
Pantauan Scientia.id pada hari ini Jum’at (28/11) pukul 18.15 WIB menunjukkan tanah penyangga tebing jalan terus runtuh akibat hantaman air sungai yang mengalir deras menuju muara. Sedikit demi sedikit, arus kuat memecah struktur tanah dan menyeretnya ke dasar sungai. Kondisi ini membuat badan jalan terbelah dan hilang tersapu arus.
Di titik lain sepanjang ruas tersebut, amblas juga terjadi sepanjang sekitar 5 meter. Besi pembatas jalan ikut bengkok akibat pergeseran tanah. Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya rambu atau pembatas jalan yang dipasang pihak terkait. Kondisi ini dikhawatirkan membahayakan warga, terutama pada malam hari, karena berpotensi menyebabkan pengendara terjatuh ke sungai.
Kerusakan tidak hanya terjadi pada badan jalan. Sepanjang aliran Sungai Batang Mangau di kawasan Marunggi, banyak tebing sungai yang juga amblas. Tebing-tebing itu sebelumnya menjadi penyangga jalan, rumah warga, kedai, hingga pos kamling di Dusun Duku Gadang.
Di Duku Gadang, satu unit pos kamling telah hanyut dibawa arus sungai. Menyusul kemudian satu bangunan kedai dan satu rumah warga yang bagian dapurnya telah tergantung akibat pondasi tergerus arus. Pergerakan tanah hingga kini masih terus terjadi, dan apabila tidak ditangani cepat, bangunan-bangunan tersebut terancam jatuh seluruhnya ke dalam sungai.
Warga di kedua desa berharap pemerintah segera mengambil tindakan darurat untuk menstabilkan tebing sungai dan memasang pembatas jalan sementara. Mereka khawatir kerusakan akan semakin meluas seiring tingginya curah hujan beberapa hari terakhir.
Sementara, debit air sungai di sana sudah berangsur surut. Namun, arusnya sangat kencang.(yrp)

![Update sementara data korban bencana Hidrometeoroligi di Sumbar. Minggu, (30/11) pukul 09.00 WIB [foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251130-WA0008-350x250.jpg)
![Anggota DPRD Sumbar, Fraksi PKB, Donizar saat meninjau kondisi Jembatan Ampang Gadang, Nagari Panti Selatan, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman yang tertutup material. Sabtu malam, (30/11).[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251129-WA0047-350x250.jpg)

![Pembaruan data dampak bencana hidrometeorologi oleh Pusdalops BPBD Sumbar per Sabtu, (29/11) pukul 24.00 WIB.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/1000758761-350x250.png)

![Anggota DPRD Sumatera Barat, Fraksi PKB Donizar, menggelar reses di Nagari Silayang, Kecamatan Mapattunggul Selatan, Kabupaten Pasaman.[foto : ist]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/11/IMG-20251128-WA0124-1536x691-1-75x75.jpg)
![Kantor PDAM Kota Padang.[foto : net]](https://scientia.id/wp-content/uploads/2025/07/FB_IMG_17535045128082-350x250.jpg)