Sabtu, 18/4/26 | 19:06 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Harga Cabai Meroket di Sumbar, Pemprov Datangkan Pasokan dari Jawa Tengah

Sabtu, 27/9/25 | 20:36 WIB

Gubernur Sumbar, Mahyeldi.[foto : ist]
Gubernur Sumbar, Mahyeldi.[foto : ist]
Padang, Scientia – Harga cabai merah keriting di Sumatera Barat (Sumbar) terus melonjak sejak awal September 2025. Dari Rp59 ribu per kilogram di awal bulan, kini harganya menembus Rp90 ribu per kilogram di pasar tradisional.

Kenaikan ini dipicu menurunnya produksi cabai lokal dan berkurangnya pasokan dari daerah lain seperti Aceh, Medan, dan Jawa yang biasanya membantu memenuhi kebutuhan pasar di Sumbar.

Fluktuasi harga tersebut menimbulkan dilema. Jika harga tinggi, konsumen yang paling terbebani. Namun, ketika harga anjlok, petani cabai yang justru menanggung kerugian. Karena itu, pemerintah menilai penting adanya keseimbangan agar petani tetap sejahtera dan masyarakat pun bisa membeli cabai dengan harga terjangkau.

Mencermati kondisi ini, Pemerintah Provinsi Sumbar tidak tinggal diam. Melalui Dinas Pangan, Pemprov berkolaborasi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumbar, Bulog, dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) untuk menstabilkan harga.

BACAJUGA

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB
KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Salah satu upaya yang dilakukan adalah program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), yakni dengan mendatangkan pasokan cabai merah keriting sebanyak 700 kilogram dari Magelang, Jawa Tengah, ke Sumbar.

Gubernur Sumbar Mahyeldi menyebut langkah ini sebagai bagian dari menjaga ketahanan pangan daerah. “Kita ingin memastikan ketersediaan cabai tetap terjaga. Dengan tambahan pasokan dari Jawa Tengah, masyarakat bisa mendapatkan cabai dengan harga yang lebih terjangkau meskipun harga di pasaran sedang melonjak,” ujarnya.

Program FDP sendiri bertujuan menjaga ketersediaan pangan dan menekan inflasi. Mekanismenya sederhana: pasokan pangan dari daerah surplus dikirim ke daerah defisit, sehingga harga tetap stabil dan tidak mengganggu daya beli masyarakat.

Langkah ini sekaligus menjadi tindak lanjut dari kerja sama antar daerah (KAD) antara Pemprov Sumbar dan Pemprov Jawa Tengah, yang memungkinkan adanya saling bantu dalam kondisi krisis pangan.

Harapan ke Depan

Pemprov Sumbar optimis bahwa dengan kolaborasi antar lembaga dan daerah, masalah harga cabai ini bisa segera teratasi. Apalagi cabai merupakan komoditas penting yang selalu memengaruhi inflasi di Sumbar.

“Kami berharap, tambahan pasokan dari Jawa Tengah ini bisa membantu menstabilkan harga dan meringankan beban masyarakat. Di sisi lain, petani cabai kita juga harus tetap mendapatkan harga yang layak agar kesejahteraan mereka terjaga,” tambah Mahyeldi.

Dengan adanya operasi pasar, masyarakat diharapkan tetap bisa membeli cabai merah keriting dengan harga lebih terjangkau, meskipun tren harga masih fluktuatif di tingkat nasional.(Adpsb)

Tags: Cabai KeritingHarga Cabai di Sumbar MeroketHarga cabai merah keriting
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

PKB Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan di Kota Padang

Berita Sesudah

Rakorsi KONI Sumbar 2025: Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Kekompakan untuk Majukan Olahraga Daerah

Berita Terkait

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.[foto : ist]

65 Kandidat Ketua DPC PKB se-Sumbar Bakal Ikuti UKK

Kamis, 16/4/26 | 20:48 WIB

Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus.Padang, Scientia - Sebanyak 65 bakal calon Ketua Tanfidz Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa...

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

KAN Pauh Kamba Diduga Cegah Pencalonan Warga, Status Adat Jadi Penghalang Pilwana

Kamis, 16/4/26 | 19:28 WIB

Padang Pariaman, Scientia — Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh Kamba, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, diduga menghambat hak politik...

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun).

Memperkuat Sinergi di Bidang Hukum Wali Kota Padang Menandatangani MoU Bersama Kepala Kajari Padang

Kamis, 16/4/26 | 17:10 WIB

Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat sinergi di bidang hukum dengan menjalin kerja sama strategis bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, melalui...

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna tentang Program Bantuan Pendidikan Tingkat Sarjana di Sampoerna University untuk tahun akademik 2026/2027.

Progul Padang Juara Pemko Padang Beasiswakan 8 Siswa ke Sampoerna University Tahun Ajaran 2027/2027

Kamis, 16/4/26 | 16:57 WIB

Melalui Program Unggulan (Progul) "Padang Juara", Pemerintah Kota (Pemko) Padang kembali menjalin Memorandum of Understanding (MoU) dengan Yayasan Putera Sampoerna...

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Reformasi Birokrasi Bawaslu Padang Didorong dari Dalam, Transparansi Jadi Fokus

Kamis, 16/4/26 | 14:07 WIB

Padang, Scientia — Bawaslu Kota Padang mempercepat agenda reformasi birokrasi dengan menitikberatkan pada penguatan tata kelola yang bersih dan akuntabel....

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Donizar Salurkan Bantuan Korban Banjir Bandang di Simpang Alahan Mati

Kamis, 16/4/26 | 13:35 WIB

Pasaman, Scientia - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Donizar, menyalurkan bantuan bagi korban banjir bandang...

Berita Sesudah
Rapat Koordinasi dan Konsultasi (Rakorsi) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Barat.[foto : ist]

Rakorsi KONI Sumbar 2025: Mahyeldi Tegaskan Pentingnya Kekompakan untuk Majukan Olahraga Daerah

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Bahasa Indonesia Formal dan Informal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Konsep Metafungsi dalam Wacana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Penggunaan Tanda Hubung (-) dan Tanda Pisah (—)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harimau vs Singa, Siapa yang Lebih Kuat? Ini Fakta Sains dan Kasus Nyatanya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • TERAS
    • EKONOMI
    • HUKUM
    • POLITIK
    • DAERAH
    • EDUKASI
    • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026