Jakarta, Scientia — Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengumumkan secara serentak hasil sosialisasi ketetapan Tim Koordinator DPP PKB mengenai calon pimpinan Dewan Tanfidz definitif Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten dan kota se-Sumatera Barat untuk masa bakti 2026–2031, Kamis, (11/6)
Pengumuman disampaikan secara daring oleh Ketua Bidang Penataan Organisasi, Eksekutif dan Legislatif, A. Halim Iskandar di dampingi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPW PKB D Sumbar, Firdaus, Donizar dan Sultan Alif Baloen.
Penetapan pimpinan pengurus DPC tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi PKB menjelang periode kepengurusan baru. Langkah ini sekaligus menandai dimulainya proses penguatan struktur partai hingga tingkat rantinh se-Sumatera Barat.
Dalam susunan yang diumumkan, sejumlah nama lama tetap dipercaya mengisi posisi strategis. Namun, terdapat pula figur-figur baru yang mendapat kesempatan memimpin partai di daerah masing-masing.
Di Kabupaten Pasaman, DPP PKB menetapkan Jusran sebagai calon ketua, didampingi Parlaungan sebagai sekretaris dan Muhammad Ansyari Lubis sebagai bendahara. Sementara di Pasaman Barat, posisi ketua dipercayakan kepada Yulhendri Dt Putiah, dengan Netra Ekawati sebagai sekretaris dan Rio Feri Fernandes sebagai bendahara.
Untuk Kota Sawahlunto, calon ketua dijabat Ronny Eka Putra, sekretaris Rani Suraida, dan bendahara Taufik Hidayat. Sedangkan Kabupaten Sijunjung dipimpin Nofriadi Zulka sebagai ketua, Basyaruddin sebagai sekretaris, dan Tuti Marnis sebagai bendahara.
Di Kabupaten Dharmasraya, Yosrisal ditetapkan sebagai calon ketua, didampingi Heri Saputra sebagai sekretaris dan Heri Fadraneldi sebagai bendahara. Adapun di Kabupaten Pesisir Selatan, posisi ketua dipercayakan kepada Roni Ade Putra, dengan Darmansyah sebagai sekretaris dan Mulyadi sebagai bendahara.
Untuk Kota Payakumbuh, PKB menunjuk Afviandi Dt Itam sebagai calon ketua, Capt Harmen sebagai sekretaris, dan Anjasmara sebagai bendahara. Sementara di Solok Selatan, Mukhlis dipercaya sebagai ketua, didampingi Marta Yoni Hendra sebagai sekretaris dan Sindi Fartika Sari sebagai bendahara.
Di Kabupaten Lima Puluh Kota, calon ketua dijabat Pidika Anantatur, dengan Yuliansof sebagai sekretaris dan Muhammad Yahya sebagai bendahara. Sedangkan Kabupaten Solok dipimpin Masrizal sebagai ketua, Sopian Hadi sebagai sekretaris, dan Nurhayati sebagai bendahara.
Untuk Kota Pariaman, Fadli Hidayat ditetapkan sebagai calon ketua bersama M. Kamil Burt Lolek sebagai sekretaris dan Rahma Muftia sebagai bendahara. Di Kota Bukittinggi, posisi ketua dipercayakan kepada Andre Kresna Saputra, didampingi Melwizardi sebagai sekretaris dan Amrizal sebagai bendahara.
Sementara itu, Kabupaten Tanah Datar akan dipimpin Indra Gunalan sebagai ketua, Firdaus sebagai sekretaris, dan Winparidalah sebagai bendahara. Di Kota Solok, Hendrius AS dipercaya sebagai ketua dengan Syafril sebagai sekretaris dan Helen Wulandari sebagai bendahara.
Untuk Kabupaten Agam, DPP PKB menetapkan Hen Genny sebagai calon ketua, Oot Masrita sebagai sekretaris, dan Santi Susana sebagai bendahara. Sedangkan di Kepulauan Mentawai, posisi ketua dijabat M. Asrofil Husna, didampingi Darling Berisegep sebagai sekretaris dan Ratna Juwita Purnasari sebagai bendahara.
Di Kabupaten Padang Pariaman, Firman ditetapkan sebagai calon ketua, bersama Nurdin sebagai sekretaris dan Dino Kardinal sebagai bendahara. Adapun untuk Kota Padang, posisi ketua dipercayakan kepada Yusri Latif, didampingi Nofri Efendi sebagai sekretaris dan Zulkifli sebagai bendahara.
Sementara itu, Kota Padang Panjang akan dipimpin Syahrial Dt Pandak sebagai ketua, Yudhi Saputra sebagai sekretaris, dan Linda Hartini sebagai bendahara.(yrp)









