Jumat, 06/3/26 | 22:23 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TIPS

Makan Cabai Bisa Picu Kanker Lambung dan Usus, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Kamis, 30/10/25 | 05:26 WIB

Jakarta, Scientia.id – Pedasnya cabai memang menggugah selera, tapi di balik kenikmatannya tersimpan risiko yang tak bisa diabaikan. Di Indonesia, hampir setiap hidangan terasa belum lengkap tanpa sambal. Namun, para ahli mengingatkan bahwa konsumsi cabai berlebihan dapat menimbulkan efek samping serius bagi saluran pencernaan, termasuk risiko kanker lambung dan kanker usus.

Penelitian yang dikutip dari Times of India menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan mulai menelusuri kaitan antara konsumsi cabai dengan peningkatan risiko penyakit kanker, khususnya pada sistem pencernaan.

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Frontiers in Nutrition bahkan menemukan adanya hubungan kompleks antara cabai dan kanker saluran cerna. Meski capsaicin (senyawa utama dalam cabai) memiliki sifat antioksidan dan dapat memberikan manfaat bagi tubuh dalam dosis sedang, konsumsi berlebihan justru bisa berbalik membahayakan.

BACAJUGA

Kebanyakan Minum Air Putih Merusak Ginjal? ini Kata Pakar Kesehatan

Awas! Kurang Minum Saat Puasa Bisa Ganggu Kesehatan

Sabtu, 28/2/26 | 11:12 WIB
Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kamis, 05/2/26 | 13:59 WIB

Menurut studi tersebut, makan cabai secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker yang menyerang esofagus, lambung, dan usus besar.

“Meskipun asupan cabai dalam porsi sedang dapat memberikan efek perlindungan karena sifat antioksidannya, tapi jika makan dalam jumlah berlebih dapat meningkatkan risiko kanker,” tulis penelitian itu.

Senyawa capsaicin dikenal memberi sensasi panas pada cabai. Ia juga telah diteliti manfaatnya dalam meredakan nyeri, mengurangi peradangan, serta membantu proses pembakaran lemak. Namun, bila dikonsumsi terlalu sering (terutama dalam bentuk mentah atau sangat pedas) senyawa ini bisa menyebabkan iritasi kronis dan peradangan pada saluran pencernaan.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut bisa menyebabkan kerusakan sel dan meningkatkan risiko kanker. Para ahli menekankan, dampak ini sangat bergantung pada kuantitas, frekuensi konsumsi, serta cara pengolahan cabai.

Baca Juga: Liburan sambil Memetik Cabai

Meski demikian, konsumsi dalam kadar wajar tidak berbahaya. Justru, bila disertai pola makan seimbang, cabai dapat memberikan manfaat antioksidan dan anti-inflamasi yang membantu metabolisme tubuh.

Artinya, cabai tetap aman dikonsumsi selama tidak berlebihan. Seperti kata pepatah, yang berlebihan memang tidak pernah baik. (*)

Tags: CabaiKesehatanTipsTips Kesehatan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Donizar Dorong Optimalisasi Pajak dan SDA: PAD Harus Jadi Motor Kemandirian Daerah

Berita Sesudah

Solok Raya Cup 2025 Berakhir Meriah, MMP FC Singkarak Raih Gelar Juara

Berita Terkait

Kebanyakan Minum Air Putih Merusak Ginjal? ini Kata Pakar Kesehatan

Awas! Kurang Minum Saat Puasa Bisa Ganggu Kesehatan

Sabtu, 28/2/26 | 11:12 WIB

water from jug pouring into glass on wooden table outdoors Jakarta, Scientia.id - Kurang minum air saat puasa bisa berdampak...

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kanker Usus Makin Menyerang Usia Muda, Studi Ungkap Peran Makanan Ultraolahan

Kamis, 05/2/26 | 13:59 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kasus kanker kolorektal yang kian banyak menyerang usia muda kini mendapat sorotan baru dari dunia medis. Pola...

Perut Buncit (Foto: Ist)

Hempas Mudah Perut Buncit, Ini Caranya

Rabu, 04/2/26 | 15:29 WIB

Jakarta, Scientia.id - Lemak yang menumpuk di perut tidak selalu terlihat dari luar. Justru lemak yang tersembunyi di sekitar organ...

Chat GPT

Awas! Ketergantungan ChatGPT Turunkan Kemampuan Berpikir

Minggu, 25/1/26 | 10:15 WIB

Padang, Scientia.id - Chatbot AI seperti ChatGPT dan Gemini kini makin melekat dalam kehidupan sehari-hari. Namun, sejumlah penelitian memperingatkan dampaknya...

Peneliti Temukan Buah Paling Sehat di Dunia, Ini Jawabannya

8 Buah yang Baik untuk Ginjal, Aman Dikonsumsi Setiap Hari

Jumat, 09/1/26 | 19:10 WIB

Padang, Scientia.id - Ginjal bekerja tanpa henti menyaring limbah dan menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Agar fungsinya tetap optimal, asupan...

Manfaat Minum Air Putih di Pagi Hari: Rahasia Awal Hari yang Sehat

Minum Air Hangat atau Dingin di Pagi Hari? Ini Pengaruhnya bagi Tubuh

Rabu, 19/11/25 | 08:29 WIB

Jakarta, Scientia.id - Kebiasaan orang saat bangun tidur memang berbeda-beda. Ada yang langsung mencari segelas air dingin untuk memulai hari...

Berita Sesudah
Solok Raya Cup 2025 Berakhir Meriah, MMP FC Singkarak Raih Gelar Juara

Solok Raya Cup 2025 Berakhir Meriah, MMP FC Singkarak Raih Gelar Juara

POPULER

  • Kecelakaan di Jalan Lintas Lama Sumbar, Pengendara Motor Meninggal

    Kecelakaan di Jalan Lintas Lama Sumbar, Pengendara Motor Meninggal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • BPASN Perkuat Pemecatan ASN Dharmasraya Anike Maulana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Genjot PAD, Dharmasraya Sosialisasikan Pajak Air Permukaan dan Air Tanah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Kebakaran Terjadi di Kabupaten Dharmasraya, Kerugian Rp1,1 Miliar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polres Dharmasraya Ungkap Sejumlah Kasus dalam Operasi Pekat Singgalang 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kemenag Dharmasraya Tetapkan Besaran Zakat Fitrah dan Fidiyah 1447 H/2026 M

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024