Senin, 01/12/25 | 03:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

Ngeri! Bocah 13 Tahun Tewas Usai Lahap 3 Bungkus Mie Instan Mentah

Selasa, 26/8/25 | 21:02 WIB

Jakarta, Scientia.id – Kebiasaan aneh makan mie instan mentah sebagai camilan ternyata bisa berujung maut. Seorang bocah laki-laki berusia 13 tahun di Kairo, Mesir, dilaporkan meninggal dunia setelah menelan tiga bungkus mie instan kering sekaligus dalam waktu singkat.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (25/8) malam. Menurut laporan media setempat yang dikutip Daily Mail UK (26/8/2025), anak tersebut awalnya terlihat sehat-sehat saja. Namun, sekitar 30 menit setelah menyantap mie mentah, ia mulai mengeluh sakit perut hebat, keluar keringat berlebih, dan muntah tanpa henti. Kondisinya terus memburuk hingga akhirnya tak tertolong.

Polisi sempat menginterogasi pemilik toko tempat mie instan itu dibeli, khawatir produk tidak layak konsumsi. Namun hasil pemeriksaan laboratorium memastikan mie tersebut tidak tercemar zat berbahaya. Autopsi mengungkap kematian korban diduga akibat gangguan pencernaan akut atau penyumbatan usus karena jumlah mie mentah yang dikonsumsi terlalu banyak.

BACAJUGA

Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari: Rahasia Awal Hari yang Sehat

Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Rabu, 19/11/25 | 08:29 WIB
Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Jalan 5.000 Langkah Sehari Bisa Lambatkan Risiko Alzheimer

Jumat, 07/11/25 | 19:08 WIB

Kasus ini memicu perdebatan hangat di Mesir tentang bahaya mie instan dan pengawasan makanan olahan. Pasalnya, kebiasaan menyantap mie mentah bukan hal baru. Tantangan “Eat Ramen Raw” bahkan sempat viral di TikTok, mendorong anak-anak dan remaja untuk menelan mie kering langsung dari bungkusnya.

Para pakar gizi mengingatkan, mie instan mentah sulit dicerna tubuh. Teksturnya yang keras dapat menyebabkan usus tersumbat, sementara kandungan natriumnya yang tinggi bisa memicu dehidrasi parah. WHO sendiri merekomendasikan konsumsi sodium harian maksimal 2.000 miligram, sedangkan satu bungkus mie instan bisa mengandung lebih dari 1.300 miligram.

“Kalau dikonsumsi berlebihan, apalagi mentah, risiko gangguan usus hingga kematian tetap ada,” ujar Prof. Lauren Ball dari University of Queensland.

Baca Juga: Hobi Makan Mi Campur Nasi? Awas! ini Bahaya Jangka Panjangnya

Tragedi ini diharapkan jadi peringatan keras, bukan hanya di Mesir, tapi juga di negara lain di mana mie instan sering dijadikan camilan instan tanpa dimasak. (*)

Tags: KesehatanMi Instan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Sumbar Siap Jadi Pusat Ekonomi Syariah, Generasi Muda Didukung Melek Investasi

Berita Sesudah

Tak Sekadar Terang, Integrasi Listrik Dongkrak Produktivitas Petani Bawang

Berita Terkait

Golongan Darah O Disebut Punya Perlindungan Alami terhadap Serangan Jantung

Fenotipe Bombay dan Golden Blood: Dua Golongan Darah Terlangka yang Penting untuk Medis

Rabu, 26/11/25 | 06:41 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kasus transfusi darah yang membutuhkan kecocokan ekstrem kerap membuka fakta bahwa tidak semua golongan darah memiliki jumlah...

Paninggahan Mantapkan Diri Jadi Nagari Creative Hub, Supri Ardi Bekali Pemuda Literasi Digital dan Keamanan Siber

Paninggahan Mantapkan Diri Jadi Nagari Creative Hub, Supri Ardi Bekali Pemuda Literasi Digital dan Keamanan Siber

Kamis, 20/11/25 | 09:19 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Aula Kantor Wali Nagari Paninggahan terasa semarak pada Rabu, 19 November 2025. Puluhan pemuda memenuhi ruangan...

Saatnya Kampus 2 UIN IB Berbenah: Mahasiswa Berhak atas Fasilitas yang Layak

Saatnya Kampus 2 UIN IB Berbenah: Mahasiswa Berhak atas Fasilitas yang Layak

Senin, 17/11/25 | 18:08 WIB

Padang, Scientia.id - Setiap mahasiswa berhak mendapatkan fasilitas akademik yang layak untuk menunjang kelancaran studi. Ironisnya, keluhan mengenai fasilitas yang...

Dosen Unand Pramono Raih Penghargaan Pelestarian Naskah Kuno Perpusnas RI

Dosen Unand Pramono Raih Penghargaan Pelestarian Naskah Kuno Perpusnas RI

Rabu, 29/10/25 | 05:53 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, kabar membanggakan untuk Kabupaten Dharmasraya. Salah seorang putra terbaik daerah...

Caleg di Angkot

Nyaris Mati di Atas Vespa: Sepotong Kenangan di Masa SMA

Senin, 27/10/25 | 07:37 WIB

Oleh: ALFITRI (Dosen Departemen Sosiologi FISIP Universitas Andalas)   Banyak cara siswa SMA era 1980-an mengisi malam minggu mereka. Sebagian...

UNAND, USU, dan UNSOED Perkuat Kerja Sama dalam Studi Bahasa, Sastra, Budaya Jepang

Seminar Nasional Budaya Jepang Bahas Adaptasi Keigo, Omamori, dan Kaguya-hime di Era Digital

Kamis, 23/10/25 | 22:38 WIB

Padang, Scientia.id - Transformasi budaya Jepang di tengah gempuran teknologi global menjadi sorotan utama dalam Seminar Nasional Dinamika Bahasa, Sastra,...

Berita Sesudah
Tak Sekadar Terang, Integrasi Listrik Dongkrak Produktivitas Petani Bawang

Tak Sekadar Terang, Integrasi Listrik Dongkrak Produktivitas Petani Bawang

POPULER

  • Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]

    PDAM Padang Kerahkan Mobil Tangki Gratis, Krisis Air Bersih Dipastikan Tetap Terkendali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPW PKB Sumbar dan DKW Panji Bangsa Gerak Cepat Salurkan Sembako di Padang Pariaman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Walikota Padang Desak PDAM Percepat Perbaikan IPA

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa Indonesia itu Mudah atau Sulit?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Sastra Melayu Klasik dalam Kehidupan Masyarakat Lampau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumbar Terus Bertambah, Tercatat 129 Orang Meninggal Dunia dan 86 Hilang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024