Selasa, 04/8/26 | 01:34 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Buruk di Sumatera Barat hingga Sepekan ke Depan

Rabu, 17/4/24 | 17:12 WIB

Scientia.id — Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi kejadian bencana hidrometeorologi di sebagian besar wilayah Sumatera Barat (Sumbar) untuk kurun waktu 16 hingga 22 April 2024 mendatang. Pemerintah beserta masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan terus berkoordinasi ketika terjadi kejadian bencana,

Peringatan itu disampaikan, Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau Padang Pariaman BMKG, Desindra Deddy Kurniawan lewat rilisnya. Peringatan dini disampaikan setelah memperhatikan kondisi dinamika atmosfer terkini, di mana terjadi beberapa fenomena gangguan atmosfer yang mempengaruhi cuaca di wilayah Sumbar.

“Fenomena gangguan atmosfer yang dimaksud antara lain, Gelombang Rossby Equatorial dan Kelvin yang diperkirakan berlangsung di wilayah Sumatera. Selain itu, terdapat Daerah Pertemuan Arus (Convergence Area) dan Belokan Angin (Shearline) pada ketinggian 3000 kaki dari permukaan laut yang berpotensi menimbulkan pertumbuhan awan–awan hujan intensif di Sumbar dalam beberapa hari ke depan,” ujar Desindra dalam keterangannya, Rabu (17/04/2024).

Ilustrasi

Pada lingkup skala yang lebih kecil (lokal), sambungnya, labilitas atmosfer masih terpantau cukup kuat sehingga mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan konvektif. Adanya peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan menyebabkan peningkatan peluang kejadian cuaca ekstrem yang dapat berdampak menjadi bencana hidrometeorologi di Sumbar, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, petir/kilat, dan jalan licin.

BACAJUGA

Genangan Setinggi Paha Lumpuhkan Jalan Arai Pinang, Warga Dorong Motor dan Toko Terpaksa Tutup

Genangan Setinggi Paha Lumpuhkan Jalan Arai Pinang, Warga Dorong Motor dan Toko Terpaksa Tutup

Senin, 03/8/26 | 18:46 WIB
Banjir Kepung Sejumlah Kawasan di Padang, Tim BPBD Berpacu dengan Waktu Evakuasi Warga

Banjir Kepung Sejumlah Kawasan di Padang, Tim BPBD Berpacu dengan Waktu Evakuasi Warga

Senin, 03/8/26 | 17:24 WIB

“Oleh karena itu kita perlu meningkatkan kesiagaan atas potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di kabupaten/kota di Sumbar, di antaranya di Agam, Padang Pariaman, Pasaman
Barat, Padang, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Tanah datar, Solok, Solok Selatan, Pesisir Selatan, Dharmasraya, Pasaman, Sijunjung, Kep Mentawai, Kota Solok, Bukittinggi, Padang
Panjang, dan Pariaman,” ujarnya lagi.

Oleh karena itu, sambungnya, masyarakat diminta untuk selalu mewaspadai terjadinya bencana hidrometeorologi dengan mengenali titik-titik rawan bencana, melakukan pembaharuan informasi cuaca sebelum melakukan aktivitas, mencari lokasi yang aman apabila kondisi hujan terjadi dalam intensitas yang tinggi dan durasi yang lama, serta selalu mengikuti arahan petugas-petugas terkait kebencanaan. (rel)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sutan Riska Inspeksi Ratusan Kendaraan Dinas Pemkab Dharmasraya

Berita Sesudah

Banggar DPRD Jambi Kunjungi DPRD Sumbar

Berita Terkait

Genangan Setinggi Paha Lumpuhkan Jalan Arai Pinang, Warga Dorong Motor dan Toko Terpaksa Tutup

Genangan Setinggi Paha Lumpuhkan Jalan Arai Pinang, Warga Dorong Motor dan Toko Terpaksa Tutup

Senin, 03/8/26 | 18:46 WIB

Padang, Scientia – Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang, Senin (3/8), kembali mengungkap persoalan lama di Jalan Arai Pinang, Kelurahan...

Banjir Kepung Sejumlah Kawasan di Padang, Tim BPBD Berpacu dengan Waktu Evakuasi Warga

Banjir Kepung Sejumlah Kawasan di Padang, Tim BPBD Berpacu dengan Waktu Evakuasi Warga

Senin, 03/8/26 | 17:24 WIB

Padang, Scientia – Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Kota Padang, Senin (3/8), memicu banjir di sedikitnya 15 titik yang tersebar...

Yusri Latif Kembali Pimpin PKB Padang: Incar 6 Kursi DPRD dan Wali Kota

Hujan Lebat Guyur Padang, PKB Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Senin, 03/8/26 | 14:58 WIB

Padang, Scientia – Hujan lebat yang mengguyur Kota Padang pada Senin (3/8) menyebabkan sejumlah kawasan dilanda banjir dan genangan. Menyikapi...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Tele- dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Senin, 03/8/26 | 07:33 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Kali ini, kita akan membahas bentuk terikat...

Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

Senin, 03/8/26 | 05:23 WIB

Oleh: Indri Rahmadani (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Sastra anak tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga...

Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Senin, 03/8/26 | 05:10 WIB

Oleh: Aruusalkhofiqoni Bahri Chaniago, Lc. (Alumni Dirasat Islamiyah, Ibn Tofail University, Kenitra, Maroko dan Aktif Mengkaji Hadis, Tradisi Keilmuan Islam,...

Berita Sesudah

Banggar DPRD Jambi Kunjungi DPRD Sumbar

Discussion about this post

POPULER

  • Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

    Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dampak Kecerdasan Buatan (AI) bagi Dunia Pendidikan di Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Genangan Setinggi Paha Lumpuhkan Jalan Arai Pinang, Warga Dorong Motor dan Toko Terpaksa Tutup

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Banjir Kepung Sejumlah Kawasan di Padang, Tim BPBD Berpacu dengan Waktu Evakuasi Warga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026