Minggu, 19/4/26 | 11:15 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Sumbar Buka Lebar Pintu Investasi Energi Hijau, Mahyeldi: “Potensi Kita Luar Biasa, Tapi Pemanfaatannya Masih Kecil”

Selasa, 14/10/25 | 16:27 WIB

Gubernur Sumbar, Mahyeldi.[foto : ist]
Gubernur Sumbar, Mahyeldi.[foto : ist]
Padang, Scientia — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi investasi energi hijau di Sumatera Barat. Hal itu disampaikannya saat membuka Forum Investasi Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumatera Barat di Hotel The ZHM Premiere Padang, Selasa (14/10).

Forum yang mengangkat tema “Strategi Investasi Energi Hijau dan Implementasi RUPTL 2025–2034 dalam Mencapai Net Zero Emission (NZE) 2060” ini menghadirkan narasumber nasional, seperti Ketua Umum DPP MKI Evy Haryadi dan Wakil Menteri ESDM RI, Yulion Tanjung.

Dalam sambutannya, Mahyeldi menyampaikan bahwa Sumatera Barat memiliki kekayaan sumber energi baru terbarukan (EBT) yang melimpah, mulai dari panas bumi, air, surya, laut, hingga angin. Namun, pemanfaatannya masih sangat rendah.

“Pemanfaatan energi air baru 26 persen, panas bumi 5 persen, sementara surya dan laut masih sangat terbuka untuk dikembangkan. Padahal kebutuhan energi listrik kita terus meningkat,” ujar Mahyeldi.

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB
KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Ia juga menyoroti rendahnya cadangan daya listrik di Sumbar yang baru mencapai 4 persen, jauh di bawah batas ideal 20–30 persen. Kondisi ini, menurutnya, justru menjadi peluang besar bagi para investor untuk menanamkan modal di sektor energi.

“Kita di Sumatera Barat punya potensi energi luar biasa. Tapi pemanfaatannya masih kecil. Ini peluang besar bagi para investor,” kata Mahyeldi.

Mahyeldi menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan investor untuk mempercepat pengembangan energi hijau. Ia mendorong kabupaten dan kota agar aktif menjemput peluang investasi, memberikan kemudahan perizinan, dan menyiapkan fasilitas pendukung.

“Dulu waktu saya di Kota Padang, kalau mau jemput investasi, ya kita jemput langsung. Kita temui orangnya, beri insentif, beri kemudahan, bahkan kita antar. Semangat seperti ini harus kita lanjutkan,” ungkap Mahyeldi.

Ia menambahkan, Pemprov Sumbar sudah menyiapkan peraturan daerah dan skema insentif untuk mendukung investasi di sektor energi. “Harus dipermudah. Sudah ada perda dan insentifnya. Tinggal dijalankan oleh daerah,” ujarnya.

Mahyeldi menyebut, berdasarkan RPJMN Sumbar 2020–2029, target pertumbuhan ekonomi provinsi ini ditetapkan sebesar 7,3 persen. Untuk mencapainya, dibutuhkan investasi minimal Rp120 triliun hingga tahun 2029.

“Ini momentum penting untuk membangun energi hijau Sumatera Barat. Investasi besar di sektor ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga lingkungan,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua MKI Sumbar, Insanul Kamil, mengungkapkan bahwa Sumatera Barat merupakan provinsi dengan potensi energi terbarukan tertinggi di Indonesia, mencapai 52 persen.

“Tidak ada provinsi lain yang potensi energi terbarukannya di atas 50 persen. Hanya Sumatera Barat,” tegas Insanul.

Ia berharap Sumatera Barat bisa menjadi role model nasional dalam pengembangan energi hijau. “Kalau bicara investasi energi terbarukan di Indonesia, modelnya ada di Sumatera Barat,” tambahnya.

Forum investasi ini menjadi momentum penting bagi Sumatera Barat untuk memperkuat posisi sebagai daerah yang kaya potensi energi hijau. Melalui sinergi antara pemerintah, MKI, dan dunia usaha, Sumbar diharapkan mampu menjadi contoh nasional dalam pengembangan energi bersih dan berkelanjutan.

“Dengan kolaborasi semua pihak, kita ingin menjadikan Sumatera Barat sebagai pionir energi hijau Indonesia,” pungkas Mahyeldi.(Adpsb)

Tags: Investasi Energi HijauMahyeldiPemprov Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Buka Konferensi Cabang PGRI Gunung Talang, Kepala Disdikpora Elafki: Guru Harus Menjadi Pendidik dan Pelayan bagi Murid

Berita Sesudah

Tiga Perunggu dari Lapangan: Atlet Badminton ASN Sumbar Ukir Prestasi di PORNAS KORPRI 2025

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Sebanyak 65 bakal calon Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa...

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, diduga menghambat hak politik...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Memperkuat Sinergi di Bidang Hukum Wali Kota Padang Menandatangani MoU Bersama Kepala Kajari Padang

Kamis, 16/4/26 | 17:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui...

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna tentang Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University untuk tahun akademik 2026/2027.

Progul Padang Juara Pemko Padang Beasiswakan 8 Siswa ke Sampoerna University Tahun Ajaran 2027/2027

Kamis, 16/4/26 | 16:57 WIB

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna...

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Kamis, 16/4/26 | 14:07 WIB

Padang, Scientia — Bawaslu Kota Padang mempercepat agenda reformasi birokrasi dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola yang bersih dan akuntabel....

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Kamis, 16/4/26 | 13:35 WIB

Pasaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Donizar, menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang...

Berita Sesudah
Tim badminton Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Sumatera Barat (Sumbar).[foto : ist]

Tiga Perunggu dari Lapangan: Atlet Badminton ASN Sumbar Ukir Prestasi di PORNAS KORPRI 2025

POPULER

  • Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    Waspada Psikolog Gadungan, HIMPSI Sumbar Imbau Masyarakat Cek Keabsahan dan Legalitas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “sudah” dan “telah”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemikiran Halliday tentang Semiotika Sosial dalam Ilmu Bahasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026