Senin, 28/9/26 | 15:42 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI

Manfaat La Nina, Si Pembawa Hujan di Indonesia

Selasa, 22/12/20 | 15:32 WIB

Nurul LatifaOleh:
Tim Penulis*
Mahasiswa Fisika
FMIPA Universitas Andalas

Ada fenomena alam lain yang kita ketahui terjadi di masa pendemi kali ini, yaitu fenomena la nina. Kehadiran la nina ini ditandai dengan suhu yang dingin di samudra pasifik bagian tengah dan timur, sementara pada bagian barat lebih panas.

Akibat dari dampak Lanina, curah hujan di Indonesia meningkat drastis dari kondisi biasanya. Dampaknya akan bertambah parah jika pada suatu wilayah indonesia, dimana wilayah tersebut sedang terjadi musim hujan. Bisa saja wilayah tersebut akan dilanda bencana alam seperti, banjir, tanah longsor, angin yang sangat kuat yang bisa menyebabkan pohon tumbang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginfokan beberapa wilayah di Indonesia yang berpotensi terdampak La Nina yakni Aceh, Sumatera Utara pesisir barat, Bangka bagian utara, Banten bagian selatan, Jawa Barat, sebagian Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur bagian barat, Kalimantan Utara bagian timur, Sulawesi Barat, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

BACAJUGA

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB
Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

Minggu, 27/9/26 | 11:52 WIB

masyarakat sendiri sedang berkembang informasi atau semacam informasi salah atau juga disebut berita Hoax, dimana masyarat sangat takut akan informasi tersebut karena beredar informasi bahwa La nina dapat meyebabkan badai yang sangat kencang yang dapat merobohkan rumah atau pepohonan disekitar wilayah yang terkena dampaknya.

Informasi mengenai La nina bahwa terjadi pada rentang waktu beberapa bulan hingga tahun dan dapat menggangu siklus cuaca yang ada di Indonesia. Masih ada juga pemahaman yang sangat mengkhawatirkan bahwa La nina dapat mengancam beberapa sektor profesi di Indonesia seperti kelautan, pertanian dan yang lainnya. Contohnya pada bidang kelautan, jika terjadi La nina pastinya nelayan yang mendapatkan informasi Hoax akan langsung merasa takut, karena ombak yang ada di lautan akan membentuk gelombang besar akibat angin kuat yang dapat mengancam keselamatan nelayan yang pergi melaut.

Disamping La nina membawa kabar murung bagi yang terkena dampaknya, ternyata La nina juga membawa berkah, tentunya dengan bertambahnya wawasan dan kesiapan masyarakat akan La nina, masyarakat dapat mempelajari langkah-langkah dalam mengatasi La nina agar masyarakat dapat memanfaatkan kondisi positif itu. Akibat curah hujan tinggi kemungkinan masyarakat dapat mengatispasi air yang berlebih seperti banjir dengan cara membuat bendungan kering. Bendungan kering ini dapat berguna untuk menampung seluruh air hujan yang mana daerah tersebut biasanya terkena banjir jadinya tidak terjadi banjir akibat bendungan kering itu.

Kondisi tersebut dapat dimanfaatkan biasanya didaerah yang relatif kering, dengan adanya La nina otomatis daerah kering tersebut akan meningkatkan curah hujannya dan dapat ditampung dibendungan kering tersebut. Dengan adanya air dibendungan kering tersebut masyarakat dapat memanfaatkan air tersebut untuk pasokan air jika La nina sudah tiada. Sehingga air tersebut dapat dimanfaatkan untuk sektor pertanian dengan mengalirin air bendungan tersebut ke sawah atau tempat yang membutuhkan air, sehingga air tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat disekitar aliran irigasi tersebut.

Dulu masyarakat dapat menentukan massa bercocok tanam dengan mengandalkan ilmu titen. Ilmu titen ini bisa disebut dengan ilmu dugaan dengan memanfaatkan kondisi alam sekitar dengan tanda-tanda yang merekatahui sendiri bahwasanya akan terjadi musim hujan. Tapi akibat anomali La nina meraka tidak dapat memprediksi hal tersebut lagi dengan ilmu titen. Hal tersebut sekarang tidak dapat diperkirakan lagi jadinya pemerintah khususnya BMKG memanfaatkan teknologinya untuk memprediksi cuaca tersebut dan tentunya hasilnya cukup akurat.

Maka dari itu masyarakat tidak perlu takut akan hadirnya La nina ini, disamping memberikan efek merugikan tetapi juga terdapat efek positif karena dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Itu tergantung lagi ke masyarakatnya dan pola pikir masyarakat tersebut. Apakah masyarakat tersebut mampu mempelajari dan siap akan hadirnya La nina? sehingga lamina dapat dimanfaatkan, atau malah sebaliknya yang malah takut dan tidak melakukan apa-apa untuk mengantisipasi La nina sehingga memunculkan rasa takut akan informasi hoax yang beredar.

*Nurul Annisa dan Mhd. Kahfi

Tags: La NinaSi Pembawa Hujan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Menggunakan Kalimat Sederhana dalam Menulis

Berita Sesudah

Apakah Sama Antara Pelangi dan Aurora?

Berita Terkait

Mengapa Perempuan Penyihir Dibunuh?

Cerita yang Tak Bosan Diulang

Minggu, 27/9/26 | 16:58 WIB

Lastry Monika (Dosen Prodi Sastra Minangkabau FIB Unand/Kolumnis Rubrik Renyah)   Kisah buku-buku itu rupanya terus berjalan. Dahulu, saya yang...

Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

Minggu, 27/9/26 | 11:52 WIB

Oleh: Kanaya Putri Sifa (Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia dan Mahasiswa Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Andalas)   Perkembangan dunia fashion saat...

Semburat: Kajian Makna dalam Perspektif Semantik

Semburat: Kajian Makna dalam Perspektif Semantik

Minggu, 27/9/26 | 11:25 WIB

Oleh: Tri Sutrisman (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Beberapa waktu lalu, saya sedang melakukan sesuatu yang mungkin cukup...

Memahami Kembali Imbuhan memper-

Berbagai Istilah Uang Pemasukan

Minggu, 27/9/26 | 10:16 WIB

Oleh: Reno Wulan Sari (Dosen Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Busan University of Forein Studies, Korea Selatan) Di dalam kehidupan...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

“Nominalisasi” dalam Perspektif Analisis Wacana Kritis

Minggu, 20/9/26 | 18:23 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik Universitas Andalas) Nominalisasi adalah proses mengubah kata kerja menjadi kata...

Puisi-puisi Wulan Darma Putri

Mengenal Polisemi dan Homonimi dalam Bahasa Indonesia

Minggu, 20/9/26 | 15:43 WIB

Oleh: Noor Alifah (Mahasiswa Sastra Indonesia FIB Universitas Andalas)   Pernahkah Anda mendengar kalimat "kepala sekolah itu sedang memegang kepalanya...

Berita Sesudah
Aurora

Apakah Sama Antara Pelangi dan Aurora?

Discussion about this post

POPULER

  • Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

    Peluang Bisnis Fashion Halal bagi Anak Muda dalam Ekonomi Islam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Semburat: Kajian Makna dalam Perspektif Semantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Paket Data Masih Aktif, Telkomsel Blokir Internet karena Tagihan Pulsa Darurat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Uang Pemasukan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026