Sabtu, 17/1/26 | 05:47 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Kendaraan Merangkak, Rutinitas Aktivitas Macet ‘Hari Balai’ Koto Baru

Kemacetan lalu-lintas terus terjadi setiap pekannya di kawasan Pasar Koto Baru, Tanah Datar.

Senin, 23/9/24 | 17:25 WIB
Suasana kemacetan di kawasan Pasar Koto Baru, Tanah Datar, Senin (23/9). (SCIENTIA/yrp)

X KOTO, Scientia – Kondisi lalu lintas di Pasar Koto Baru, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar terpantau macet. Pengendara terpaksa melambat karena aktifitas pasar yang ramai.

Perjalanan pengendara yang datang dari arah Padang maupun Bukittinggi mengalami perlambatan selama kurang lebih satu jam. Sebab, pengendara hanya bisa berkecepatan 20 hingga 40 KM per jam.

Salah seorang pengendara, Pratama mengatakan, dirinya harus mengantri saat melewati jalan di area Pasar Koto Baru dari Kota Padang menuju Payakumbuh. Ia mengaku, estimasi waktu perjalanan yang semestinya berkisar sekitar paling lama 3,5 jam kini menjadi 4,5 jam.

“Iya macet. Agak lambat, tapi masih bisa bergerak, meskipun merangkak,” ujarnya kepada Scientia.id pada Senin, (23/9).

BACAJUGA

No Content Available

Berdasarkan Pantauan Scientia.id di lapangan, sejumlah mobil merangkak saat hendak melewati pasar. Mobil hanya melambat dan tidak bisa melaju dengan kecepatan sedang maupun tinggi.

Sementara di area pasar, terlihat banyak barang dagangan yang terletak di luar pagar. Tampak para pembeli, pedagang, maupun angkutan motor (ojek) bolak-balik keluar masuk pasar.

Selain itu, di sepanjang antrian mobil, juga ada masyarakat setempat yang menjajakan berbagai minuman, gorengan maupun camilan atau makanan ciri khas daerah setempat.

Diketahui, kemacetan yang terjadi di area Pasar Koto Baru selalu terjadi pada hari Senin setiap minggunya. Hal itu dikarenakan pada hari itu merupakan “Hari Balai” atau dikenal sebagai puncak aktivitas pasar daerah setempat. (yrp)

Tags: Kemacetan lalu lintas di Indonesiakemacetan lalu lintas di Koto BaruPasar Koto Baru Tanah DatarSuasana Macet Pasar Koto Baru
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Evi Yandri Silaturahmi dengan Ketua Pengadilan Tinggi Padang

Berita Sesudah

Sorak-Teriak Warnai Undian, ini Nomor Urut Paslon Pilgub Sumbar 2024

Berita Terkait

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di PT Tidar Kerinci Agung (TKA), Senin (12/1/2026). (Foto: Ist)

Tuntut Hak Plasma 20 Persen, Ribuan Warga Asam Jujuhan Unjuk Rasa ke PT TKA

Senin, 12/1/26 | 19:32 WIB

Aksi unjuk rasa ribuan warga dari Nagari Lubuk Besar dan Nagari Alahan Nan Tigo, Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya di...

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

Minggu, 11/1/26 | 09:57 WIB

Oleh: Dr. Ria Febrina, S.S., M.Hum. (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Tiba-tiba warganet Indonesia heboh...

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

PNP Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Sungai Buluh Timur

Senin, 29/12/25 | 18:56 WIB

Padang Pariaman, Scientia.id— Politeknik Negeri Padang (PNP) dengan dukungan pendanaan dari Kementrian Pendidikan Tinggi, Sain, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Indonesia kembali...

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

“Negeri (dan) Ironi”, Ruang Diskusi Sastra untuk Menafsir Realitas Indonesia

Rabu, 17/12/25 | 16:47 WIB

Padang, Scientia.id - Taman Budaya Sumatera Barat menggelar Seminar sastra bertema “Negeri (dan) Ironi” pada Rabu, 17 Desember 2025. Kegiatan...

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Waspada Tautan “Paket Data Gratis”, Modus Penipuan Marak di Tengah Bencana Sumatera

Selasa, 16/12/25 | 13:14 WIB

Padang, Scientia.id - Di tengah situasi darurat bencana yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera, masyarakat dihadapkan pada ancaman lain yang...

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Mahasiswa Seni Rupa UNP Gelar Pameran “Ilia Mudiak”, Hadirkan Dialog Hulu-Hilir Seni Rupa

Selasa, 16/12/25 | 12:11 WIB

Padang, Scientia.id - Mahasiswa Departemen Seni Rupa Universitas Negeri Padang (UNP) akan menggelar Pameran Seni Rupa bertajuk “Ilia Mudiak” di...

Berita Sesudah
Sorak-Teriak Warnai Undian, ini Nomor Urut Paslon Pilgub Sumbar 2024

Sorak-Teriak Warnai Undian, ini Nomor Urut Paslon Pilgub Sumbar 2024

POPULER

  • Wali Kota Padang Fadly Amran, mengusulkan sejumlah proyek pelestarian lingkungan bagi Kota Padang dalam skema kerja sama bilateral Indonesia-Jerman di tahun 2026.(Foto:Ist)

    Wali Kota Padang Usulkan Proyek Lingkungan Hidup Pada Negara Jerman

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Kata “kepada”, “untuk”, dan “bagi”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Denda PDAM Kota Padang Membingungkan, Tagihan Sampah Dipungut Meski Tak Diangkut

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Se Indonesia, seIndonesia, atau se-Indonesia?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemko Padang Dukung Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Sesuai Arahan Pemerintah Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kapitil, Kosakata Baru dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bentuk-Bentuk Singkatan dalam Surat Resmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024