Rabu, 07/10/26 | 17:13 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EKONOMI

Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu Per Kilo di Dharmasraya

Senin, 22/9/25 | 05:46 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Harga cabai merah di Pasar Tradisional Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya kembali melambung tinggi. Per kilogramnya kini tembus hingga Rp100 ribu.

Pedagang pasar Pulau Punjung, Nof, saat ditemui Minggu (21/9/2025) mengungkapkan bahwa harga cabai merah sebelumnya masih di angka Rp80 ribu per kilo.

“Namun hari ini naik lagi menjadi Rp100 ribu per kilo,” jelasnya.

BACAJUGA

ASN Terlibat Narkoba, Sekda Dharmasraya Tegaskan Konsekuensi Berat hingga PTDH

ASN Terlibat Narkoba, Sekda Dharmasraya Tegaskan Konsekuensi Berat hingga PTDH

Sabtu, 03/10/26 | 10:07 WIB
Firdaus: Kader PMII Harus Profesional Bergerak dan Hidupkan Semangat Organisasi di Kampus

Pemerintah Targetkan Akhiri Open Dumping, Firdaus: Sumbar Jangan Lagi Bertumpu pada TPA

Rabu, 16/9/26 | 13:12 WIB

Menurut Nof, kenaikan harga cabai merah dipicu oleh faktor cuaca musim hujan membuat banyak petani cabai mengalami kerugian karena tanamannya tergenang air.

“Ini salah satu faktor meloncaknya harga cabai di pasar,” celutuknya.

Kenaikan harga ini dikeluhkan pembeli, salah satunya Erni, pengunjung pasar yang mengaku kesulitan mengatur kebutuhan rumah tangga.

“Dengan kondisi ekonomi semakin sulit, harga sembako malah makin naik. Bagaimanapun tetap kita beli, karena cabai merah merupakan kebutuhan memasak,” ungkapnya dengan raut wajah mengeluh.

Ia berharap pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan, bisa menetapkan batas harga sembako agar lonjakan harga tidak terjadi secara tiba-tiba.

Baca Juga: Wabup Leli Arni Buka Malam Inagurasi STITNU Dharmasraya, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

“Kenaikan harga cabai merah ini menambah panjang daftar persoalan kebutuhan pokok di tengah masyarakat, harapan dari persoalan ini adanya intervensi pemerintah demi menjaga kestabilan harga,” pungkasnya. (tnl)

Tags: Cabai MerahDharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Aksi Gemilang Emil Audero, Cremonese Masih Tak Terkalahkan

Berita Sesudah

Kemah Bakti Mahasiswa STITNU Sakinah Resmi Ditutup, Pengurus DEMA Baru Dilantik

Berita Terkait

ASN Terlibat Narkoba, Sekda Dharmasraya Tegaskan Konsekuensi Berat hingga PTDH

ASN Terlibat Narkoba, Sekda Dharmasraya Tegaskan Konsekuensi Berat hingga PTDH

Sabtu, 03/10/26 | 10:07 WIB

  Dharmasraya, Scientia.id — Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menegaskan keterlibatan ASN dalam narkotika dapat membawa konsekuensi kepegawaian yang berat, termasuk pemberhentian...

Firdaus: Kader PMII Harus Profesional Bergerak dan Hidupkan Semangat Organisasi di Kampus

Pemerintah Targetkan Akhiri Open Dumping, Firdaus: Sumbar Jangan Lagi Bertumpu pada TPA

Rabu, 16/9/26 | 13:12 WIB

Padang, Scientia — Pemerintah pusat menargetkan praktik pembuangan sampah terbuka atau open dumping diakhiri pada 2026. Anggota DPRD Sumatera Barat...

Kabut Asap Kembali Mengancam, Bupati Dharmasraya Tetapkan Siaga Satu Karhutla

Kabut Asap Kembali Mengancam, Bupati Dharmasraya Tetapkan Siaga Satu Karhutla

Rabu, 09/9/26 | 21:10 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Dharmasraya kembali berhadapan dengan ancaman serius kabut asap. Kualitas udara yang merosot tajam mendorong Bupati Annisa Suci...

Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Fraksi PDIP-PKB Kritik Ketergantungan Fiskal Sumbar pada Dana Pusat

Senin, 07/9/26 | 10:31 WIB

PADANG — Fraksi PDI Perjuangan-PKB DPRD Sumatera Barat menilai perubahan APBD 2026 belum menunjukkan langkah kuat pemerintah daerah untuk memperbesar...

DPRD Sumbar Bahas Perubahan APBD 2026 untuk Percepat Pemulihan dan Pembangunan

DPRD Sumbar Bahas Perubahan APBD 2026 untuk Percepat Pemulihan dan Pembangunan

Jumat, 04/9/26 | 10:19 WIB

PADANG — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah...

Nanda Satria Hadiri Malam Puncak HUT RI di Purus

Nanda Satria Hadiri Malam Puncak HUT RI di Purus

Jumat, 04/9/26 | 10:16 WIB

PADANG — Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Nanda Satria, menghadiri malam puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81...

Berita Sesudah
Kemah Bakti Mahasiswa STITNU Sakinah Resmi Ditutup, Pengurus DEMA Baru Dilantik

Kemah Bakti Mahasiswa STITNU Sakinah Resmi Ditutup, Pengurus DEMA Baru Dilantik

POPULER

  • Lele Raksasa (Foto: Ist)

    Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Galodo di Arosuka Uji Ketangguhan Kepemimpinan JFP-Candra, Semua Elemen Solid Bergerak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026