
Bukittinggi, Scientia.id – Penyaluran zakat oleh Baznas Kota Bukittinggi kepada 128 mustahik menjadi momen penting yang tidak hanya menunjukkan kepedulian sosial, tetapi juga komitmen terhadap transparansi dan tanggung jawab publik.
Dalam acara yang digelar di Kantor Baznas Bukittinggi, Staf Ahli Wali Kota Bidang Administrasi dan Keuangan, Melfi Abra, menegaskan bahwa pemerintah berkepentingan memastikan bahwa zakat benar-benar sampai kepada yang berhak.
“Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah bentuk tanggung jawab dan keterbukaan kepada publik. Pemerintah juga memiliki peran dalam mengawasi penyaluran zakat agar benar-benar tepat sasaran,” ujarnya.
Zakat yang disalurkan berasal dari berbagai kalangan, di mana sekitar 70 persen di antaranya merupakan zakat dari ASN Pemko Bukittinggi. Melfi berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para mustahik sesuai kebutuhan mereka, agar tujuan dari para muzakki tersampaikan secara utuh.
Ketua Baznas Bukittinggi, Yasril Rahmadian, dalam laporannya menyebutkan total dana yang disalurkan sebesar Rp60.250.000 melalui empat program utama, Bukittinggi Cerdas, Bukittinggi Sehat, Bukittinggi Peduli dan Bukittinggi Makmur.
Menurutnya, program ini dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pendidikan, kesehatan, bantuan sosial, hingga penguatan ekonomi mustahik.
Kepala Kemenag Bukittinggi, Eri Iswandi, turut memberikan apresiasi atas kinerja Baznas yang dinilai bergerak cepat meski baru beberapa bulan terbentuk.
“Baznas menunjukkan niat baik dan keseriusan dalam melayani umat. Semoga ke depan program-programnya semakin luas dan manfaatnya makin dirasakan,” katanya.
Baca Juga: Sertijab Camat ABTB, SI Bukittinggi Harap Pamong yang Arif dan Bijaksana
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran OPD, camat, dan tokoh masyarakat, menandakan dukungan penuh lintas sektor terhadap optimalisasi peran Baznas di Bukittinggi. (*)










