Jumat, 14/8/26 | 16:30 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Program Prabowo-Gibran Butuh 1,65 Juta Sapi Perah

Program makan bergizi dan susu gratis juga peluang bagi peternak di Indonesia.

Kamis, 17/10/24 | 23:15 WIB
Program Prabowo-Gibran Butuh 1,65 Juta Sapi Perah
Sapi masyarakat Nagari Parambahan, Tanah Datar. (SCIENTIA/Wahyu)

JAMBI, Scientia – Program makan bergizi dan susu gratis yang digagas presiden dan wakil presiden terpilih 2024-2029 menjadi sosotan publik.

Pasalnya, program yang ditawarkan Prabowo-Gibran ini bakal meningkatkan jumlah kebutuhan protein hewani nasional. Sementara tingkat produksi susu dalam negeri masih sangat rendah.

“80 persen susu yang kita konsumsi saat ini masih impor,” kata Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy saat kunjungan kerja di Jambi, Selasa (15/10) lalu.

Menurutnya, Indonesia setidaknya membutuhkan 1,65 juta ekor sapi perah tambahan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Salah satunya untuk menyukseskan program makan bergizi dan susu gratis.

BACAJUGA

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:11 WIB
Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:08 WIB

Kendati ini sebagai tantangan besar, bagi Audy program makan bergizi dan susu gratis ini juga sekaligus peluang. Terutama bagi pengusaha komoditas pangan sumber protein hewani seperti ayam, telur, dan susu.

BACA JUGA: Audy Sorot Peluang dan Tantangan Kebutuhan Protein Hewani Nasional

Apalagi, tingkat konsumsi daging ayam per kapita per tahun di Indonesia masih sangat rendah. Jumlah rata-ratanya masih jauh di bawah Malaysia yang menyentuh di angka 44 kilogram.

Dengan demikian, program makan bergizi dan susu gratis nantinya bisa dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan konsumsi daging ayam di Tanah Air.

“Ini adalah berkah tersembunyi yang harus dioptimalkan oleh seluruh sarjana dan pelaku usaha peternakan di seluruh Indonesia,” tegas Ketua Umum Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) itu.

Ia memaparkan data Badan Pangan Nasional (Bapanas), tingkat konsumsi daging ayam masyarakat Indonesia tahun 2019 sebanyak 5,7 kilogram per kapita per tahun, lalu tahun 2022 naik menjadi 7,15 kilogram dan tahun 2023 naik sebesar 4,3 % menjadi 7,46 kilogram.

“Artinya konsumsi daging ayam per orangnya dalam setahun di Indonesia baru mencapai 7,46 kilogram. Itu jauh lebih rendah dibanding Malaysia,” ujarnya.*

Tags: Indonesia Butuh Sapi PerahPeluang dan Tantangan Program Makan GratisPemprov SumbarPlt Gubernur Sumbar Audy JoinaldyProgam Prabowo-GibranProgram Makan Bergizi dan Susu Gratis
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Audy Sorot Peluang dan Tantangan Kebutuhan Protein Hewani Nasional

Berita Sesudah

Badan Publik Wajib Buka Akses untuk Masyarakat

Berita Terkait

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Doni Harsiva Yandra Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Masyarakat Diajak Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:11 WIB

PESISIR-Upaya meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah...

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Bakri Bakar Sosialisasikan Perda Penanggulangan Bencana, Ajak Masyarakat Lunang Tingkatkan Kesiapsiagaan

Sabtu, 08/8/26 | 09:08 WIB

Psisir Selatan - Anggota Komisi IV DPRD Sumatera Barat dari Fraksi Partai NasDem, Bakri Bakar, SH, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan...

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Bupati Solok Dampingi KKP Salurkan 120 Ribu Benih Ikan untuk Pulihkan Budidaya Pascabencana di Koto Sani

Jumat, 31/7/26 | 19:04 WIB

Kabupaten Solok, Scientia.id - Pemerintah Kabupaten Solok bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyalurkan bantuan sebanyak 120.000 benih ikan, serta...

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Dugaan Rasuah, Kejari Dharmasraya Geledah Kantor Dinas Lingkungan Hidup

Senin, 27/7/26 | 19:43 WIB

Dharmasraya, Scientia.id — Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Dharmasraya melaksanakan penggeledahan di Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Dharmasraya pada...

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Dugaan Pungutan Parkir di SPBU Dharmasraya Viral, Publik Pertanyakan Dasar Hukumnya

Selasa, 14/7/26 | 17:05 WIB

Dharmasraya, Scientia.id – Sebuah video yang menampilkan dugaan pungutan karcis retribusi pelayanan parkir oleh anggota Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Dharmasraya...

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Satu Abad Jam Gadang Jadi Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Bukittinggi

Minggu, 07/6/26 | 09:42 WIB

BUKITTINGGI — Peringatan satu abad berdirinya Jam Gadang tidak hanya menjadi perayaan sejarah bagi masyarakat Bukittinggi, tetapi juga momentum strategis...

Berita Sesudah
Badan Publik Wajib Buka Akses untuk Masyarakat

Badan Publik Wajib Buka Akses untuk Masyarakat

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Resmikan Jembatan Hildesheim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karhutla Tekan Kualitas Udara Sumbar, BPBD Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tanda Titik pada Singkatan Nama Perusahaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mengubah atau Merubah?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026