Jumat, 29/8/25 | 16:24 WIB
  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
Scientia Indonesia
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS
No Result
View All Result
Scientia Indonesia
No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
  • RENYAH
  • TIPS
Home LITERASI ARTIKEL

Mengenang Pak Alwi Dahlan: Begawan Ilmu Komunikasi Indonesia

Kamis, 21/3/24 | 12:03 WIB

Oleh: Alfitri
(Dosen FISIP Universitas Andalas)

 

Hari lebaran kedua di bulan Agustus tahun 2012, saya dijemput Dr. Yuliandre Darwis di salah satu hotel di Jakarta Selatan. Pagi menjelang siang itu, kami bermaksud untuk berlebaran ke rumah Pak Alwi Dahlan di bilangan Cipete, Jakarta Selatan.

BACAJUGA

Hubungan Sosial yang Unik di Universitas: Pengalaman 38 Tahun Bersama Pak Wahyu Pramono

Hubungan Sosial yang Unik di Universitas: Pengalaman 38 Tahun Bersama Pak Wahyu Pramono

Minggu, 27/10/24 | 06:52 WIB

Jarak Kehidupan

Sabtu, 30/3/24 | 11:52 WIB

Di samping berlebaran, kami ingin mengundang beliau untuk memberi kuliah umum dalam rangka peresmian pembukaan Prodi Magister Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas. Beberapa waktu sebelumnya, dengan dukungan kerja sama dari Kementerian Kominfo RI, FISIP Universitas Andalas baru saja mendapat mandat dari Dirjen Dikti Kemendikbud RI untuk membuka prodi tersebut.

Ketika itu, kepada Dr. Yuliandre Darwis saya katakan bahwa untuk kuliah umum perdana Prodi Magister Ilmu Komunikasi mesti diberikan oleh Begawan atau Bapak Ilmu Komunikasi Indonesia betul. Pertama, untuk sisi keilmuannya sendiri. Kedua, yang tak kalah penting bagi institusi tentu untuk sisi “marketing” dan “branding”-nya. “Benar sekali Pak Dekan, mudah-mudahan beliau bersedia”, jawab Dr Yuliandre Darwis.

Seperti diketahui, Prof. Dr. M. Alwi Dahlan memang adalah peletak dasar dan figur yang banyak berkontribusi bagi pengembangan Ilmu Komunikasi di Indonesia. Beliau meraih gelar MA di Universitas Stanford (1962) dan Ph.D. dari Universitas Illinois (1967) Amerika Serikat dan ia menjadi orang Indonesia pertama yang bergelar doktor bidang Ilmu Komunikasi di Indonesia.

Selain itu, beliau menjadi salah seorang dari beberapa orang tokoh “generasi emas” ilmuwan sosial Indonesia awal tamatan Amerika Serikat. Tokoh lainnya antara lain sosiolog Prof. Dr. Selo Soemardjan (Univ. Cornell, 1959), sosiolog Prof. Dr. Umar Kayam (Univ. Cornell, 1965), sejarawan Prof. Dr. Taufik Abdullah (Univ. Cornell, 1970) dan ahli ilmu politik Dr. Alfian (Univ. Wisconsin, 1970).

Prof. Dr. M. Alwi Dahlan sendiri pernah menjadi Ketua Umum Himpunan Indonesia untuk Pengembangan Ilmu-Ilmu Sosial (HIPIIS) tahun 1984-1995. Dalam kapasitas sebagai Ketua Umum HIPIIS itu pula beliau ikut merekomendasi dan mendukung berdirinya FISIP Universitas Andalas tahun 1993 yang lalu.

Sebelumnya, di akhir tahun 1980-an, ketika menjadi Asisten Menteri Negara Kependudukan dan Lingkungan Hidup beliau beberapa kali berkunjung dan juga melakukan kerja sama penelitian dengan Jurusan Sosiologi Universitas Andalas yang waktu itu dipimpin Prof. Dr. Abd. Aziz Saleh. Antara lain, waktu itu penelitian tentang Keserasian Sosial di Perkotaan di mana saya dan sejumlah teman ikut dilibatkan sebagai tim peneliti.

Oleh sebab itu, ketika saya dan Dr. Yuliandre Darwis berlebaran ke rumah Pak Alwi Dahlan, kami diterimanya dengan hangat dan ramah. Beliau banyak berkisah tentang suka duka pengalamannya ketika dulu kuliah di Amerika Serikat, termasuk ketika juga pernah nyambi sebagai penjaga malam. Seperti biasa, beliau berbicara dengan sistematis, tutur kata yang lembut dan terjaga. Selain itu, beliau juga bercerita tentang kesibukannya sesudah purnatugas sebagai guru besar di FISIP UI.

Beliau senang dan antusias mendengar paparan kami tentang perkembangan FISIP Universitas Andalas yang dulu pendiriannya juga ikut didukung beliau. Oleh karena itu, kami yang mengundang senang sekali ketika Pak Alwi Dahlan bersedia datang untuk memberi kuliah umum perdana Prodi Magister Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Andalas. Soal besaran honornya, tidak usah dipikirkan betul, kata beliau sambil tersenyum.

Kemarin, Rabu (20/03/2024) Pak Alwi Dahlan berpulang ke rahmatullah. Bapak atau Begawan Ilmu Komunikasi Indonesia, kelahiran Padang 90 tahun yang lalu itu telah meninggalkan banyak jejak karya dan pengabdian. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin.*

Tags: #Alfitri
ShareTweetShareSend
Berita Sebelum

Wakil Ketua DPRD Ungkap Capaian Kinerja Pemerintah Dharmasraya

Berita Sesudah

Wali Kota Bukittinggi Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2024

Berita Terkait

Tantangan Kuliah Lapangan Fonologi di Era Mobilitas Tinggi

Langkuik, Hidden Gem di Tengah Hutan Tanah Galugua

Minggu, 17/8/25 | 16:20 WIB

Oleh: Nada Aprila Kurnia (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Universitas Andalas)   Langkuik Kolam bukan kolam. Petualangan kami ke sana bukan...

Berbagai Istilah dan Kemubaziran Kata dalam Kalimat

Hukum Kawin Sesuku di Minangkabau

Minggu, 17/8/25 | 16:05 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra, S.Hum., Gr. (Guru Muatan Lokal Keminangkabau SMAN 1 Ranah Pesisir)   Mengapa di Minangkabau dilarang melakukan...

Aspek Fonologis dan Keformalan Bahasa

Aspek Fonologis dan Keformalan Bahasa

Minggu, 17/8/25 | 15:49 WIB

Oleh: Nani Kusrini (Jurusan Pendidikan Bahasa Prancis Universitas Lampung)   Komunikasi merupakan proses dinamis untuk menyampaikan dan menerima pesan antara...

Penulisan Jenjang Akademik dalam Bahasa Indonesia

Memilih Menantu (Sumando)

Minggu, 10/8/25 | 13:46 WIB

Oleh: Yori Leo Saputra, S.Hum., Gr. (Guru Muatan Lokal Keminangkabauan SMAN 1 Ranah Pesisir)   Orang Minangkabau dalam memilih menantu...

Modernisasi Penampilan Rabab Pasisia Di ISI Padangpanjang

Emansipasi Wanita dalam Drama “Nurani” Karya Wisran Hadi

Minggu, 03/8/25 | 16:48 WIB

Oleh: Muhammad Zakwan Rizaldi (Mahasiswa Prodi Sastra Indonesia Universitas Andalas)            Kesetaraan gender merupakan sebuah isu yang banyak dibahas...

Nyonya-Nyonya dan Luka Tak Terbagi Karya Wisran Hadi

Nyonya-Nyonya dan Luka Tak Terbagi Karya Wisran Hadi

Minggu, 03/8/25 | 15:56 WIB

Oleh: Cynthia Syafarani (Mahasiswa Universitas Andalas, Fakultas Ilmu Budaya, Jurusan Sastra Indonesia) Siapa sangka, sebuah teras rumah bisa menjadi medan...

Berita Sesudah

Wali Kota Bukittinggi Raih Penghargaan Top Pembina BUMD 2024

Discussion about this post

POPULER

  • Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    Kominfo Dharmasraya Diduga Jadi Biang Kegaduhan Soal Pembahasan Asistensi APBD-P 2025

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 401 PPPK di Pesisir Selatan Resmi Dilantik, Bupati Ingatkan Jangan Gadaikan SK ke Bank

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Buzzer, Kominfo, dan Tensi Politik Dharmasraya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukittinggi Didorong Jadi Kota Beradat, Berbudaya, dan Ramah Pejalan Kaki

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Solok Tutup Safari Berburu Hama, Dorong Perlindungan Pertanian dan Silaturahmi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sumbang 12 untuk Puti Bungsu Minangkabau

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakil Ketua DPRD Dharmasraya Bantah Tuduhan Pemda Soal Pembahasan APBD

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Scientia Indonesia

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024

Navigate Site

  • Dapur Redaksi
  • Disclaimer
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

No Result
View All Result
  • TERAS
  • EKONOMI
  • HUKUM
  • POLITIK
  • DAERAH
  • EDUKASI
  • DESTINASI
  • LITERASI
    • ARTIKEL
    • CERPEN
    • KLINIK BAHASA
    • KREATIKA
    • PUISI
  • RENYAH
  • TIPS

PT. SCIENTIA INSAN CITA INDONESIA 2024