Selasa, 26/5/26 | 05:10 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Catat, Ini Besaran Nominal Zakat Fitrah di Dharmasraya

Senin, 18/3/24 | 16:47 WIB

Dharmasraya, Scientia – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Dharmasraya pimpin rapat penghitungan dan penetapan besaran Zakat Fitrah yang dikonversikan dengan mata uang tahun 1445 H / 2024 M di kantor setempat, Senin (18/3/2024)

Rapat ini di ikuti oleh Kepala Dinas Kumperdag, Staf Khusus Bupati, Kabag Kesra, Ketua Baznas, Ketua MUI, Ketua PC Muhammadiyah, Ketua PC Perti, Ketua PC Nahdatul Ulama, dan Kepala KUA se-Kabupaten Dharmasraya.

Kepala Kantor Kemenag Dharmasraya, Okto Verisman mengatakan zakat fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan oleh setiap muslim pada bulan Ramadhan sebelum salat Idul Fitri

BACAJUGA

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Bahasa Estetik dalam Luka “Gaza Tak Pernah Sunyi” Karya Hardi

Senin, 25/5/26 | 00:01 WIB
Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

“Zakat fitrah berupa bahan makanan pokok yang disesuaikan dengan kebiasaan masyarakat setempat,” ungkapnya

Rapat tersebut digelar untuk menghasilkan keputusan bersama dalam mengkonversi zakat fitrah ini sesuai dengan harga beras yang dipresentasikan Kepala Dinas Kumperdag, dan kepala KUA.

Untuk kategori pembayaran zakat fitrah untuk wilayah Kabupaten Dharmasraya dibagi menjadi empat kategori sebagai berikut :

Petama, kategori I harga beras Rp.18.000 per kilo sebesar Rp. 45.000;

Kedua, kategori II harga beras Rp.16.000 per kilo sebesar Rp. 40.000;

Ketiga, kategori III harga beras Rp.14.000 per kilo sebesar Rp. 35.000 dan

Terakhir, kategori IV harga beras Rp.13.000 per kilo sebesar Rp. 32.500

Sedangkan besaran untuk pembayaran fidiyah telah disepakati bersama dengan tingkatan sebagai berikut :
1. Rp. 80.000,-
2. Rp. 60.000,-
3. Rp. 40.000,-
4. Rp. 30.000,-

” Penetapan besaran nominal zakat fitrah dan fidyah yang akan dibayarkan oleh masyarakat nanti adalah untuk menghindarkan kesalahpahaman masyarakat terkait besaran zakat fitrah, dan tentunya memberikan pilihan yang tepat kepada masyarakat sesuai dengan makanan yang dikonsumsinya setiap hari” ucap Okto Verisman sambil menutup rapat. (tnl)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Melihat Pusat Kuliner Pabukoan di Jorong Seberang Mimpi Sarino

Berita Sesudah

Pemkab Dharmasraya Dukung Program Pendidikan Karakter Anak

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Bahasa Estetik dalam Luka “Gaza Tak Pernah Sunyi” Karya Hardi

Senin, 25/5/26 | 00:01 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Di tanah ini, sejarah bukan hanya di...

Menemukan Waktu dalam Langkah

Air Minum dan Kebiasaan Baru

Minggu, 24/5/26 | 20:18 WIB

Salman Herbowo (Kolumnis Rubrik Renyah)   Belakangan ini, saya menyadari bahwa kehidupan modern sering melekat pada benda-benda kecil yang selalu...

Regulasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Perguruan Tinggi

Regulasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Perguruan Tinggi

Minggu, 24/5/26 | 20:02 WIB

Oleh: Intan Rhaudhatul Jannah (Mahasiswa Program Studi Administrasi Publik Universitas Andalas) Kekerasan berbasis gender di lingkungan kampus bukanlah sebuah cerita...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Sumpah Pemuda: Tonggak Perkembangan Sastra Indonesia

Minggu, 24/5/26 | 19:17 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Minggu, 24/5/26 | 18:09 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra (Guru SMA 1 Ranah Pesisir, Pesisir Selatan)   Pesisir Selatan merupakan salah satu kabupaten di Sumatera...

Roni Aprianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Dharmasraya Periode 2026-2029

Roni Aprianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Dharmasraya Periode 2026-2029

Minggu, 24/5/26 | 17:38 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Konferensi ke-IV Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Kabupaten Dharmasraya sukses digelar dengan semangat kebersamaan di "Cafe Saya...

Berita Sesudah

Pemkab Dharmasraya Dukung Program Pendidikan Karakter Anak

Discussion about this post

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Bahasa Estetik dalam Luka “Gaza Tak Pernah Sunyi” Karya Hardi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Regulasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan di Perguruan Tinggi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Roni Aprianto Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PWI Dharmasraya Periode 2026-2029

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Duka Cita atau Dukacita?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026