dharmasraya Terpantau Tidak Sehat

Senin, 05/10/26 | 14:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Asap dari daerah tetangga diduga masih memengaruhi kualitas udara di Kabupaten Dharmasraya. Pasalnya, meskipun hotspot di wilayah...

Pemkab Dharmasraya Perkuat DTSEN, Dukung Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

Pemkab Dharmasraya Perkuat DTSEN, Dukung Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

Senin, 05/10/26 | 14:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggelar rapat koordinasi pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta koordinasi dan sinkronisasi...

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Minggu, 04/10/26 | 22:27 WIB

Oleh: Irfan Pandesta Putra, S.Hum (Sejarawan & Alumni S1 Ilmu Sejarah FIB Universitas Andalas)   Novel Siti Nurbaya: Kasih Tak...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dunia Online dan Kosakata Baru

Minggu, 04/10/26 | 22:11 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Manajer Akademik dan Dosen Linguistik FIB UNAND) Kehadiran ojek online merupakan sebuah fase baru...

Berita Sesudah

Banggar DPRD Jambi Kunjungi DPRD Sumbar

Discussion about this post

POPULER

  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026