Selasa, 03/3/26 | 23:44 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home TERAS

Tragedi 25 Oktober: Renggut 509 Jiwa Akibat Gempa dan Tsunami Mentawai

Jumat, 25/10/24 | 17:57 WIB
Tragedi 25 Oktober: Renggut 509 Jiwa Akibat Gempa dan Tsunami Mentawai
Gempa di Kepulauan Mentawai pada 25 Oktober 2010. (SCIENTIA/Istimewa)

PADANG, Scientia – Ratusan jiwa di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) menjadi korban tragedi gempa dan tsunami.

Gempa dahsyat berkekuatan 7,2 skala richter menghoyak daerah terluar Sumbar itu, kemudian disusul gelombang tsunami setinggi 3 meter yang menghantam pantai Mentawai dalam waktu singkat.

Kejadian itu tepatnya terjadi pada 25 Oktober 2020 silam, sekitar pukul 21.42 WIB. Kini tepat 14 tahun mengingatkan peristiwa kelam bencana alam yang terjadi di Kepulauan Mentawai itu.

Gempa Mentawai ini terjadi di dasar laut, sekitar 78 kilometer di sebelah selatan Pulau Pagai dan 10 kliometer di bawah permukaan laut. Akibatnya daerah Pulau Pagai dan Pulau Siberut terdampak parah.

BACAJUGA

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Menko PM Lepas Mahasiswa UNP KKN Tanggap Bencana Alam

Rabu, 17/12/25 | 20:50 WIB
Diterjang Galodo, Sijunjung Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari

Diterjang Galodo, Sijunjung Tetapkan Status Tanggap Darurat 14 Hari

Kamis, 14/11/24 | 17:38 WIB

Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB) bahkan mencatat 509 korban jiwa, 24 orang luka berat dan ringan, 21 orang hilang, dan 11.425 orang mengungsi. Jumlah itu tersebar di 35 dusun yang terdampak.

Selain korban jiwa, gempa dan tusnami mengakibatkan kerusakan parah. Sejumlah daerah terdampak yakni Desa Betu Monga, Desa Munte, dan Desa Bulasat di Kepulauan Mentawai.

Bencana alam di Kepulauan Mentawai ini meninggalkan trauma psikologis dan duka yang mendalam bagi masyarakat setempat. Terlebih lagi, daerah kepulauan ini dikelilingi lautan lepas.*

Tags: 14 Tahun Tsunami Mentawai 2010Bencana Alam SumbarGempa Mentawai 2010Korban Gempa Mentawai 2010Korban Tsunami IndonesiaKorban Tsunami Mentawai 2010Korban Tsunami SumbarTsunami Mentawai 2010
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Awak KAI Sumbar Rutin Cek Kesehatan Demi Keselamatan

Berita Sesudah

Reses Anggota DPRD Sumbar Ridwan Dt. Tumbijo Terima Aspirasi Masyarakat Labuhan Kenagarian Tiku Limo Jorong

Berita Terkait

Child Grooming sebagai Bentuk Frasa “Manipulasi Anak”

Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

Minggu, 22/2/26 | 22:46 WIB

Oleh: Elly Delfia (Dosen Prodi Sastra Indonesia dan S2 Linguistik FIB Universitas Andalas) Beberapa minggu terakhir dunia digital dihebohkan oleh...

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Bale by BTN, Solusi Cepat Pilih Rumah Pascabencana

Jumat, 20/2/26 | 20:13 WIB

Seorang relawan bencana di Kota Padang, Sumatera Barat sedang memilih rumah hunian yang nyaman melalui aplikasi Bale by BTN karena...

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

DPRD Sumbar Sebar 216 Tim Safari Ramadhan 1447 H, Salurkan Bantuan hingga Rp50 Juta per Masjid

Kamis, 19/2/26 | 19:00 WIB

PADANG — Pimpinan dan anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dijadwalkan mengunjungi 216 tempat ibadah yang tersebar di seluruh kabupaten dan...

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

Selasa, 17/2/26 | 20:02 WIB

Jakarta, Scientia – Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Keputusan itu diambil dalam sidang...

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Kebutuhan Darah Sumbar Capai 200 Kantong per Hari, Wakil Ketua DPRD Sumbar Ajak Semua Unsur Rutin Donor

Minggu, 15/2/26 | 18:30 WIB

PADANG — Evi Yandri Rajo Budiman, Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, mengungkapkan rumah sakit di Sumatera Barat membutuhkan sekitar 150...

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Kejar Potensi PAD, DPRD dan Pemprov Sumbar Gencarkan Sosialisasi Pemungutan PAP

Rabu, 11/2/26 | 18:57 WIB

AGAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) gencarkan sosialisasi pemungutan Pajak Air Permukaan...

Berita Sesudah

Reses Anggota DPRD Sumbar Ridwan Dt. Tumbijo Terima Aspirasi Masyarakat Labuhan Kenagarian Tiku Limo Jorong

POPULER

  • Afrina Hanum

    Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Sosial Baru pada Perang Kata-kata antara SEAblings dan Knetz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wali Kota Padang Fadli Amran Lantik Empat Pimpinan Tinggi Pratama dan 50 Kepsek

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kata Penghubung dan, serta, dan Tanda Baca Koma (,)

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wawako Padang Pimpin Apel Gelar Pasukan Persiapan Ramadhan 1447 Hijriah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Peranakan Tionghoa dalam Sastra Indonesia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Apakah Kata “bapak” dan “ibu” Harus Ditulis dalam Huruf Kapital ?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024