Rabu, 14/10/26 | 17:11 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home DAERAH

Mahyeldi Resmikan BLUD Tiga UPTD Peternakan, Dorong Layanan Modern dan Mandiri

Selasa, 20/1/26 | 12:59 WIB

Padang, Scientia – Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah, meresmikan penerapan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada tiga Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sektor peternakan di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar. Ketiga UPTD tersebut yakni UPTD Rumah Sakit Hewan Sumbar, UPTD Ternak Unggas, dan UPTD Balai Pembibitan Ternak dan Semen Beku (BPTSB) Tuah Sakato. Senin (19/01)

Peresmian yang dipusatkan di UPTD Rumah Sakit Hewan Sumbar itu menjadi langkah strategis Pemprov Sumbar dalam mendorong reformasi birokrasi yang lebih fleksibel, profesional, dan berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di sektor peternakan dan kesehatan hewan.

Dalam sambutannya, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa skema BLUD harus mampu mengubah pola kerja birokrasi yang selama ini dinilai kaku menjadi lebih adaptif dan melayani. Menurutnya, fleksibilitas pengelolaan keuangan yang dimiliki BLUD harus dibarengi dengan peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan yang nyata dan terukur.

“BLUD memberikan ruang bagi unit layanan untuk lebih mandiri dan profesional. Namun, keleluasaan ini harus dijawab dengan prestasi kerja dan pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Mahyeldi.

BACAJUGA

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Pengurus DPC PKB Padang Dikukuhkan, Yusri Latif: Siap Serap Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14/10/26 | 15:14 WIB
Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto:ist]

Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

Rabu, 14/10/26 | 13:36 WIB

Ia juga mendorong UPTD Rumah Sakit Hewan Sumbar untuk terus dikembangkan sebagai ikon layanan publik yang modern dan berbasis digital. Penerapan sistem pendaftaran serta rekam medis berbasis aplikasi dinilai penting untuk meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus mendukung kemandirian pengelolaan pendapatan.

“Dengan sistem yang lebih modern dan digital, Rumah Sakit Hewan diharapkan mampu memberikan layanan sesuai standar profesional serta mengelola pendapatan secara mandiri dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, untuk UPTD Ternak Unggas, Mahyeldi menekankan pentingnya penguatan hilirisasi. Ia berharap UPTD tersebut tidak hanya berfokus pada produksi bibit, tetapi juga mampu berinovasi dalam penyediaan pakan berkualitas dengan harga yang kompetitif melalui kemitraan dan kerja sama dengan pihak ketiga.

Adapun UPTD BPTSB Tuah Sakato Payakumbuh, Gubernur mendorong pemanfaatan teknologi produksi yang lebih maju, khususnya teknologi sexing pada semen beku. Teknologi ini diharapkan dapat membantu peternak menyesuaikan kebutuhan ternaknya secara lebih tepat, sekaligus memperluas jangkauan pemasaran hingga ke luar daerah.

Mahyeldi mengungkapkan, hingga saat ini jumlah BLUD di Sumbar telah mencapai 55 unit dan memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ia menegaskan, peningkatan PAD tidak boleh membebani masyarakat, melainkan dicapai melalui efisiensi, peningkatan volume layanan, dan inovasi usaha yang bernilai tambah.

“Peningkatan PAD bukan dengan menaikkan tarif setinggi-tingginya, tetapi melalui efisiensi operasional, inovasi, dan peningkatan kualitas layanan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Sumbar, Sukarli, menyampaikan bahwa UPTD Rumah Sakit Hewan Sumbar telah menjalin kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di Indonesia. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk peningkatan mutu pelayanan medis, pengembangan sumber daya manusia, serta penerapan teknologi dan keilmuan terkini di bidang kesehatan hewan.

Selain itu, Sukarli menyebut penerapan BLUD turut berdampak positif terhadap kontribusi PAD. Hingga akhir 2025, PAD Rumah Sakit Hewan Sumbar yang sebelumnya ditargetkan sebesar Rp1,7 miliar diproyeksikan meningkat menjadi Rp2,4 miliar seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang diberikan.

“Keberadaan BLUD Rumah Sakit Hewan Sumbar sangat strategis dan diharapkan dapat berkembang sebagai pusat rujukan layanan kesehatan hewan, sekaligus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.(Adpsb)

Tags: BLUDMahyeldiPeternakanUPTD Tuah Sakato
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wawako Padang Maigus Nasir Resmikan Pelatihan Kelurahan Siaga Bencana bagi Kelurahan Ulak Karang Selatan

Berita Sesudah

Sekdaprov Sumbar Sidak Samsat Payakumbuh, Tekankan Layanan Cepat dan Bebas Ego Sektoral

Berita Terkait

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. [foto : ist]

Pengurus DPC PKB Padang Dikukuhkan, Yusri Latif: Siap Serap Kebutuhan Masyarakat

Rabu, 14/10/26 | 15:14 WIB

Ketua DPC PKB Kota Padang, Yusri Latif. Padang, Scientia — Pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota...

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.[foto:ist]

Fenomena Kabut Asap di Sumbar, Donizar: Jangan Tunggu Ada Korban

Rabu, 14/10/26 | 13:36 WIB

Anggota DPRD Sumbar, Donizar.Padang, Scientia — Kabut asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di provinsi tetangga mulai menyelimuti...

Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Atlet Tinju Bukittinggi Sabet Enam Medali pada Porprov XVI Sumbar 2026

Rabu, 14/10/26 | 05:46 WIB

Bukittinggi, Scientia.id - Tim tinju Kota Bukittinggi menutup perjuangannya pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 dengan raihan...

Rico Alviano: PKB Sumbar Tak Boleh Lagi Jadi Partai Pelengkap

Rico Alviano: PKB Sumbar Tak Boleh Lagi Jadi Partai Pelengkap

Rabu, 14/10/26 | 02:06 WIB

Padang, Scientia — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rico Alviano, meminta pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC)...

Pengurus Perempuan Bangsa Sumbar Dikukuhkan, Jadi Kekuatan Baru Politik

Pengurus Perempuan Bangsa Sumbar Dikukuhkan, Jadi Kekuatan Baru Politik

Rabu, 14/10/26 | 00:41 WIB

Padang, Scientia — Pengurus Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perempuan Bangsa Sumatera Barat resmi dikukuhkan di ZHM Premiere Hotel, Padang, Selasa...

Pengurus DPC PKB se-Sumbar Dikukuhkan

Pengurus DPC PKB se-Sumbar Dikukuhkan

Selasa, 13/10/26 | 17:36 WIB

Padang, Scientia — Sebanyak 476 pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari berbagai kabupaten dan kota di...

Berita Sesudah
Sekdaprov Sumbar Sidak Samsat Payakumbuh, Tekankan Layanan Cepat dan Bebas Ego Sektoral

Sekdaprov Sumbar Sidak Samsat Payakumbuh, Tekankan Layanan Cepat dan Bebas Ego Sektoral

POPULER

  • Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    Puisi-puisi Arza Kailla Chaerani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pria ini Taklukan Lele Raksasa Ukurannya Nyaris Tiga Meter

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Puisi-puisi Dharma Purnama Putra

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cahaya dari Surau Tuo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Awalan ber- dan me-

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Nurfirmanwansyah Apresiasi Gerakan Literasi Digital bagi Pelajar di Sumbar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026