Senin, 02/3/26 | 03:32 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home EKONOMI

Harga Cabai Merah Tembus Rp100 Ribu Per Kilo di Dharmasraya

Senin, 22/9/25 | 05:46 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Harga cabai merah di Pasar Tradisional Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya kembali melambung tinggi. Per kilogramnya kini tembus hingga Rp100 ribu.

Pedagang pasar Pulau Punjung, Nof, saat ditemui Minggu (21/9/2025) mengungkapkan bahwa harga cabai merah sebelumnya masih di angka Rp80 ribu per kilo.

“Namun hari ini naik lagi menjadi Rp100 ribu per kilo,” jelasnya.

BACAJUGA

Menjanjikan, Walnag Sipangkur Ajak Pemuda Kelola Jagung di Lahan Tidur

Menjanjikan, Walnag Sipangkur Ajak Pemuda Kelola Jagung di Lahan Tidur

Sabtu, 28/2/26 | 10:06 WIB
Pererat Silaturahmi, Polres Dharmasraya Ajak OKP Se-Kabupaten Bukber dan Dialog

Pererat Silaturahmi, Polres Dharmasraya Ajak OKP Se-Kabupaten Bukber dan Dialog

Sabtu, 28/2/26 | 06:06 WIB

Menurut Nof, kenaikan harga cabai merah dipicu oleh faktor cuaca musim hujan membuat banyak petani cabai mengalami kerugian karena tanamannya tergenang air.

“Ini salah satu faktor meloncaknya harga cabai di pasar,” celutuknya.

Kenaikan harga ini dikeluhkan pembeli, salah satunya Erni, pengunjung pasar yang mengaku kesulitan mengatur kebutuhan rumah tangga.

“Dengan kondisi ekonomi semakin sulit, harga sembako malah makin naik. Bagaimanapun tetap kita beli, karena cabai merah merupakan kebutuhan memasak,” ungkapnya dengan raut wajah mengeluh.

Ia berharap pemerintah, khususnya Kementerian Perdagangan, bisa menetapkan batas harga sembako agar lonjakan harga tidak terjadi secara tiba-tiba.

Baca Juga: Wabup Leli Arni Buka Malam Inagurasi STITNU Dharmasraya, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

“Kenaikan harga cabai merah ini menambah panjang daftar persoalan kebutuhan pokok di tengah masyarakat, harapan dari persoalan ini adanya intervensi pemerintah demi menjaga kestabilan harga,” pungkasnya. (tnl)

Tags: Cabai MerahDharmasraya
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Aksi Gemilang Emil Audero, Cremonese Masih Tak Terkalahkan

Berita Sesudah

Kemah Bakti Mahasiswa STITNU Sakinah Resmi Ditutup, Pengurus DEMA Baru Dilantik

Berita Terkait

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist)

Allah dan Orang Tua dalam Bisnis

Sabtu, 28/2/26 | 10:29 WIB

Sugesti Edward, Motivator Bisnis dan Pengusaha (Foto: Ist) Jakarta, Scientia.id - Berbicara tentang bisnis, banyak orang langsung membayangkan strategi, modal,...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Manjakan Gen Z Cari Hunian Tanpa Ribet

Jumat, 20/2/26 | 20:40 WIB

Seorang Gen Z yang sekaligus relawan bencana di Kota Padang, sedang memilih rumah hunian yang aman pascabencana melalui Bale by...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Jumat, 20/2/26 | 20:13 WIB

Seorang relawan bencana di Kota Padang, Sumatera Barat sedang memilih rumah hunian yang nyaman melalui aplikasi Bale by BTN karena...

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Selasa, 17/2/26 | 20:02 WIB

Jakarta, Scientia – Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil dalam sidang...

MSCI Ubah Indeks Saham Indonesia, INDF Turun Kelas, CLEO dan ACES Keluar

MSCI Ubah Indeks Saham Indonesia, INDF Turun Kelas, CLEO dan ACES Keluar

Jumat, 13/2/26 | 06:42 WIB

Jakarta, Scientia.id - Morgan Stanley Capital International (MSCI) kembali melakukan peninjauan indeks saham Indonesia. Hasilnya, sejumlah saham mengalami perubahan status,...

Berita Sesudah
Kemah Bakti Mahasiswa STITNU Sakinah Resmi Ditutup, Pengurus DEMA Baru Dilantik

Kemah Bakti Mahasiswa STITNU Sakinah Resmi Ditutup, Pengurus DEMA Baru Dilantik

POPULER

  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perhatikan Masjid hingga Dampak Bencana, Firdaus Gugah Warga Lubuk Alung Lewat Safari Ramadan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Orang Tewas di Konsesi PT Bina, Warga Desak Disnaker Evaluasi Standar K3

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menjanjikan, Walnag Sipangkur Ajak Pemuda Kelola Jagung di Lahan Tidur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pesan Tauhid dan Penyerahan Diri dalamPuisi “Sembahyang Rumputan”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Safari Ramadan 1447 Hijriah, Osman Ayub Salurkan Bantuan Rp25 juta di Masjid Al Mujahidin Kurao Pagang

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024