Jumat, 23/1/26 | 22:21 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EDUKASI

HI UNAND dan Muhammadiyah Sumbar Bahas ABS-SBK dan Global Values

Jumat, 23/1/26 | 20:56 WIB

Padang, Scientia-Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumatera Barat (PWM SUMBAR) melalui Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) bekerja sama dengan Departemen Hubungan Internasional Universitas Andalas (HI UNAND) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat pada Senin, 17 November 2025, bertempat di Kampus Pascasarjana FISIP Universitas Andalas.

FGD ini membahas penguatan falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai nilai dasar kehidupan masyarakat Minangkabau yang dinilai belum terimplementasi secara optimal dalam kebijakan publik maupun praktik sosial di Sumatera Barat.

Kegiatan ini melibatkan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sumbar, akademisi Departemen HI UNAND, serta para pakar adat, sejarah, budaya, dan politik. Muhammadiyah Sumbar ditunjuk sebagai pihak yang akan menyusun rumusan risalah ABS-SBK sebagai rekomendasi kebijakan bagi pemerintah daerah. Ketua LHKP PWM Sumbar dalam pengantarnya menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat belum memiliki tindak lanjut konkret terkait falsafah ABS-SBK. Padahal, ABS-SBK merupakan identitas dan pedoman hidup masyarakat Minangkabau.

BACAJUGA

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Minggu, 21/12/25 | 08:01 WIB
Himasekta Peduli dan KMBR Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Gurun Laweh

Himasekta Peduli dan KMBR Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Gurun Laweh

Senin, 08/12/25 | 19:09 WIB

FGD ini bertujuan untuk mengkaji kembali makna ABS-SBK dari perspektif adat dan syarak, menghimpun masukan akademik dan praktis dari para pakar, menyempurnakan draft risalah ABS-SBK yang telah disusun tim pengkaji, serta merumuskan panduan implementasi ABS-SBK yang dapat diusulkan ke pemerintah dalam bentuk Perda, Pergub, maupun kebijakan lainnya.

Para narasumber menilai bahwa ABS-SBK saat ini lebih banyak menjadi slogan dan hafalan, bukan amalan. Dalam dinamika sosial dan politik, nilai-nilai ABS-SBK dinilai mengalami degradasi, minim proses akademisasi, dan belum menyentuh perilaku masyarakat sehari-hari. Sejarawan dan budayawan menyoroti lemahnya keteladanan kepemimpinan, rendahnya budaya tertib, kejujuran, serta masih maraknya praktik sosial yang bertentangan dengan nilai adat dan syarak. ABS-SBK dinilai harus kembali dihidupkan sebagai nilai praktik, bukan sekadar simbol budaya. Disamping itu, dalam pemaparannya, narasumber juga membahas komparasi serta kompatibilitas ABS-SBK dengan nilai-nilai positif yang dipraktekkan di negara maju, khususnya negara Barat.

Berbagai rekomendasi mengemuka dalam diskusi tersebut, di antaranya perlunya pengelompokan persoalan ABS-SBK secara sistematis pada level makro yang mencakup norma dan nilai, level meso yang berkaitan dengan peran lembaga dan organisasi, serta level mikro yang menyentuh perilaku individu dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penguatan pendidikan ABSSBK dinilai penting melalui redefinisi konsep “adat nan sabana adat” agar lebih kontekstual dengan perkembangan zaman. Implementasi ABS-SBK juga disarankan berbasis nagari dengan menghidupkan kembali peran “tungku tigo sajarangan” sebagai pilar sosial masyarakat Minangkabau. Para peserta FGD turut menekankan pentingnya penyusunan teks dan narasi baru ABS-SBK yang lebih kritis, komunikatif, dan relevan bagi generasi muda, serta pengembangan forum diskusi, workshop budaya, dan pendekatan etnografis populer agar nilai-nilai ABS-SBK dapat dipahami dan diamalkan secara lintas generasi.

Tags: #ABS SBKUnand
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Pemko Padang Komitmen Dukung Percepatan Pembebasan Lahan Sukseskan PSN di Kota Padang.

Berita Sesudah

Pemko Padang Akan Revitalisasi Klenteng See Hien Kiong

Berita Terkait

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Dari FIB Unand untuk Anak Nagari: Mendongeng dan Menguatkan Anak Korban Bencana di Bayang Utara 

Minggu, 21/12/25 | 08:01 WIB

Dekan, Wakil Dekan, Manajer serta tim dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unand (Foto: Ist) Padang, Scientia.id - Fakultas Ilmu Budaya...

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Alfitri Raih Doktor dengan Disertasi Kolaborasi Pengelolaan Sampah Plastik

Jumat, 19/12/25 | 07:58 WIB

Padang, Scientia— Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas (Unand), Alfitri, resmi menamatkan studi doktoralnya (S3) di...

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Rabu, 17/12/25 | 20:50 WIB

Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar saat melepas mahasiswa UNP KKN Tanggap Darurat Bencana, Rabu (17/12). (SCIENTIA/Wahyu Amuk) Padang, SCIENTIA -...

Sekolah Rakyat Kota Padang Bentuk Kolaborasi Perguruan Tinggi Dukung Program Prioritas Presiden

Sekolah Rakyat Kota Padang Bentuk Kolaborasi Perguruan Tinggi Dukung Program Prioritas Presiden

Rabu, 17/12/25 | 20:41 WIB

Padang, SCEINTIA - Perguruan Tinggi memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Terlebih lagi, ini merupakan program prioritas...

Angkat Tema “Negeri dan Ironi”, Festival Sastra Marah Rusli 2025 Soroti Realitas Sosial Indonesia

Angkat Tema “Negeri dan Ironi”, Festival Sastra Marah Rusli 2025 Soroti Realitas Sosial Indonesia

Selasa, 16/12/25 | 22:39 WIB

Padang, Scientia.id - Komitmen menjaga kesinambungan tradisi sastra di Sumatera Barat kembali diwujudkan melalui Festival Sastra Marah Rusli 2025. Kegiatan...

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Selasa, 16/12/25 | 12:11 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Departemen Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) akan menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk “Ilia Mudiak” di...

Berita Sesudah
Pemerintah Kota Padang berencana merevitalisasi Klenteng See Hien Kiong yang berlokasi di Jalan Klenteng No. 312, Kelurahan Kampung Pondok, Kecamatan Padang Barat.(Foto:Ist)

Pemko Padang Akan Revitalisasi Klenteng See Hien Kiong

POPULER

  • Diksi Cantik sebagai Identitas Perempuan di Instagram

    Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Personifikasi dalam Puisi “Lukisan Berwarna” Karya Joko Pinurbo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Berbagai Istilah Urutan Waktu dalam Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Persiapan Jemaah Haji Kota Padang 1447 Hijriah Sebanyak 193 Orang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Persoalan Ketersediaan Air Bersih Kota Padang Butuh 228 Sumur Bor

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Sawah ke Timeline: Kisah Kata “Ani-ani” yang Berubah Arti

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024