Selasa, 06/10/26 | 04:07 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Pemprov Sumbar Tetapkan Masa Tanggap Darurat Bencana Selama 14 Hari

Senin, 11/3/24 | 08:57 WIB

PADANG, SCIENTIA – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menetapkan masa tanggap darurat bencana selama 14 hari terhitung tanggal 10 Maret 2024.

Penetapan masa itu guna mempercepat penanggulan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Sumbar.

Penetapan itu disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah usai pertemuan dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto, Senin (11/3/2024) di Auditorium Gubernuran Sumbar.

BACAJUGA

Dharmasraya Tambah Pundi-pundi Medali Porprov dari Akuatik

Dharmasraya Tambah Pundi-pundi Medali Porprov dari Akuatik

Senin, 05/10/26 | 19:27 WIB
Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Senin, 05/10/26 | 15:24 WIB

“Kita juga sudah menetapkan tanggap darurat, Surat Keputusannya (SK) akan segera kita keluarkan,”sebutnya.

Dikatakannya, penetapkan itu sudah memenuhi kriteria, sesuai aturan yang berlaku. Salah satu kriteria yang telah terpenuhi itu adalah, jumlah kabupaten dan kota yang sudah menetapkan masa tanggap daruratnya.

Diketahui, sebanyak lima kabupaten dan kota di Sumbar telah menetapkan masa tanggap darurat pasca bencana banjir dan tanah longsor melanda Sumbar sejak tanggal (7/3/2024) lalu.

Daerah yang sudah menetapkan tanggap darurat yakni, Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat (Pasbar) dan Padang Pariaman.

Diketahui banjir yang melanda Sumatera Barat pada Kamis, (7/3/2024) telah menelakan sebanyak 30 korban jiwa. 27 orang di antaranya di Pesisir Selatan, 3 orang di Padang Pariaman. Selain juga tercatat korban luka-luka sebanyak 2 orang.

Selain itu juga terdata, sebanyak 871 rumah rusak berat, 139 rumah rusak sedang dan 593 rusak ringan.

Dampak lainnya, sebanyak 51 rumah ibadah terdampak, 23 jembatan rusak, 2 unit irigasi rusak. Kemudian 28 sekolah terdampak, 13 ruas jalan terdampak, 5.550 hektar lahan terdampak. Ditambah 7 unti fasilitas umum kantor, 1 unit sarana kesehatan dan 1.960 ekor hewan terdampak.(adpsb/busan)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Masjid Jami’ Tarok Dapat Hibah Rp5 Miliar Dari Pemko Bukittinggi

Berita Sesudah

Anggota DPRD Dharmasraya Sampaikaan Tausyiah di Masjid Al-Baqarah

Berita Terkait

Dharmasraya Tambah Pundi-pundi Medali Porprov dari Akuatik

Dharmasraya Tambah Pundi-pundi Medali Porprov dari Akuatik

Senin, 05/10/26 | 19:27 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Atlet Akuatik (Renang) Kabupaten Dharmasraya kembali menambah tiga medali pada hari kedua pertandingan cabang olahraga tersebut di...

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Kualitas Udara Memburuk, Pemkab Dharmasraya Terapkan PJJ bagi Siswa

Senin, 05/10/26 | 15:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Menyikapi kondisi kualitas udara Kabupaten Dharmasraya yang masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap kiriman...

Asap Tebal, Udara di Dharmasraya Terpantau Tidak Sehat

Asap Tebal, Udara di Dharmasraya Terpantau Tidak Sehat

Senin, 05/10/26 | 14:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Asap dari daerah tetangga diduga masih memengaruhi kualitas udara di Kabupaten Dharmasraya. Pasalnya, meskipun hotspot di wilayah...

Pemkab Dharmasraya Perkuat DTSEN, Dukung Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

Pemkab Dharmasraya Perkuat DTSEN, Dukung Kebijakan Pembangunan Tepat Sasaran

Senin, 05/10/26 | 14:24 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menggelar rapat koordinasi pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) serta koordinasi dan sinkronisasi...

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

Minggu, 04/10/26 | 22:27 WIB

Oleh: Irfan Pandesta Putra, S.Hum (Sejarawan & Alumni S1 Ilmu Sejarah FIB Universitas Andalas)   Novel Siti Nurbaya: Kasih Tak...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Dunia Online dan Kosakata Baru

Minggu, 04/10/26 | 22:11 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Manajer Akademik dan Dosen Linguistik FIB UNAND) Kehadiran ojek online merupakan sebuah fase baru...

Berita Sesudah

Anggota DPRD Dharmasraya Sampaikaan Tausyiah di Masjid Al-Baqarah

Discussion about this post

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Membaca Novel Siti Nurbaya dalam Pandangan Sejarah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026