Bukittinggi, Scientia – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah meresmikan Poliklinik Eksekutif, ruang rawat inap VVIP, serta fasilitas kemoterapi modern di RSUD dr. Achmad Muchtar Bukittinggi, Kamis (29/1). Peresmian ini menandai langkah serius Pemerintah Provinsi Sumbar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar masyarakat memperoleh pelayanan medis berstandar tinggi di daerah sendiri.
Mahyeldi menegaskan, pengembangan fasilitas tersebut bertujuan menghadirkan layanan kesehatan yang representatif, baik dari sisi peralatan, fasilitas, maupun mutu pelayanan. Dengan peningkatan ini, masyarakat Sumbar diharapkan tidak lagi harus berobat ke luar daerah atau bahkan ke luar negeri.
“Selama ini animo masyarakat untuk berobat ke luar negeri masih tinggi karena fasilitas di daerah belum lengkap. Sekarang, layanan itu sudah tersedia di RSUD Achmad Muchtar. Masyarakat tidak perlu lagi ke luar negeri,” kata Mahyeldi.
Ia menekankan, kehadiran Poliklinik Eksekutif dan ruang VVIP bukan untuk membedakan perlakuan antar pasien, melainkan untuk menjawab kebutuhan layanan yang beragam. Mahyeldi memastikan peningkatan fasilitas tersebut tidak akan mengurangi kualitas pelayanan bagi masyarakat umum.
“Dengan adanya layanan ini, mutu pelayanan di sektor lain tidak akan menurun. Saya pastikan itu,” tegasnya.
Gubernur juga mengingatkan seluruh rumah sakit agar tidak menolak pasien dengan alasan keterbatasan biaya. Menurutnya, negara harus hadir memastikan seluruh masyarakat, termasuk warga kurang mampu, tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan bermartabat melalui berbagai skema pembiayaan dan bantuan.
Sementara itu, Direktur RSUD dr. Achmad Muchtar Bukittinggi, Busril, menyampaikan bahwa kehadiran fasilitas baru diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan dan jumlah kunjungan masyarakat. Ia menegaskan, rumah sakit tersebut tidak hanya menawarkan fasilitas modern, tetapi juga pelayanan berkualitas dengan biaya yang terjangkau.
“Kehadiran Poliklinik Eksekutif ini diharapkan bisa menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini memilih berobat ke luar daerah atau ke luar negeri. Kini layanan berkualitas dengan fasilitas representatif sudah tersedia di RSUD Achmad Muchtar,” ujarnya.
Busril mengungkapkan, RSUD Achmad Muchtar saat ini telah mampu memberikan layanan kanker secara komprehensif, mulai dari kemoterapi, radioterapi, hingga perawatan lanjutan. Dalam satu tahun terakhir, rumah sakit tersebut tercatat telah menangani lebih dari 7.000 pasien kanker.
“Pasien tidak hanya membutuhkan terapi medis, tetapi juga empati, kenyamanan, dan harapan untuk sembuh. Itu yang kami upayakan hadir di RSUD Achmad Muchtar,” katanya.
Saat ini, RSUD Achmad Muchtar didukung oleh 65 dokter spesialis dan subspesialis, serta sekitar 40 dokter yang sedang dan akan menyelesaikan pendidikan. Manajemen rumah sakit juga tengah menyiapkan penambahan 100 tempat tidur, khususnya untuk ruang perawatan bedah, guna mengantisipasi tingkat keterisian yang tinggi.
Selain itu, RSUD Achmad Muchtar telah ditetapkan sebagai Rumah Sakit Pendidikan Utama (RSPU) bagi Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang (UNP) dan tengah berupaya mencapai target sebagai rumah sakit kelas A berstandar internasional.
Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Bukittinggi, perwakilan Pemerintah Kabupaten Agam, pimpinan OPD Pemprov Sumbar, BPJS Kesehatan Sumbar, perbankan, serta jajaran manajemen RSUD dr. Achmad Muchtar.(yrp)









