Minggu, 01/2/26 | 18:57 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Terus Erupsi, Status Gunung Marapi Naik ke Level Siaga

masyarakat di sekitar Gunung Marapi pada radius 4,5 Kilometer dan kawasan lairan sungai diimbau menjauh.

Kamis, 07/11/24 | 10:33 WIB
Penampakan puncak Gunung Marapi saat erupsi. (SCIENTIA/TangkapLayar)

Padang, SCIENTIA – Aktivitas erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar) terus terjadi. Kini statusnya dinaikkan dari level II (waspada) menjadi level III (siaga).

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menaikkan status Gunung Marapi ini sejak Rabu, (6/11) pukul 15.00 WIB. Hal ini dipicu aktivitas erupsi yang terus terjadi.

“Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi secara menyeluruh maka PVMBG menaikkan status Marapi dari level II (waspada) menjadi level III (siaga),” kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid dalam keterangan tertulis yang diterima Scientia.id, Kamis (7/11).

Rangkaian erupsi atau letusan secara tidak kontinyu disebut masih berlanjut sampai saat ini. Aktivitas ini akibat dari dinamika naik turunnya pasokan fluida dari kedalaman tubuh Gunung Marapi, yang teramati utamanya dari fluktuasi tinggi kolom abu erupsi maupun kegempaan.

BACAJUGA

Status Gunung Marapi Turun, BPBD Sumbar Imbau Tetap Mawas Diri

Status Gunung Marapi Turun, BPBD Sumbar Imbau Tetap Mawas Diri

Senin, 02/12/24 | 21:29 WIB
Kolom Abu Marapi Capai 800 Meter, Dilarang Beraktivitas di Radius 4,5Km

Aktivitas Berkurang, Status Gunung Marapi Turun ke Level Waspada

Senin, 02/12/24 | 20:23 WIB

“Secara visual akhir-akhir ini aktivitas Gunung Marapi cenderung mengalami peningkatan,” ujar Wafid.

Aktivitas hembusan dan erupsi atau letusan semakin intensif. Pada 27 Oktober 2024 tinggi kolom abu erupsi teramati 2.000 meter di atas puncak, dan 1.500 meter di atas puncak pada 6 November 2024 pukul 05:44 WIB.

Lalu secara kegempaan, sejak 7 Oktober 2024 terdapat kecenderungan peningkatan terutama gempa Vulkanik Dalam (VA) yang berasosiasi dengan peningkatan pasokan fluida dari kedalaman.

“Kenaikan kegempaan ini juga selaras dengan adanya deformasi inflasi di bagian puncak Marapi. Dari data variasi kecepatan seismik dan koherensi menunjukkan terganggunya kondisi medium bawah permukaan akibat peningkatan tekanan pada tubuh gunung api,” terangnya.

PVMBG mengingatkan agar masyarakat yang tinggal di sekitar Gunung Marapi pada radius 4,5 Kilometer segera menjauh. Warga di aliran sungai diharapkan waspada terhadap ancaman bahaya lahar dingin.

Pasalnya, aktivitas erupsi atau letusan dapat terjadi sewaktu-waktu. Hal ini sebagai bentuk pelepasan dari akumulasi energi, dan dapat terjadi semakin intensif dengan jangkauan lontaran material letusan yang semakin jauh.*

Tags: Dampak Erupsi Gunung MarapiErupsi Gunung MarapiGunung Marapi Naik ke Level SiagaPusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana GeologiPVMBG Menaikkan Status Gunung MarapiStatus Gunung Marapi Sumbar
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

8.919 Peserta Tes CPNS, Pemko Padang Jamin Transparan

Berita Sesudah

Kala Pjs Wako Bukittinggi Masuk dan Naik ke Dalam Jam Gadang

Berita Terkait

Menteri PU Minta Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Saat Lebaran

Menteri PU Minta Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam Saat Lebaran

Rabu, 28/1/26 | 18:23 WIB

Tanah Datar, Scientia - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginstruksikan percepatan pengerjaan ruas jalan nasional Lembah Anai, Kabupaten Tanah...

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

Senin, 29/12/25 | 18:56 WIB

Padang Pariaman, Scientia.id— Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan dukungan pendanaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Indonesia kembali...

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

Rabu, 17/12/25 | 16:47 WIB

Padang, Scientia.id - Taman Budaya Sumatera Barat menggelar Seminar sastra bertema “Negeri (dan) Ironi” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan...

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Selasa, 16/12/25 | 13:14 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah situasi darurat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, masyarakat dihadapkan pada ancaman lain yang...

Berita Sesudah
Kala Pjs Wako Bukittinggi Masuk dan Naik ke Dalam Jam Gadang

Kala Pjs Wako Bukittinggi Masuk dan Naik ke Dalam Jam Gadang

POPULER

  • Penertiban PETI Terus Berjalan, Puluhan Terduga Pelaku Diamankan

    Penertiban PETI Terus Berjalan, Puluhan Terduga Pelaku Diamankan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Pusat Alokasikan Rp2.6 Triliun untuk Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kelompok SAD Diduga Resahkan Warga, Tokoh Adat dan Aktivis Minta Oknum Diserahkan ke Hukum

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Sumbar Turun ke Lapangan, Pastikan Pembenahan Sungai dan Air Bersih di Padang Berjalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahasa yang Membentuk Cara Kita Membenci

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemprov Sumbar Sanksi Denda PT TKA Rp737 Juta, ini Sebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengenal Berbagai Metode Berpikir Menurut Para Ahli, Begini Cara Melatihnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024