Minggu, 05/4/26 | 23:13 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Program Prabowo-Gibran Butuh 1,65 Juta Sapi Perah

Program makan bergizi dan susu gratis juga peluang bagi peternak di Indonesia.

Kamis, 17/10/24 | 23:15 WIB
Sapi masyarakat Nagari Parambahan, Tanah Datar. (SCIENTIA/Wahyu)

JAMBI, Scientia – Program makan bergizi dan susu gratis yang digagas presiden dan wakil presiden terpilih 2024-2029 menjadi sosotan publik.

Pasalnya, program yang ditawarkan Prabowo-Gibran ini bakal meningkatkan jumlah kebutuhan protein hewani nasional. Sementara tingkat produksi susu dalam negeri masih sangat rendah.

“80 persen susu yang kita konsumsi saat ini masih impor,” kata Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat kunjungan kerja di Jambi, Selasa (15/10) lalu.

Menurutnya, Indonesia setidaknya membutuhkan 1,65 juta ekor sapi perah tambahan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satunya untuk menyukseskan program makan bergizi dan susu gratis.

BACAJUGA

Gempa M 6,3 Guncang Sabang Aceh

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

Kamis, 02/4/26 | 09:46 WIB
Menag Soroti “Multiple Shock”: Teknologi Geser Cara Beragama, Umat Diminta Perkuat Akidah

Menag Soroti “Multiple Shock”: Teknologi Geser Cara Beragama, Umat Diminta Perkuat Akidah

Kamis, 02/4/26 | 07:52 WIB

Kendati ini sebagai tantangan besar, bagi Audy program makan bergizi dan susu gratis ini juga sekaligus peluang. Terutama bagi pengusaha komoditas pangan sumber protein hewani seperti ayam, telur, dan susu.

BACA JUGA: Audy Sorot Peluang dan Tantangan Kebutuhan Protein Hewani Nasional

Apalagi, tingkat konsumsi daging ayam per kapita per tahun di Indonesia masih sangat rendah. Jumlah rata-ratanya masih jauh di bawah Malaysia yang menyentuh di angka 44 kilogram.

Dengan demikian, program makan bergizi dan susu gratis nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan konsumsi daging ayam di Tanah Air.

“Ini adalah berkah tersembunyi yang harus dioptimalkan oleh seluruh sarjana dan pelaku usaha peternakan di seluruh Indonesia,” tegas Ketua Umum Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) itu.

Ia memaparkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), tingkat konsumsi daging ayam masyarakat Indonesia tahun 2019 sebanyak 5,7 kilogram per kapita per tahun, lalu tahun 2022 naik menjadi 7,15 kilogram dan tahun 2023 naik sebesar 4,3 % menjadi 7,46 kilogram.

“Artinya konsumsi daging ayam per orangnya dalam setahun di Indonesia baru mencapai 7,46 kilogram. Itu jauh lebih rendah dibanding Malaysia,” ujarnya.*

Tags: Indonesia Butuh Sapi PerahPeluang dan Tantangan Program Makan GratisPemprov SumbarPlt Gubernur Sumbar Audy JoinaldyProgam Prabowo-GibranProgram Makan Bergizi dan Susu Gratis
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Audy Sorot Peluang dan Tantangan Kebutuhan Protein Hewani Nasional

Berita Sesudah

Badan Publik Wajib Buka Akses untuk Masyarakat

Berita Terkait

Gempa M 6,3 Guncang Sabang Aceh

Gempa M 7,3 Guncang Bitung, BMKG Peringatkan Potensi Tsunami

Kamis, 02/4/26 | 09:46 WIB

Jakarta, Scientia.id - Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (2/4/2026) pagi. Berdasarkan informasi dari BMKG, gempa tersebut...

Menag Soroti “Multiple Shock”: Teknologi Geser Cara Beragama, Umat Diminta Perkuat Akidah

Menag Soroti “Multiple Shock”: Teknologi Geser Cara Beragama, Umat Diminta Perkuat Akidah

Kamis, 02/4/26 | 07:52 WIB

Jakarta, Scientia.id - Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai masyarakat Indonesia sedang berada dalam tekanan perubahan besar yang datang bertubi-tubi. Ia...

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dharmasraya, Ummu Azizah (Foto: Ist)

ASN Dharmasraya Bakal WFH Tiap Jumat, BKPSDM Tunggu Juknis Pusat

Rabu, 01/4/26 | 16:41 WIB

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Dharmasraya, Ummu Azizah (Foto: Ist) Dharmasraya, Scientia.id...

Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama Sahabat Mulia Madani Padang

Ratusan Anak Yatim dan Dhuafa Buka Bersama Sahabat Mulia Madani Padang

Selasa, 10/3/26 | 04:06 WIB

LAZ Sahabat Mulia Madani Padang berbagai santunan bagi anak yatim dan dhuafa, Senin (9/3). (Foto: SCIENTIA/Wahyu Amuk) Padang, SCIENTIA - Ratusan...

KAI Dukung Pengembangan Infrastruktur dan Optimalisasi Aset di Kota Padang

KAI Dukung Pengembangan Infrastruktur dan Optimalisasi Aset di Kota Padang

Rabu, 04/3/26 | 17:41 WIB

Padang, SCIENTIA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat menerima audiensi Walikota Padang, Fadly Amran, di...

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Berita Sesudah
Badan Publik Wajib Buka Akses untuk Masyarakat

Badan Publik Wajib Buka Akses untuk Masyarakat

POPULER

  • PSP Padang berhasil menjadi juara Liga 4 Sumatera Barat usai berhasil mengalahkan PSPP Padang Panjang 3-2 melalui pertandingan yang dramatis, Kamis ( 2/4/26), di Stadion Utama Sumatera Barat, Padang Pariaman.

    Wali Kota Padang Apresiasi PSP Padang Juara Liga 4 Sumatera Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konfigurasi Makna Leksikal dan Kontekstual Kata “Siap” dalam Kajian Semantik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Akhiri Hidup, Pemuda di Dharmasraya Tewas Tergantung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Curi Barang Pemudik Rp15 Juta, Pria di Pulau Punjung Diciduk Tim Nan Dareh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Suku Piliang Padang Laweh Gelar Halal Bihalal “Manjalang Rumah Gadang”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026