
Kabupaten Solok, Scientia.id – Pemerintah Kabupaten Solok terus membenahi tata kelola persampahan melalui pembahasan khusus terkait pengelolaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem pengolahan sampah berjalan lebih efektif dan ramah lingkungan.
Rapat yang digelar di Arosuka tersebut menghadirkan pimpinan perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait. Fokus diskusi diarahkan pada peningkatan kapasitas TPA regional serta penguatan koordinasi antarinstansi.
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Solok, Jefrizal, menegaskan bahwa persoalan sampah membutuhkan keterlibatan semua pihak, bukan hanya satu dinas teknis.
“Urusan pengelolaan TPA tidak bisa diserahkan kepada satu OPD saja. Diperlukan kerja sama lintas sektor agar pengelolaannya benar-benar berjalan maksimal dan berkesinambungan,” kata Jefrizal.
Ia juga menekankan pentingnya pengelolaan TPA yang sesuai dengan standar lingkungan. Menurutnya, pengoperasian TPA harus memperhatikan aspek keberlanjutan agar tidak menimbulkan persoalan baru di kemudian hari.
Selain itu, pemerintah daerah meminta perangkat terkait segera menyusun langkah teknis dan rekomendasi operasional guna meningkatkan kinerja TPA regional di Kabupaten Solok.
Baca Juga: Wabup Solok H Chandra Hadiri HUT Solok Selatan ke-22
Melalui upaya ini, Pemkab Solok menargetkan terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan sehat bagi masyarakat sekitar. (*)








![Empat orang Calon Ketua DPW PKB Sumbar mengikuti UKK di DPP.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2026/01/IMG-20260109-WA0005-75x75.jpg)
