Senin, 10/8/26 | 22:52 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI

Manfaat La Nina, Si Pembawa Hujan di Indonesia

Selasa, 22/12/20 | 15:32 WIB

Nurul LatifaOleh:
Tim Penulis*
Mahasiswa Fisika
FMIPA Universitas Andalas

Ada fenomena alam lain yang kita ketahui terjadi di masa pendemi kali ini, yaitu fenomena la nina. Kehadiran la nina ini ditandai dengan suhu yang dingin di samudra pasifik bagian tengah dan timur, sementara pada bagian barat lebih panas.

Akibat dari dampak Lanina, curah hujan di Indonesia meningkat drastis dari kondisi biasanya. Dampaknya akan bertambah parah jika pada suatu wilayah indonesia, dimana wilayah tersebut sedang terjadi musim hujan. Bisa saja wilayah tersebut akan dilanda bencana alam seperti, banjir, tanah longsor, angin yang sangat kuat yang bisa menyebabkan pohon tumbang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginfokan beberapa wilayah di Indonesia yang berpotensi terdampak La Nina yakni Aceh, Sumatera Utara pesisir barat, Bangka bagian utara, Banten bagian selatan, Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur bagian barat, Kalimantan Utara bagian timur, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

BACAJUGA

Modal Sosial Kunci Utama Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis

Modal Sosial Kunci Utama Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis

Senin, 10/8/26 | 16:12 WIB
Sintaksis Gen Z di X & Threads: Keren atau Malah Berantakan?

Sintaksis Gen Z di X & Threads: Keren atau Malah Berantakan?

Senin, 10/8/26 | 10:24 WIB

masyarakat sendiri sedang berkembang informasi atau semacam informasi salah atau juga disebut berita Hoax, dimana masyarat sangat takut akan informasi tersebut karena beredar informasi bahwa La nina dapat meyebabkan badai yang sangat kencang yang dapat merobohkan rumah atau pepohonan disekitar wilayah yang terkena dampaknya.

Informasi mengenai La nina bahwa terjadi pada rentang waktu beberapa bulan hingga tahun dan dapat menggangu siklus cuaca yang ada di Indonesia. Masih ada juga pemahaman yang sangat mengkhawatirkan bahwa La nina dapat mengancam beberapa sektor profesi di Indonesia seperti kelautan, pertanian dan yang lainnya. Contohnya pada bidang kelautan, jika terjadi La nina pastinya nelayan yang mendapatkan informasi Hoax akan langsung merasa takut, karena ombak yang ada di lautan akan membentuk gelombang besar akibat angin kuat yang dapat mengancam keselamatan nelayan yang pergi melaut.

Disamping La nina membawa kabar murung bagi yang terkena dampaknya, ternyata La nina juga membawa berkah, tentunya dengan bertambahnya wawasan dan kesiapan masyarakat akan La nina, masyarakat dapat mempelajari langkah-langkah dalam mengatasi La nina agar masyarakat dapat memanfaatkan kondisi positif itu. Akibat curah hujan tinggi kemungkinan masyarakat dapat mengatispasi air yang berlebih seperti banjir dengan cara membuat bendungan kering. Bendungan kering ini dapat berguna untuk menampung seluruh air hujan yang mana daerah tersebut biasanya terkena banjir jadinya tidak terjadi banjir akibat bendungan kering itu.

Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan biasanya didaerah yang relatif kering, dengan adanya La nina otomatis daerah kering tersebut akan meningkatkan curah hujannya dan dapat ditampung dibendungan kering tersebut. Dengan adanya air dibendungan kering tersebut masyarakat dapat memanfaatkan air tersebut untuk pasokan air jika La nina sudah tiada. Sehingga air tersebut dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian dengan mengalirin air bendungan tersebut ke sawah atau tempat yang membutuhkan air, sehingga air tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat disekitar aliran irigasi tersebut.

Dulu masyarakat dapat menentukan massa bercocok tanam dengan mengandalkan ilmu titen. Ilmu titen ini bisa disebut dengan ilmu dugaan dengan memanfaatkan kondisi alam sekitar dengan tanda-tanda yang merekatahui sendiri bahwasanya akan terjadi musim hujan. Tapi akibat anomali La nina meraka tidak dapat memprediksi hal tersebut lagi dengan ilmu titen. Hal tersebut sekarang tidak dapat diperkirakan lagi jadinya pemerintah khususnya BMKG memanfaatkan teknologinya untuk memprediksi cuaca tersebut dan tentunya hasilnya cukup akurat.

Maka dari itu masyarakat tidak perlu takut akan hadirnya La nina ini, disamping memberikan efek merugikan tetapi juga terdapat efek positif karena dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Itu tergantung lagi ke masyarakatnya dan pola pikir masyarakat tersebut. Apakah masyarakat tersebut mampu mempelajari dan siap akan hadirnya La nina? sehingga lamina dapat dimanfaatkan, atau malah sebaliknya yang malah takut dan tidak melakukan apa-apa untuk mengantisipasi La nina sehingga memunculkan rasa takut akan informasi hoax yang beredar.

*Nurul Annisa dan Mhd. Kahfi

Tags: La NinaSi Pembawa Hujan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Menggunakan Kalimat Sederhana dalam Menulis

Berita Sesudah

Apakah Sama Antara Pelangi dan Aurora?

Berita Terkait

Modal Sosial Kunci Utama Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis

Modal Sosial Kunci Utama Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis

Senin, 10/8/26 | 16:12 WIB

Oleh: Devi Analia (Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Andalas)   Akses pembiayaan kerap menjadi hambatan utama bagi petani kecil...

Sintaksis Gen Z di X & Threads: Keren atau Malah Berantakan?

Sintaksis Gen Z di X & Threads: Keren atau Malah Berantakan?

Senin, 10/8/26 | 10:24 WIB

Oleh: Kevin Amnur Jonata (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Buka X sekarang dan hampir dapat dipastikan ada...

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Hakikat Merantau dalam Tradisi Minangkabau

Senin, 10/8/26 | 08:36 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra, S.Hum., Gr. (Guru SMAN 1 Ranah Pesisir)   Minangkabau merupakan sebuah suku bangsa di Sumatera Barat...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Tele- dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

Senin, 03/8/26 | 07:33 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Kali ini, kita akan membahas bentuk terikat...

Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

Stilistika pada Cerpen “Hasrat George” dalam Majalah Bobo

Senin, 03/8/26 | 05:23 WIB

Oleh: Indri Rahmadani (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas) Sastra anak tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, tetapi juga...

Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Merantau untuk Ilmu: Belajar dari Ibnu Waddah al-Qurthubi

Senin, 03/8/26 | 05:10 WIB

Oleh: Aruusalkhofiqoni Bahri Chaniago, Lc. (Alumni Dirasat Islamiyah, Ibn Tofail University, Kenitra, Maroko dan Aktif Mengkaji Hadis, Tradisi Keilmuan Islam,...

Berita Sesudah
Aurora

Apakah Sama Antara Pelangi dan Aurora?

Discussion about this post

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran saat meresmikan jembatan Helsheim di Batang Arau

    Wali Kota Padang Resmikan Jembatan Hildesheim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Modal Sosial Kunci Utama Kinerja Lembaga Keuangan Mikro Agribisnis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hakikat Merantau dalam Tradisi Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sintaksis Gen Z di X & Threads: Keren atau Malah Berantakan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026