![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/09/FB_IMG_1723701517807_1.jpg)
“Delapan puluh tahun adalah usia yang matang bagi sebuah daerah. Sumatera Barat punya sejarah panjang, tradisi kuat, dan sumber daya yang melimpah. Kini tantangannya adalah bagaimana kekuatan itu bisa diolah menjadi daya dorong kemajuan yang nyata bagi masyarakat,” ujar Firdaus, Rabu (1/10).
Firdaus menegaskan, PKB sebagai partai politik hadir bukan hanya untuk urusan politik elektoral, tetapi juga memiliki komitmen membangun daerah melalui gagasan dan kerja kolektif. Menurutnya, momentum HUT ke-80 harus dijadikan pijakan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, partai politik, akademisi, dan masyarakat.
“Kami di PKB percaya bahwa kemajuan daerah tidak bisa dibangun oleh satu pihak saja. Butuh semangat kolektif, butuh persatuan dan arah pembangunan yang jelas. Di sinilah peran partai politik penting, memberikan masukan, mengawal kebijakan, sekaligus menjadi jembatan aspirasi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa Sumatera Barat harus berani melakukan terobosan dalam pembangunan ekonomi. Sumber daya alam dan potensi lokal yang besar, seperti pertanian, pariwisata, dan UMKM, harus diberi dukungan penuh agar dapat bersaing di tingkat nasional maupun global.
“Kalau kita serius membangun sektor pertanian modern, mendorong UMKM naik kelas, dan mengemas pariwisata dengan konsep kekinian, Sumbar tidak akan tertinggal. Justru bisa menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Sumatera,” tambahnya.
Firdaus mengajak masyarakat untuk menjadikan usia ke-80 ini sebagai momen bangkit. Ia optimistis Sumatera Barat dapat lebih maju apabila semua elemen menjaga nilai-nilai kearifan lokal, memperkuat pendidikan, serta membuka ruang inovasi bagi generasi muda.
“Anak-anak muda Sumbar adalah aset besar. Mereka harus diberi ruang untuk berkreasi dan berinovasi. Kita tidak boleh hanya berpuas diri dengan kejayaan masa lalu. Yang lebih penting adalah menyiapkan masa depan dengan strategi yang jelas,” katanya.
Firdaus berharap HUT Sumbar ke-80 ini menjadi awal dari babak baru pembangunan Sumatera Barat. “Mari kita rawat warisan para pendiri daerah ini, dan bersama-sama mewujudkan Sumbar yang lebih maju, adil, dan sejahtera,” tutupnya.(yrp)
![Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/09/FB_IMG_1740746482061-120x86.jpg)


![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar saat meninjau kondisi Jembatan Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang tertutup material. Sabtu malam, (30/11).[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251129-WA0047-350x250.jpg)

![Pembaruan data dampak bencana hidrometeorologi oleh Pusdalops BPBD Sumbar per Sabtu, (29/11) pukul 24.00 WIB.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/1000758761-350x250.png)

![Gubernur Sumbar, Mahyeldi berikan penghargaan kepada polisi.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/10/IMG-20251001-WA0003-75x75.jpg)
![Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/FB_IMG_17535045128082-350x250.jpg)