![Kepala Pelaksana BPBD Sumbar, Era Sukma Munaf,[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/Screenshot_2025-11-29-22-38-39-34_6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e72.jpg)
“Data masih bergerak,” ujar Era Sukma Munaf kepada media.
Bencana yang terjadi hampir merata di sejumlah kabupaten dan kota ini juga berdampak besar pada kehidupan masyarakat. Tercatat 29.536 warga terdampak langsung, sementara jumlah pengungsi melonjak hingga 79.536 orang, tersebar di berbagai titik pengungsian.
Kerusakan infrastruktur dan pemukiman pun sangat signifikan. Data BPBD Sumbar menunjukkan, tersapat 1.010 unit rumah rusak ringan, 556 unit rusak sedang dan 232 unit rusak berat.
Selain itu, sejumlah fasilitas publik seperti 11 rumah ibadah, 4 fasilitas kesehatan, serta jalan, jembatan, dan lahan pertanian turut mengalami kerusakan.
Era Sukma mengungkapkan bahwa hingga malam ini, beberapa wilayah masih terputus aksesnya. Dua kecamatan di Kabupaten Agam, yakni Palembayan dan Malalak, menjadi kawasan yang paling sulit dijangkau atau terisolir.
Akses darat yang terputus membuat distribusi bantuan logistik tidak bisa dilakukan seperti biasa. BPBD Sumbar akhirnya mengerahkan jalur udara melalui helikopter untuk memastikan bantuan tetap tersalurkan ke titik-titik yang terisolasi.
“Beberapa titik jalan dan jembatan yang terputus sudah dilakukan pengerjaan oleh PUPR. Semoga bisa cepat selesai,” ucapnya.
BPBD bersama TNI, Polri, Basarnas, dan berbagai unsur lainnya terus mempercepat pembukaan akses jalan, pencarian korban hilang, serta penyaluran logistik bagi pengungsi. Pemerintah provinsi juga tengah memperkuat koordinasi dengan kabupaten/kota untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi.(yrp)
![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar saat meninjau kondisi Jembatan Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang tertutup material. Sabtu malam, (30/11).[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251129-WA0047-350x250.jpg)

![Pembaruan data dampak bencana hidrometeorologi oleh Pusdalops BPBD Sumbar per Sabtu, (29/11) pukul 24.00 WIB.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/1000758761-350x250.png)



![Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/FB_IMG_17535045128082-350x250.jpg)