Selasa, 02/6/26 | 21:19 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS

Kementerian Agama RI Tetapkan Awal Puasa Ramadhan Pada Selasa Mendatang

Minggu, 10/3/24 | 20:42 WIB
Menteri Agara RI, Yaqut Cholis Qoumas saat menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1445 H. Minggu, (10/03/2024) [foto : screnshoot]
Menteri Agara RI, Yaqut Cholis Qoumas saat menyampaikan hasil sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1445 H. Minggu, (10/03/2024) [foto : screnshoot]

Jakarta, Scientia – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan 1 Ramadhan(awal puasa) jatuh pada hari Selasa, (12/03/2024). Hal itu diasampaikan oleh Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas usai sidang isbat penetapan 1 Ramadhan 1445 H pada Minggu, (10/03/2024).

Dia mengatakan, ketinggian hilal di seluruh wilayah Indonesia saat ini berada pada posisi minus 0 derajat 20,2 menit sampai dengan 0 derajat 52,09 menit dan sudut elongasi 2 derajat 14,78 menit hingga 2 derajat 41,84 menit. Perhitungan itu berdasarkan metode Hisab terkait posisi ketinggian hilal.

“Kementerian agama dalam menetapkan awal bulan qomariah, khususnya bulan Ramadhan, Syawal, dan Dzuhijah menggunakan mekanisme sidang isbat. Mekanisme ini dilakukan untuk bermusyawarah dengan para pakar falaq, astronomi, wakil rakyat, MUI dan perwakilan ormas islam seluruh Indonesia,” ujar Yaqut.

Kata Yaqut, hasil musyawarah tersebut berdasarkan hasil Hisab dan Rukyat yang telah dilaksanakan oleh tim Hisab dan Rukyat Kementerian agama RI. Proses itu juga melalui konfirmasi kepada sejumlah petugas kementerian agama di daerah yang di tempatkan pada 134 titik lokasi di seluruh Indonesia.

BACAJUGA

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

Senin, 01/6/26 | 08:57 WIB
Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Kemudian Indonesia dan beberapa negara di Asean yang tergabung dalam MABIMS, yaitu Menteri Agama Brunei Darrussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura pada tahun 1021 lalu bersepakat bahwa kriteria dan visibilas hilal atau imkanur rukyat 1 Ramadhan berada pada ketinggian hilal 3 derajat dan sudut elongasi 6,4 derajat. Kesepakatan tersebut menjadi pedoman 4 negara Mabims dalam menetapkan awal bulan qomariah.

“Berdasarkan Hisab di beberapa daerah di Indonesia sudah berada di atas ufuk dan tidak memenuhi kriteria MABIMS serta ketiadaan laporan melihat hilal. Oleh karena itu secara mufakat 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada hari Selasa (12/03/2024).

Yaqut berharap, dengan hasil sidang isbat teraebut, seluruh masyarakat Indonesia dapat melakukan ibadah puasa dengan kehusyukan meskipun terdapat perbedaan dalam waktu memulai pelaksanaannya. Namun, dalam perbedaan itu mesti tetap saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai – nilai toleransi, sehingga tercipta susasa yang kondusif.

“Meskipun ada perbedaan, itu lumrah saja. Marila kita saling menghormati atas perbedaan itu,” tutup Yaqut.(YRP)

ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Kata Maaf: Tidak Sesederhana Hurufnya

Berita Sesudah

Masjid Jami’ Tarok Dapat Hibah Rp5 Miliar Dari Pemko Bukittinggi

Berita Terkait

Rendang Lokan, Makanan Khas Pesisir Selatan

Memahami Makna Peribahasa “Muluik Manih Kucindan Murah”

Senin, 01/6/26 | 08:57 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra (Guru SMA 1 Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan)   Minangkabau memiliki banyak peribahasa. Peribahasa merupakan kelompok...

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Kader Fatayat NU Diminta Optimalkan Pemanfaatan Teknologi di Era Digital

Senin, 01/6/26 | 08:55 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Wakil Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Dharmasraya, H. Junaindra Sumawan, S.TP, menjadi pembicara dalam sarasehan Pelantikan Pimpinan...

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

Minggu, 31/5/26 | 23:50 WIB

Oleh: Najwa Maliha Zharfa (Mahasiswa Prodi S1 Akuntansi dan Mahasiswa MKWK Bahasa Indonesia Universitas Andalas)   Siapa yang tidak mengenal...

Gaya Bahasa dalam Lagu, Teater, dan Cerpen Kajian Stilistika

Kue Asida: Makanan Para Raja Riau yang Hampir Punah

Minggu, 31/5/26 | 23:45 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Andalas dan Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif)...

Ironi Nasib Anak Perempuan di Tengah Himpitan Ekonomi

Kebebasan Perempuan dalam Film “Gowok” Analisis Semiotika Christian Metz

Minggu, 31/5/26 | 23:30 WIB

Oleh: Adela Damanik (Mahasiswi Sastra Indonesia dan  Anggota UKMF Labor Penulisan Kreatif Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas)   Film Gowok:...

Nilai-Nilai Religius pada Karya Andreas Gryphius

Manusia yang Selalu Kekurangan Tiga Puluh Peso

Minggu, 31/5/26 | 23:11 WIB

Oleh: Hilda Septriani (Dosen Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Padjadjaran)   "Membaca Ulang “Surat buat Tuhan” di Tengah Budaya Tak Pernah...

Berita Sesudah

Masjid Jami' Tarok Dapat Hibah Rp5 Miliar Dari Pemko Bukittinggi

Discussion about this post

POPULER

  • Petinju dan Peninju; Manakah yang Benar?

    Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Delivia Nazwa Syafiariza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jastip Peluang Bisnis Anak Muda di Tengah Tren Konsumtif

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata Ganti Orang Ketiga “Beliau”, “Dia”, dan “Ia” dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026