Selasa, 03/3/26 | 10:44 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Gagalnya Perlindungan Anak, Firdaus: Tragedi di Lima Puluh Kota Jadi Cermin Buram Pengawasan Sosial

Senin, 28/7/25 | 06:11 WIB
Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)

Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)

Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)
Anggota DPRD Sumbar dari PKB, Firdaus (Foto: Ist)

Padang, Scientia.id – Tragedi yang menimpa bocah 11 tahun di Nagari Guguak VIII Koto, Kabupaten Lima Puluh Kota, menyisakan duka mendalam sekaligus menampar kesadaran publik akan rapuhnya sistem perlindungan anak. Bocah tersebut meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah kandungnya sendiri.

Anggota DPRD Sumatera Barat, Firdaus, menilai kasus ini bukan sekadar kekerasan dalam rumah tangga, melainkan bukti nyata kegagalan kolektif dalam menjamin hak hidup dan rasa aman bagi anak. “Ini tamparan keras bagi semua pihak. Anak yang seharusnya tumbuh dalam kasih sayang justru menjadi korban dari orang terdekatnya,” kata Firdaus kepada Scientia.id, Jumat (25/7).

Firdaus menekankan bahwa peristiwa ini seharusnya menggugah kesadaran kolektif bahwa sistem perlindungan anak belum berjalan efektif, terutama dalam lingkup keluarga. Ia menyoroti lemahnya pengawasan sosial di tingkat lokal, serta kurangnya keterlibatan aktif dari tokoh adat, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam mendeteksi serta mencegah kekerasan terhadap anak.

“Kita butuh ketahanan keluarga, tapi juga perlu mekanisme deteksi dini di lingkungan terdekat. Pencegahan jauh lebih penting daripada penindakan setelah tragedi terjadi,” ujarnya.

BACAJUGA

PKB Sumbar Bentuk Tim 5 Muscab

PKB Sumbar Bentuk Tim 5 Muscab

Sabtu, 21/2/26 | 03:18 WIB
PKB Sumbar Peduli Anak Yatim

PKB Sumbar Peduli Anak Yatim

Sabtu, 21/2/26 | 02:36 WIB

Menurut Firdaus, pendekatan penegakan hukum harus diiringi dengan penguatan nilai-nilai sosial dan edukasi tentang pola asuh yang aman dan sehat. Ia juga mendorong agar isu perlindungan anak menjadi agenda utama lintas sektor, bukan hanya ranah aktivis atau dinas sosial.

“Ini bukan hanya tragedi keluarga. Ini adalah alarm keras bahwa kita belum benar-benar hadir untuk anak-anak kita,” tegasnya.

Baca Juga: Karhutla Terus Berulang di Sumbar, Firdaus: Pemerintah Harus Percepat Penanganan dan Tingkatkan Kesiapsiagaan

Firdaus, yang juga Ketua DPW PKB Sumbar, menyatakan bahwa pihaknya akan terus menggalang kampanye perlindungan anak dan penguatan keluarga sebagai bagian dari misi kemanusiaan. “Kita tidak boleh membiarkan tragedi ini berlalu begitu saja. Harus ada perubahan nyata.” (*)

Tags: Anggota DPRD Sumbar FirdausPKB Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Manfaat Kelapa Bakar untuk Daya Tahan Tubuh dan Kesehatan Pencernaan

Berita Sesudah

Buah yang Mengandung Vitamin C Lebih Tinggi dari Jeruk

Berita Terkait

Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau pelaksanaan Pesantren Ramadan 1447 H, di Musala Al-Kautsar, Komplek Bukit Belimbing Indah – Villa Mahameru Indah, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Minggu (1/3/2026).

Wali Kota Padang Fadli Amran Tinjau Pesantren Ramadhan di Mushala Al Kautsar Kuranji

Senin, 02/3/26 | 11:19 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran meninjau pelaksanaan Pesantren Ramadan 1447 H, di Musala Al-Kautsar, Komplek Bukit Belimbing Indah – Villa...

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi, pelaksanaan Bazar Mom’s BBI (Persatuan Ibu-ibu Bukit Belimbing Indah) yang digelar di Jalur Dua Gerbang Utama Perumahan BBI, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Kuranji, Minggu (1/3/2026).

Wali Kota Padang Fadli Amran Apresiasi Pelaksanaan Bazar Mom’s BBi

Senin, 02/3/26 | 10:54 WIB

Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi, pelaksanaan Bazar Mom’s BBI (Persatuan Ibu-ibu Bukit Belimbing Indah) yang digelar di Jalur Dua...

Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

Minggu, 01/3/26 | 22:55 WIB

Padang, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi PKB, Firdaus, mengingatkan Pengurus Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia...

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub laksanakan agenda Safari Ramadhan 1447 H/2026 M dii Masjid Al Mujahidin, Jl Jembatan Berok Lama III, Kurao Pagang, Kec. Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat,pada Sabtu (28/2/2026).

Safari Ramadan 1447 Hijriah, Osman Ayub Salurkan Bantuan Rp25 juta di Masjid Al Mujahidin Kurao Pagang

Minggu, 01/3/26 | 06:23 WIB

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub laksanakan agenda Safari Ramadhan 1447 H/2026 M dii Masjid Al Mujahidin, Jl Jembatan...

Perhatikan Masjid hingga Dampak Bencana, Firdaus Gugah Warga Lubuk Alung Lewat Safari Ramadan

Perhatikan Masjid hingga Dampak Bencana, Firdaus Gugah Warga Lubuk Alung Lewat Safari Ramadan

Sabtu, 28/2/26 | 23:43 WIB

Lubuk Alung, Scientia – Anggota DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Firdaus, melaksanakan safari Ramadan di Masjid...

Safari Ramadan di Kamang Magek, Wabup Agam Ajak Warga Perkuat Kebersamaan Pascabencana

Safari Ramadan di Kamang Magek, Wabup Agam Ajak Warga Perkuat Kebersamaan Pascabencana

Sabtu, 28/2/26 | 10:50 WIB

Agam, Scientia.id - Tim Khusus Safari Ramadan (TKSR) Kabupaten Agam yang dipimpin Wakil Bupati Agam, Muhammad Iqbal, menyambangi Masjid Zulfa...

Berita Sesudah
Buah yang Mengandung Vitamin C Lebih Tinggi dari Jeruk

Buah yang Mengandung Vitamin C Lebih Tinggi dari Jeruk

POPULER

  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bale by BTN, Transaksi Cepat Tanpa Ribet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Firdaus: Pengurus PMII Bukan Pengisi Struktur, Tapi Penggerak Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sambut Bulan Ramadan, Wako Padang dan PPG Zikir dan Doa Bersama

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024