Padang, Scientia — Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Kepolisian Daerah memperkuat koordinasi dalam menjaga keamanan, menangani bencana, dan meningkatkan pelayanan publik. Sinergi kedua institusi dinilai penting untuk memastikan keselamatan masyarakat di tengah beragam tantangan daerah.
Komitmen itu mengemuka dalam pertemuan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah dengan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Jawari yang didampingi Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin di Istana Gubernuran Sumbar, Jumat (16/10).
Mahyeldi mengatakan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menghadapi persoalan keamanan dan keselamatan masyarakat. Koordinasi dengan kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan agar penanganan berbagai persoalan dapat berjalan terpadu.
“Kunjungan Pak Kapolda beserta jajaran menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan sinergi antara Polda dan Pemprov demi kepentingan masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, berbagai persoalan daerah dapat kita tangani bersama, terutama yang menyangkut keamanan dan keselamatan masyarakat,” ujar Mahyeldi.
Menurut Mahyeldi, ruang lingkup kerja sama tersebut tidak terbatas pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Kolaborasi juga diperlukan dalam penanganan bencana alam, kelancaran pembangunan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Ia menilai, koordinasi lintas sektor harus terus diperkuat agar pemerintah daerah dan kepolisian dapat merespons persoalan secara cepat dan terarah. Dengan begitu, upaya menjaga stabilitas daerah dapat berjalan seiring dengan penyelenggaraan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Mahyeldi didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Asisten I, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Biro Umum, serta Kepala Biro Administrasi Pimpinan.
Sementara itu, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Jawari mengapresiasi sambutan gubernur beserta jajaran pemerintah provinsi. Ia menegaskan komitmen kepolisian untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam menjaga kamtibmas sekaligus mendukung pembangunan di Sumatera Barat.
Jawari menekankan, pelaksanaan tugas kepolisian dan pemerintah daerah harus berorientasi pada perlindungan masyarakat. Menurut dia, keberhasilan menjaga keamanan tidak semata-mata diukur dari terpeliharanya ketertiban, tetapi juga dari kemampuan melindungi warga dari berbagai ancaman keselamatan.
“Integrasi tugas kita dalam menjaga kamtibmas, ujungnya adalah menjaga keselamatan rakyat. Kita ingin tidak ada kejahatan dan masyarakat terlindungi,” kata Jawari.
Pertemuan tersebut menegaskan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menghadapi tantangan keamanan maupun kebencanaan di Sumatera Barat. Namun, efektivitas sinergi itu pada akhirnya bergantung pada pelaksanaan koordinasi di lapangan, terutama dalam merespons keadaan darurat dan memastikan masyarakat memperoleh perlindungan serta pelayanan yang dibutuhkan.(yrp)





![Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Afrizal Sahar saat memberikan edukasi kepada pengendara.[foto:ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261027-WA00582-350x250.jpg)



