Rabu, 04/11/26 | 05:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Buruk di Sumatera Barat hingga Sepekan ke Depan

Rabu, 17/4/24 | 17:12 WIB

Scientia.id — Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi kejadian bencana hidrometeorologi di sebagian besar wilayah Sumatera Barat (Sumbar) untuk kurun waktu 16 hingga 22 April 2024 mendatang. Pemerintah beserta masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan terus berkoordinasi ketika terjadi kejadian bencana,

Peringatan itu disampaikan, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman BMKG, Desindra Deddy Kurniawan lewat rilisnya. Peringatan dini disampaikan setelah memperhatikan kondisi dinamika atmosfer terkini, di mana terjadi beberapa fenomena gangguan atmosfer yang mempengaruhi cuaca di wilayah Sumbar.

“Fenomena gangguan atmosfer yang dimaksud antara lain, Gelombang Rossby Equatorial dan Kelvin yang diperkirakan berlangsung di wilayah Sumatera. Selain itu, terdapat Daerah Pertemuan Arus (Convergence Area) dan Belokan Angin (Shearline) pada ketinggian 3000 kaki dari permukaan laut yang berpotensi menimbulkan pertumbuhan awan–awan hujan intensif di Sumbar dalam beberapa hari ke depan,” ujar Desindra dalam keterangannya, Rabu (17/04/2024).

Ilustrasi

Pada lingkup skala yang lebih kecil (lokal), sambungnya, labilitas atmosfer masih terpantau cukup kuat sehingga mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan konvektif. Adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan menyebabkan peningkatan peluang kejadian cuaca ekstrem yang dapat berdampak menjadi bencana hidrometeorologi di Sumbar, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, petir/kilat, dan jalan licin.

“Oleh karena itu kita perlu meningkatkan kesiagaan atas potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di kabupaten/kota di Sumbar, di antaranya di Agam, Padang Pariaman, Pasaman
Barat, Padang, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Tanah datar, Solok, Solok Selatan, Pesisir Selatan, Dharmasraya, Pasaman, Sijunjung, Kep Mentawai, Kota Solok, Bukittinggi, Padang
Panjang, dan Pariaman,” ujarnya lagi.

BACAJUGA

Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

Senin, 02/11/26 | 22:11 WIB
Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Setelah Gelas Kosong

Minggu, 01/11/26 | 15:51 WIB

Oleh karena itu, sambungnya, masyarakat diminta untuk selalu mewaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi dengan mengenali titik-titik rawan bencana, melakukan pembaharuan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas, mencari lokasi yang aman apabila kondisi hujan terjadi dalam intensitas yang tinggi dan durasi yang lama, serta selalu mengikuti arahan petugas-petugas terkait kebencanaan. (rel)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sutan Riska Inspeksi Ratusan Kendaraan Dinas Pemkab Dharmasraya

Berita Sesudah

Banggar DPRD Jambi Kunjungi DPRD Sumbar

Berita Terkait

Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

Senin, 02/11/26 | 22:11 WIB

Padang, Scientia — Ancaman hujan dengan intensitas sedang hingga lebat membayangi sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada awal November 2026....

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Setelah Gelas Kosong

Minggu, 01/11/26 | 15:51 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Saya kira wawancara selesai ketika kopi susu di gelas...

Makna Dibalik Puisi “Harapan” Karya Sapardi Tinjauan Semiotika

Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

Minggu, 01/11/26 | 12:50 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Proses Eksperimen Unit 731 dalam Perspektif Sosiologi Sastra

Minggu, 01/11/26 | 12:42 WIB

Oleh: Tri Sutrisman (Mahasiswa Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Bagaimana jika sebuah laboratorium yang seharusnya digunakan untuk menyelamatkan...

Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

Minggu, 01/11/26 | 12:26 WIB

Oleh: Rizky Amelya Furqan (Dosen Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas) Matilah kau mati, kau akan lahir...

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Mahyeldi: Guru Tak Boleh Menyeragamkan Kemampuan Siswa, Kenali Potensi Setiap Anak

Minggu, 01/11/26 | 01:48 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Keberhasilan pendidikan tidak semestinya diukur dari kemampuan seluruh peserta didik mencapai standar yang sama. Setiap anak...

Berita Sesudah

Banggar DPRD Jambi Kunjungi DPRD Sumbar

Discussion about this post

POPULER

  • Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    Hujan Lebat Mengintai Sumbar hingga 10 November, Lima Daerah Masuk Kategori Siaga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laut Bercerita: Ketika Cerita Beralih ke Layar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Penulisan Gabungan Kata dalam bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paradoks Representasi Subaltern dalam Novel Saman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026