Rabu, 22/7/26 | 03:09 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Buka Bersama Awak Media di Bukittinggi Hadirkan Wartawan Senior Ibukota

Jumat, 22/3/24 | 07:50 WIB

BUKTTINGGI, SCIENTIA-– Kenapa Napoleon Bonaparte yang sangat berjaya di Abad ke-18 berulang kali mengatakan kalau goresan tinta jurnalis lebih ditakutinya dibandingkan seribu musuh dan hujanan peluru?

Jawabnya adalah, karena tinta wartawan saat dijadikan bahan propaganda dan disebarluaskan kepada publik justru akan memberikan dampak yang lebih besar ketimbang hujatan peluru yang hanya mematikan satu dua orang.

Berkaca pada hal di atas, sudah saatnya para jurnalis mampu memberikan sebuah kontribusi positif bagi daerahnya. Melalui tinta jurnalis, bangunlah kebersamaan, kekompakan dan sinergi dengan semua pihak.

BACAJUGA

Pemerintah Kota Padang menerima dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp371,85 miIiar, yang dialokasikan khusus untuk penanganan serta mitigasi bencana.

Wali Kota Padang Menerima Tim Monitoring Kemendagri Tinjau Proses Rehab Rekon Pasca Bencana

Selasa, 21/7/26 | 11:59 WIB
Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

Menguji Sila Kemanusiaan: Representasi Pancasila dalam Polemik Pride Month SUMA UI

Minggu, 19/7/26 | 22:26 WIB

“Bagi jurnalis, semua elemen adalah kawan. Semua kelompok adalah teman, jadi jangan sampai mereka yang berprofesi sebagai jurnalis membuat kelompok kelompok tertentu yang pada akhirnya akan membuat perseteruan,” demikian dikatakan oleh Teddy G Chaniago saat sharing pengalaman dengan wartawan Kota Bukittinggi.

Tak hanya mengingatkan pentingnya kebersamaan, Teddy yang sengaja datang dari Jakarta untuk memenuhi undangan dari Pemerhati Jurnalis Syber Kota Bukittinggi pun menyebutkan, profesi wartawan adalah profesi terhormat.

“Karena profesi jurnalis sangat terhormat, maka jangan sampai kawan kawan merasa inferior saat berhadapan dengan nara sumber,” ucapnya serius.

Teddy yang sudah malang melintang di dunia goresan tinta di sejumlah daerah di tanah air tersebut juga mengatakan, mereka yang menjalani profesi jurnalis perlu meningkatkan kemampuan mereka dari waktu ke waktu.

“Bagaimana caranya? Adalah dengan belajar dan belajar serta jangan malu untuk bertanya,” urainya.

Hal lain yang diingatkannya adalah masalah etika dan performance saat menjalani profesi tersebut.

Kontinuitas Berita

Dasman Boy Dt Rajo Dihilie dalam paparannya mengatakan, wartawan terutama mereka yang berdomisili di daerah jangan terjebak menulis berita yang itu -itu saja.

“Mulailah menulis berita yang dibutuhkan orang banyak contohnya menuliskan persoalan yang membelit rakyat kecil baik itu masalah pembangunan, infrastruktur hingga persoalan naiknya harga sembako dan lain sebagainya,” jelasnya.

Dengan mengurut persoalan dari bawah, tentunya akan ditemukan jawaban pasti untuk menyelesaikannya.

“Berita bapaluah (berpeluh-red) sangat dibutuhkan dalam rangka mengasah kemampuan, empati dan juga keseriusan wartawan tersebut dalam menjalankan profesinya,” tambahnya.

Hal lain yang diingatkan alumnus Tabloid Bijak dan Harian Posmetro Padang itu adalah kontinuitas sebuah berita sehingga publik tahu ending dari sebuah persoalan yang dijadikan topik pemberitaan.

Di akhir pembicaan dalam forum diskusi yang dihadiri sekitar 20 orang jurnalis Kota Bukittinggi itu, Dasman Boy menekankan perlunya wartawan menulis feature.

“Melalui feature akan ketahuan kualitas seorang wartawan. Selain itu feature juga menjadi ungkapan rasa dan kepedulian wartawan pada masyarakat banyak,” jelasnya.

Hamriadi selaku moderator yang juga ketua PJS Bukittinggi, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh peserta untuk melaksanakan profesi jurnalis mereka sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.

“Pelatihan ini bisa memberikan gambaran yang jelas bagi kita para insan pers yang ada di Bukittinggi bagaimana cara kita mengelola sebuah informasi secara baik dan hasilnya bisa dipublikasikan serta memberikan impact yang jelas bagi Kota Bukittinggi,” katanya mengakhiri kegiatan tersebut. (*)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wali Kota Bukittinggi Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2024

Berita Sesudah

Pemko Bukittinggi Salurkan Bansos Sembako Triwulan I 2024

Berita Terkait

Pemerintah Kota Padang menerima dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp371,85 miIiar, yang dialokasikan khusus untuk penanganan serta mitigasi bencana.

Wali Kota Padang Menerima Tim Monitoring Kemendagri Tinjau Proses Rehab Rekon Pasca Bencana

Selasa, 21/7/26 | 11:59 WIB

Pemerintah Kota Padang menerima dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp371,85 miIiar, yang dialokasikan khusus untuk penanganan serta mitigasi...

Kritik Feminis dan Gender dalam Cerpen “Maria” Karya A.A Navis

Menguji Sila Kemanusiaan: Representasi Pancasila dalam Polemik Pride Month SUMA UI

Minggu, 19/7/26 | 22:26 WIB

Oleh: Nikicha Myomi Chairanti  (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Pada awal Juni 2026, jagat media sosial Indonesia bergolak akibat...

Batu dan Zaman

Mencari Kehangatan di Era AI Melalui Boyfriend on Demand dan Esok Tanpa Ibu

Minggu, 19/7/26 | 21:31 WIB

Oleh: Andina Meutia Hawa (Dosen Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Beberapa tahun ke belakang, kemunculan kecerdasan buatan (Artificial...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Kata “sudah” dan “telah” Bentuk Lampau dalam Bahasa Asing Lainnya

Minggu, 19/7/26 | 21:01 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Foreign Studies, Korea Selatan) Bahasa didefinisikan sebagai...

Sebagian Tidak Suka Orang yang Banyak Cerita

Banyak Mendengar, Banyak Belajar

Minggu, 19/7/26 | 19:50 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Suatu waktu, saya dan tim melakukan penelitian lapangan di...

Semangat perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan harus terus dihidupkan meski telah 79 tahun berlalu sejak gugurnya mantan Wali Kota Padang tersebut.

Wawako Padang Maigus Nasir Hadiri Upacara Peringatan Gugurnya Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan ke-79 Tahun.

Minggu, 19/7/26 | 15:10 WIB

Semangat perjuangan Pahlawan Nasional Bagindo Aziz Chan harus terus dihidupkan meski telah 79 tahun berlalu sejak gugurnya mantan Wali Kota...

Berita Sesudah

Pemko Bukittinggi Salurkan Bansos Sembako Triwulan I 2024

Discussion about this post

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Padang Sahkan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 Menjadi Perda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Kata Ganti Engkau, Kau, Dia, dan Ia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026