Jumat, 17/4/26 | 06:14 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TIPS

Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Rabu, 19/11/25 | 08:29 WIB

Jakarta, Scientia.id – Kebiasaan orang saat bangun tidur memang berbeda-beda. Ada yang langsung mencari segelas air dingin untuk memulai hari dengan sensasi segar, sementara sebagian lainnya memilih air hangat karena terasa lebih nyaman di perut. Meski terlihat sederhana, pilihan suhu air ternyata punya peran terhadap cara tubuh memulai aktivitasnya di pagi hari.

Sebuah riset yang dimuat dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa suhu air dapat memengaruhi gerakan lambung. Penelitian yang dilakukan dengan bantuan USG itu menemukan bahwa air dingin membuat kontraksi lambung berjalan lebih lambat. Efeknya, tubuh menerima energi lebih sedikit setelah minum. Sebaliknya, air hangat membantu pencernaan bekerja lebih cepat dan lebih stabil.

Temuan ini sejalan dengan pengamatan lain yang menyebut bahwa air hangat membuat otot perut lebih rileks dan membantu meredakan rasa kembung. Banyak orang yang memiliki keluhan pencernaan di pagi hari merasa lebih nyaman setelah minum air hangat. Air dingin justru bisa membuat perut terasa tegang sesaat, terutama bagi mereka yang proses pencernaannya cenderung lambat.

BACAJUGA

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB
Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

Selain memengaruhi perut, suhu air juga memberi dampak pada sistem saraf dan energi. Air hangat memberikan efek bangun yang lebih lembut karena melancarkan aliran darah. Sementara itu, air dingin memicu reaksi cepat pada saraf simpatik, menghasilkan sensasi segar yang bisa menghilangkan kantuk dalam waktu singkat.

Kebiasaan minum kedua jenis air ini juga berbeda. Air hangat biasanya diminum pelan-pelan sehingga tubuh terhidrasi dengan lebih bertahap. Air dingin sering diteguk lebih cepat, cocok setelah berolahraga atau ketika cuaca sedang panas. Pengaruhnya terhadap metabolisme pun tidak sama. Air hangat membantu menaikkan suhu tubuh secara perlahan, sedangkan air dingin sedikit meningkatkan kerja tubuh untuk menghangatkan cairan yang masuk.

Suhu air juga berdampak pada sirkulasi. Air hangat membantu memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah lebih lancar, yang bisa mengurangi rasa pegal setelah bangun tidur. Air dingin, sebaliknya, membuat pembuluh darah menyempit untuk sementara sehingga memberikan sensasi segar yang kuat.

Baca Juga: Walikota Padang Persiapkan Tenaga Kesehatan Untuk Ke Jerman

Meski begitu, tidak ada pilihan yang benar atau salah. Air hangat lebih unggul untuk mendukung pencernaan dan kenyamanan tubuh, sementara air dingin memberi dorongan energi lebih cepat. Apa pun pilihan Anda, memastikan tubuh tetap mendapatkan cukup cairan di pagi hari adalah hal yang paling penting. (*)

Tags: KesehatanTipsTips Kesehatan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Firdaus Minta Capaian Fiskal Pemprov Harus Nyata Dirasa Masyarakat

Berita Sesudah

Dua PAW Wali Nagari Resmi Dilantik, Sekda Agam Tekankan Penguatan Layanan dan Pembangunan

Berita Terkait

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB

Padang, Scientia.id - Kesehatan gigi seringkali dianggap sepele oleh sebagian masyarakat, terutama ketika lubang kecil yang muncul belum menimbulkan rasa...

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

Padang, Scientia.id – Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa air minum dalam kemasan galon sudah pasti terjamin kebersihannya. Namun, sering kali...

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Selasa, 07/4/26 | 08:49 WIB

Masyarakat yang kehilangan dokumen penting seperti ijazah akibat musibah, kelalaian, atau bencana alam kini tidak perlu merasa panik Pemerintah telah...

Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Kekuatan Otot Jadi Indikator Umur Panjang, Ini Temuan Studi Terbaru

Kamis, 02/4/26 | 10:37 WIB

Jakarta, Scientia.id - Sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network Open mengungkap bahwa kekuatan otot dapat menjadi indikator sederhana untuk...

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

Senin, 16/3/26 | 04:02 WIB

Kalau Anda masih ngerjain tugas kantor pakai cara tahun lalu, bersiaplah ketinggalan kereta. Ini rahasia agar posisi Anda aman permanen...

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

Senin, 16/3/26 | 03:27 WIB

Karyawan paling berharga bukan mereka yang ngerjain semuanya, tapi mereka yang tahu kapan harus bilang 'cukup'. Ini cara menetapkan boundaries...

Berita Sesudah
Dua PAW Wali Nagari Resmi Dilantik, Sekda Agam Tekankan Penguatan Layanan dan Pembangunan

Dua PAW Wali Nagari Resmi Dilantik, Sekda Agam Tekankan Penguatan Layanan dan Pembangunan

POPULER

  • Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    Tim Lupak Polres Dharmasraya Sikat 5 Pelaku Narkoba di Sungai Kambut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah! Dharmasraya Gelar CFD dan Bazaar UMKM 18–19 April

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Jenis-jenis Pola Pikir Manusia, Begini Penjelasan Para Ahli Psikologi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026