
Kabupaten Solok, Scientia.id – Bupati Solok, Jon Firman Pandu, SH, menerima kunjungan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed, Ph.D, di Posko Utama Penanggulangan Bencana Hidrometeorologi Kabupaten Solok, Koto Baru, Sabtu (20/12/2025).
Kunjungan tersebut turut dihadiri pakar dan tim ahli BPOM RI, di antaranya dr. Wahyudi Muchsis dan Akbar Endra, serta jajaran BPOM di daerah, yakni Kepala Balai Besar POM Padang Drs. Martin Suhendri, M.Farm, Kepala Balai POM Payakumbuh Dio Ramon Drana, S.Si, M.Sc, dan Kepala Loka POM Sijunjung Putra Gusrianto, S.Farm, Apt, MBA. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Medison, S.Sos, M.Si, para asisten dan staf ahli, anggota DPRD Kabupaten Solok, serta kepala OPD terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Solok menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepedulian BPOM RI terhadap upaya penanggulangan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Solok. Ia menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci sehingga penanganan bencana dapat berjalan dengan cukup baik.
“Dengan kehadiran Kepala BPOM RI hari ini, kami berharap persoalan kesehatan serta pasokan obat-obatan pascabencana di Kabupaten Solok dapat segera ditangani dan diselesaikan,” ujar Jon Firman Pandu.
Sementara itu, Kepala BPOM RI Prof. dr. Taruna Ikrar menegaskan bahwa sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, seluruh lembaga negara diminta untuk hadir dan membantu masyarakat sesuai dengan tugas dan kewenangan masing-masing. BPOM, lanjutnya, memiliki tanggung jawab dalam pengawasan obat dan makanan, terutama pada situasi darurat bencana.
Ia menekankan pentingnya ketersediaan obat yang aman bagi masyarakat terdampak. Menurutnya, obat yang tidak terjamin keamanannya justru dapat membahayakan kesehatan.
“Obat yang tersedia tetapi terkontaminasi justru dapat menjadi racun. Karena itu, kami hadir untuk memberikan dukungan dan solidaritas kepada saudara-saudara kami di Kabupaten Solok, khususnya dalam memastikan ketersediaan obat yang aman,” ungkap Taruna Ikrar.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BPOM RI menyerahkan bantuan berupa obat-obatan serta peralatan fasilitas Instalasi Farmasi Kabupaten Solok kepada Bupati Solok. Kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon bersama sebagai simbol kepedulian terhadap lingkungan.
Rangkaian kunjungan ditutup dengan peninjauan langsung ke Instalasi Farmasi Kabupaten Solok yang sebelumnya terdampak banjir, sehingga menyebabkan kerusakan pada sejumlah peralatan dan obat-obatan. Kunjungan ini menjadi wujud komitmen BPOM RI dalam mendukung pemulihan sektor kesehatan pascabencana di Kabupaten Solok. (*)


![Dirut PDAm Kota Padang, Hendra Pebrizal.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/01/Dirrut-PDAM-Kota-Padang.jpg)
![Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/FB_IMG_17535045128082-350x250.jpg)





