Minggu, 02/8/26 | 15:40 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Program Prabowo-Gibran Butuh 1,65 Juta Sapi Perah

Program makan bergizi dan susu gratis juga peluang bagi peternak di Indonesia.

Kamis, 17/10/24 | 23:15 WIB
Sapi masyarakat Nagari Parambahan, Tanah Datar. (SCIENTIA/Wahyu)

JAMBI, Scientia – Program makan bergizi dan susu gratis yang digagas presiden dan wakil presiden terpilih 2024-2029 menjadi sosotan publik.

Pasalnya, program yang ditawarkan Prabowo-Gibran ini bakal meningkatkan jumlah kebutuhan protein hewani nasional. Sementara tingkat produksi susu dalam negeri masih sangat rendah.

“80 persen susu yang kita konsumsi saat ini masih impor,” kata Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat kunjungan kerja di Jambi, Selasa (15/10) lalu.

Menurutnya, Indonesia setidaknya membutuhkan 1,65 juta ekor sapi perah tambahan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satunya untuk menyukseskan program makan bergizi dan susu gratis.

BACAJUGA

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Jumat, 31/7/26 | 19:04 WIB
Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Senin, 27/7/26 | 19:43 WIB

Kendati ini sebagai tantangan besar, bagi Audy program makan bergizi dan susu gratis ini juga sekaligus peluang. Terutama bagi pengusaha komoditas pangan sumber protein hewani seperti ayam, telur, dan susu.

BACA JUGA: Audy Sorot Peluang dan Tantangan Kebutuhan Protein Hewani Nasional

Apalagi, tingkat konsumsi daging ayam per kapita per tahun di Indonesia masih sangat rendah. Jumlah rata-ratanya masih jauh di bawah Malaysia yang menyentuh di angka 44 kilogram.

Dengan demikian, program makan bergizi dan susu gratis nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan konsumsi daging ayam di Tanah Air.

“Ini adalah berkah tersembunyi yang harus dioptimalkan oleh seluruh sarjana dan pelaku usaha peternakan di seluruh Indonesia,” tegas Ketua Umum Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) itu.

Ia memaparkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), tingkat konsumsi daging ayam masyarakat Indonesia tahun 2019 sebanyak 5,7 kilogram per kapita per tahun, lalu tahun 2022 naik menjadi 7,15 kilogram dan tahun 2023 naik sebesar 4,3 % menjadi 7,46 kilogram.

“Artinya konsumsi daging ayam per orangnya dalam setahun di Indonesia baru mencapai 7,46 kilogram. Itu jauh lebih rendah dibanding Malaysia,” ujarnya.*

Tags: Indonesia Butuh Sapi PerahPeluang dan Tantangan Program Makan GratisPemprov SumbarPlt Gubernur Sumbar Audy JoinaldyProgam Prabowo-GibranProgram Makan Bergizi dan Susu Gratis
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Audy Sorot Peluang dan Tantangan Kebutuhan Protein Hewani Nasional

Berita Sesudah

Badan Publik Wajib Buka Akses untuk Masyarakat

Berita Terkait

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Jumat, 31/7/26 | 19:04 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemerintah Kabupaten Solok bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan sebanyak 120.000 benih ikan, serta...

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Senin, 27/7/26 | 19:43 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Dharmasraya melaksanakan penggeledahan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya pada...

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Selasa, 14/7/26 | 17:05 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebuah video yang menampilkan dugaan pungutan karcis retribusi pelayanan parkir oleh anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Dharmasraya...

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Minggu, 07/6/26 | 09:42 WIB

BUKITTINGGI — Peringatan satu abad berdirinya Jam Gadang tidak hanya menjadi perayaan sejarah bagi masyarakat Bukittinggi, tetapi juga momentum strategis...

280 Personil Amankan Laga Pembuka DCL 2026

280 Personil Amankan Laga Pembuka DCL 2026

Jumat, 05/6/26 | 21:48 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebanyak 280 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan laga pembuka Dharmasraya Champions League (DCL) 2026 yang dipusatkan di...

Rakor MBG Digelar, Bupati Solok Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Prioritas Nasional

Rakor MBG Digelar, Bupati Solok Tegaskan Komitmen Sukseskan Program Prioritas Nasional

Kamis, 04/6/26 | 19:09 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Program Strategis Nasional...

Berita Sesudah
Badan Publik Wajib Buka Akses untuk Masyarakat

Badan Publik Wajib Buka Akses untuk Masyarakat

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fenotipe Bombay dan Golden Blood: Dua Golongan Darah Terlangka yang Penting untuk Medis

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Ke Hadirat” dan “Kehadiran”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Calon Jamaah Haji Sumbar Nomor Porsi di Bawah 94885 Berpeluang Berangkat pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPC PKB Kota Payakumbuh Resmikan Kantor Baru

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026