Kamis, 30/4/26 | 23:18 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • BERITA
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TIPS

Makan Cabai Bisa Picu Kanker Lambung dan Usus, Ini Penjelasan Ahli Gizi

Kamis, 30/10/25 | 05:26 WIB

Jakarta, Scientia.id – Pedasnya cabai memang menggugah selera, tapi di balik kenikmatannya tersimpan risiko yang tak bisa diabaikan. Di Indonesia, hampir setiap hidangan terasa belum lengkap tanpa sambal. Namun, para ahli mengingatkan bahwa konsumsi cabai berlebihan dapat menimbulkan efek samping serius bagi saluran pencernaan, termasuk risiko kanker lambung dan kanker usus.

Penelitian yang dikutip dari Times of India menunjukkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, para ilmuwan mulai menelusuri kaitan antara konsumsi cabai dengan peningkatan risiko penyakit kanker, khususnya pada sistem pencernaan.

Sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Frontiers in Nutrition bahkan menemukan adanya hubungan kompleks antara cabai dan kanker saluran cerna. Meski capsaicin (senyawa utama dalam cabai) memiliki sifat antioksidan dan dapat memberikan manfaat bagi tubuh dalam dosis sedang, konsumsi berlebihan justru bisa berbalik membahayakan.

BACAJUGA

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB
Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

Menurut studi tersebut, makan cabai secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kanker yang menyerang esofagus, lambung, dan usus besar.

“Meskipun asupan cabai dalam porsi sedang dapat memberikan efek perlindungan karena sifat antioksidannya, tapi jika makan dalam jumlah berlebih dapat meningkatkan risiko kanker,” tulis penelitian itu.

Senyawa capsaicin dikenal memberi sensasi panas pada cabai. Ia juga telah diteliti manfaatnya dalam meredakan nyeri, mengurangi peradangan, serta membantu proses pembakaran lemak. Namun, bila dikonsumsi terlalu sering (terutama dalam bentuk mentah atau sangat pedas) senyawa ini bisa menyebabkan iritasi kronis dan peradangan pada saluran pencernaan.

Dalam jangka panjang, kondisi tersebut bisa menyebabkan kerusakan sel dan meningkatkan risiko kanker. Para ahli menekankan, dampak ini sangat bergantung pada kuantitas, frekuensi konsumsi, serta cara pengolahan cabai.

Baca Juga: Liburan sambil Memetik Cabai

Meski demikian, konsumsi dalam kadar wajar tidak berbahaya. Justru, bila disertai pola makan seimbang, cabai dapat memberikan manfaat antioksidan dan anti-inflamasi yang membantu metabolisme tubuh.

Artinya, cabai tetap aman dikonsumsi selama tidak berlebihan. Seperti kata pepatah, yang berlebihan memang tidak pernah baik. (*)

Tags: CabaiKesehatanTipsTips Kesehatan
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Donizar Dorong Optimalisasi Pajak dan SDA: PAD Harus Jadi Motor Kemandirian Daerah

Berita Sesudah

Solok Raya Cup 2025 Berakhir Meriah, MMP FC Singkarak Raih Gelar Juara

Berita Terkait

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Waspada, Membiarkan Gigi Berlubang Tanpa Penanganan Bisa Memicu Komplikasi Medis yang Serius

Selasa, 07/4/26 | 14:30 WIB

Padang, Scientia.id - Kesehatan gigi seringkali dianggap sepele oleh sebagian masyarakat, terutama ketika lubang kecil yang muncul belum menimbulkan rasa...

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Waspada Bahaya Tersembunyi, Ahli Ingatkan Pentingnya Kuras Dispenser Secara Rutin

Selasa, 07/4/26 | 14:10 WIB

Padang, Scientia.id – Banyak masyarakat yang beranggapan bahwa air minum dalam kemasan galon sudah pasti terjamin kebersihannya. Namun, sering kali...

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Kehilangan Ijazah Bukan Akhir Segalanya, Ini Prosedur Resmi Dapatkan SKPI yang Sah di Mata Hukum.

Selasa, 07/4/26 | 08:49 WIB

Masyarakat yang kehilangan dokumen penting seperti ijazah akibat musibah, kelalaian, atau bencana alam kini tidak perlu merasa panik Pemerintah telah...

Jalan Kaki Teratur Bisa Turunkan Kolesterol, Ini Penjelasan Ahli

Kekuatan Otot Jadi Indikator Umur Panjang, Ini Temuan Studi Terbaru

Kamis, 02/4/26 | 10:37 WIB

Jakarta, Scientia.id - Sebuah penelitian yang dipublikasikan di JAMA Network Open mengungkap bahwa kekuatan otot dapat menjadi indikator sederhana untuk...

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

AI Tidak Akan Mencuri Pekerjaan Anda, Tapi Rekan Kerja yang “Pintar” Menggunakannya Akan Melakukannya

Senin, 16/3/26 | 04:02 WIB

Kalau Anda masih ngerjain tugas kantor pakai cara tahun lalu, bersiaplah ketinggalan kereta. Ini rahasia agar posisi Anda aman permanen...

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

“Yes-Man” Bukan Jaminan Promosi: Pakar Sebut Seni Menolak Pekerjaan Adalah Kunci Produktivitas

Senin, 16/3/26 | 03:27 WIB

Karyawan paling berharga bukan mereka yang ngerjain semuanya, tapi mereka yang tahu kapan harus bilang 'cukup'. Ini cara menetapkan boundaries...

Berita Sesudah
Solok Raya Cup 2025 Berakhir Meriah, MMP FC Singkarak Raih Gelar Juara

Solok Raya Cup 2025 Berakhir Meriah, MMP FC Singkarak Raih Gelar Juara

POPULER

  • Bupati Annisa Dorong Pelunasan PBB Tepat Waktu, Nagari Koto Nan IV Jadi Teladan

    Bupati Annisa Dorong Pelunasan PBB Tepat Waktu, Nagari Koto Nan IV Jadi Teladan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelajar SMP di Dharmasraya Diimbau Tidak Membawa Kendaraan Bermotor Sendiri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Efektivitas Ribuan Tangga di Universitas Andalas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Laka Lantas di Sungai Dareh, Pengendara Sepeda Motor Pingsan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Keunikan Kata Penghubung Maka dan Sehingga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dr. Elly Delfia : Pendidikan Kunci Utama Perubahan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • BERITA
    • UTAMA
    • DAERAH
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • HUKUM
    • DESTINASI
    • HIBURAN
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2026