
Dharmasraya, Scientia.id – Polres Dharmasraya menggelar konferensi pers hasil Operasi Pekat Singgalang 2026 di Mapolres setempat, Nagari Gunung Medan, Senin (2/3/2026).
Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., mengatakan operasi yang berlangsung pada 12–28 Februari 2026 tersebut berhasil mengungkap sejumlah kasus target operasi (TO) maupun non-TO.
Kasus yang diungkap meliputi judi slot online, peredaran minuman keras (miras), praktik prostitusi (PSK), balap liar, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), hingga tindak pidana narkoba.
Dalam operasi yang melibatkan 136 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Kesbangpol itu, petugas menyita 275 botol miras, 270 liter tuak, 167 knalpot brong, sembilan unit sepeda motor dan satu unit mobil hasil curanmor, uang tunai Rp233.000 dari praktik judi, serta narkoba jenis sabu seberat 21,29 gram dan ganja 519,4 gram.
Selain barang bukti, petugas juga mengamankan 10 tersangka yang terdiri dari dua pelaku curanmor, satu pelaku judi, dan tujuh pelaku narkoba.
AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, S.I.K., M.A.P., mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama Ramadan hingga seterusnya.
Ia menegaskan, pihaknya akan melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) serta Operasi Ketupat 1447 H Tahun 2026 guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, mengapresiasi pelaksanaan Operasi Pekat Singgalang 2026 yang digelar Polres Dharmasraya bersama tim gabungan.
Ia menyampaikan, sebelum Ramadan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama kepolisian telah mengeluarkan surat edaran terkait larangan penyakit masyarakat, seperti penyalahgunaan narkoba dan prostitusi. Menurutnya, imbauan tersebut memberikan dampak positif setelah ditindaklanjuti dengan razia gabungan.
“Razia dilakukan bersama karena keterbatasan kewenangan Pemda dalam penindakan, sehingga diperlukan sinergi dengan aparat penegak hukum, TNI, Satpol PP, Dishub dan Kesbangpol,” ujarnya.
Annisa berharap kegiatan serupa tidak hanya dilakukan selama Ramadan, tetapi juga secara berkala guna menekan angka penyakit masyarakat di Dharmasraya.
Senada Ketua DPRD Dharmasraya, Jemi Hendra, turut mengapresiasi kinerja Polres Dharmasraya dalam pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat).
Menurutnya, operasi yang berlangsung sejak Februari tersebut menunjukkan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Baca Juga: Pererat Silaturahmi, Polres Dharmasraya Ajak OKP Se-Kabupaten Bukber dan Dialog
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Dharmasraya,” pungkasnya. (tnl)









