Padang, Scientia – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Barat mulai memanaskan mesin organisasi. Melalui rapat pleno, partai berlogo bola dunia itu membentuk Tim 5 untuk menyiapkan pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di 19 kabupaten dan kota.
Langkah ini bukan sekadar agenda rutin pergantian kepengurusan. PKB Sumbar menargetkan Muscab sebagai momentum konsolidasi sekaligus pemetaan kepemimpinan baru di tingkat cabang menjelang agenda politik mendatang.
Ketua DPW PKB Sumbar, Firdaus, mengatakan Tim 5 diberi mandat strategis. Selain mengatur teknis Muscab, tim tersebut bertugas memetakan potensi kader dan menjaring calon ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) di masing-masing daerah.
“Tim 5 tidak hanya mengurus jadwal dan teknis Muscab. Tugas utamanya memetakan potensi kepemimpinan di tingkat cabang dan menjaring figur-figur terbaik untuk memimpin DPC,” kata Firdaus di Padang.
Adapun Tim 5 yang dibentuk terdiri dari Aminullah, Mukhlis, Wirya Fansuri, Oktarini, dan Erlindawati. Mereka akan memastikan proses penjaringan berjalan terbuka dan demokratis.
Menurut Firdaus, pelaksanaan Muscab direncanakan berlangsung pada Maret hingga April 2026. Sementara pelantikan ketua DPC terpilih dijadwalkan pada 23 Juli 2026, bertepatan dengan Hari Lahir (Harlah) PKB.
“Kami ingin Muscab ini menjadi ruang kaderisasi yang sehat. Kepemimpinan di DPC harus diisi oleh kader yang punya kapasitas, integritas, dan mampu membesarkan partai di daerahnya,” ujarnya.
Ia menegaskan, konsolidasi di tingkat cabang menjadi kunci penguatan struktur partai. Dengan kepengurusan yang solid hingga akar rumput, PKB Sumbar optimistis dapat meningkatkan peran politiknya di daerah.
Pembentukan Tim 5 ini juga menjadi sinyal bahwa PKB Sumbar mulai menata langkah lebih awal. Bagi partai, Muscab bukan sekadar agenda internal, melainkan bagian dari strategi membangun kekuatan politik yang terorganisir dan berkelanjutan di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.(yrp)







