Jumat, 27/2/26 | 16:39 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TIPS

Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Rabu, 19/11/25 | 08:29 WIB

Jakarta, Scientia.id – Kebiasaan orang saat bangun tidur memang berbeda-beda. Ada yang langsung mencari segelas air dingin untuk memulai hari dengan sensasi segar, sementara sebagian lainnya memilih air hangat karena terasa lebih nyaman di perut. Meski terlihat sederhana, pilihan suhu air ternyata punya peran terhadap cara tubuh memulai aktivitasnya di pagi hari.

Sebuah riset yang dimuat dalam jurnal Nutrients menunjukkan bahwa suhu air dapat memengaruhi gerakan lambung. Penelitian yang dilakukan dengan bantuan USG itu menemukan bahwa air dingin membuat kontraksi lambung berjalan lebih lambat. Efeknya, tubuh menerima energi lebih sedikit setelah minum. Sebaliknya, air hangat membantu pencernaan bekerja lebih cepat dan lebih stabil.

Temuan ini sejalan dengan pengamatan lain yang menyebut bahwa air hangat membuat otot perut lebih rileks dan membantu meredakan rasa kembung. Banyak orang yang memiliki keluhan pencernaan di pagi hari merasa lebih nyaman setelah minum air hangat. Air dingin justru bisa membuat perut terasa tegang sesaat, terutama bagi mereka yang proses pencernaannya cenderung lambat.

BACAJUGA

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kamis, 05/2/26 | 13:59 WIB
Perut Buncit (Foto: Ist)

Hempas Mudah Perut Buncit, Ini Caranya

Rabu, 04/2/26 | 15:29 WIB

Selain memengaruhi perut, suhu air juga memberi dampak pada sistem saraf dan energi. Air hangat memberikan efek bangun yang lebih lembut karena melancarkan aliran darah. Sementara itu, air dingin memicu reaksi cepat pada saraf simpatik, menghasilkan sensasi segar yang bisa menghilangkan kantuk dalam waktu singkat.

Kebiasaan minum kedua jenis air ini juga berbeda. Air hangat biasanya diminum pelan-pelan sehingga tubuh terhidrasi dengan lebih bertahap. Air dingin sering diteguk lebih cepat, cocok setelah berolahraga atau ketika cuaca sedang panas. Pengaruhnya terhadap metabolisme pun tidak sama. Air hangat membantu menaikkan suhu tubuh secara perlahan, sedangkan air dingin sedikit meningkatkan kerja tubuh untuk menghangatkan cairan yang masuk.

Suhu air juga berdampak pada sirkulasi. Air hangat membantu memperlebar pembuluh darah sehingga aliran darah lebih lancar, yang bisa mengurangi rasa pegal setelah bangun tidur. Air dingin, sebaliknya, membuat pembuluh darah menyempit untuk sementara sehingga memberikan sensasi segar yang kuat.

Baca Juga: Walikota Padang Persiapkan Tenaga Kesehatan Untuk Ke Jerman

Meski begitu, tidak ada pilihan yang benar atau salah. Air hangat lebih unggul untuk mendukung pencernaan dan kenyamanan tubuh, sementara air dingin memberi dorongan energi lebih cepat. Apa pun pilihan Anda, memastikan tubuh tetap mendapatkan cukup cairan di pagi hari adalah hal yang paling penting. (*)

Tags: KesehatanTipsTips Kesehatan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Firdaus Minta Capaian Fiskal Pemprov Harus Nyata Dirasa Masyarakat

Berita Sesudah

Dua PAW Wali Nagari Resmi Dilantik, Sekda Agam Tekankan Penguatan Layanan dan Pembangunan

Berita Terkait

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kamis, 05/2/26 | 13:59 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kasus kanker kolorektal yang kian banyak menyerang usia muda kini mendapat sorotan baru dari dunia medis. Pola...

Perut Buncit (Foto: Ist)

Hempas Mudah Perut Buncit, Ini Caranya

Rabu, 04/2/26 | 15:29 WIB

Jakarta, Scientia.id - Lemak yang menumpuk di perut tidak selalu terlihat dari luar. Justru lemak yang tersembunyi di sekitar organ...

Chat GPT

Awas! Ketergantungan ChatGPT Turunkan Kemampuan Berpikir

Minggu, 25/1/26 | 10:15 WIB

Padang, Scientia.id - Chatbot AI seperti ChatGPT dan Gemini kini makin melekat dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sejumlah penelitian memperingatkan dampaknya...

Peneliti Temukan Buah Paling Sehat di Dunia, Ini Jawabannya

8 Buah yang Baik untuk Ginjal, Aman Dikonsumsi Setiap Hari

Jumat, 09/1/26 | 19:10 WIB

Padang, Scientia.id - Ginjal bekerja tanpa henti menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Agar fungsinya tetap optimal, asupan...

Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Jalan 5.000 Langkah Sehari Bisa Lambatkan Risiko Alzheimer

Jumat, 07/11/25 | 19:08 WIB

Jakarta, Scientia.id - Penyakit Alzheimer menjadi momok bagi banyak orang seiring bertambahnya usia. Gangguan ini perlahan memengaruhi daya ingat, kemampuan...

Viral Tidur dengan Kipas Angin Disebut Picu Asam Urat, Ini Penjelasan Ahli

Viral Tidur dengan Kipas Angin Disebut Picu Asam Urat, Ini Penjelasan Ahli

Rabu, 05/11/25 | 06:11 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kisah seorang remaja 17 tahun yang dikabarkan menderita asam urat setelah sering tidur dengan kipas angin sedang...

Berita Sesudah
Dua PAW Wali Nagari Resmi Dilantik, Sekda Agam Tekankan Penguatan Layanan dan Pembangunan

Dua PAW Wali Nagari Resmi Dilantik, Sekda Agam Tekankan Penguatan Layanan dan Pembangunan

POPULER

  • Bupati Dharmasraya Sidak Pangkalan dan Pengecer LPG 3 Kg, Temukan Pelanggaran Distribusi

    Bupati Dharmasraya Sidak Pangkalan dan Pengecer LPG 3 Kg, Temukan Pelanggaran Distribusi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Dharmasraya Terbitkan SE Tentang Pengawasan dan Penyaluran Gas Tiga Kilogram

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024