Padang, Scientia – Pemerintah pusat menyiapkan sebanyak Rp.2,6 triliun anggaran yang dialokasikan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Barat. Dari total tersebut, Rp600 miliar dialokasikan khusus untuk penanganan darurat sektor air bersih di Kota Padang.
Hal itu disampaikan, Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, saat meninjau Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun milik Perumda Air Minum Kota Padang, Jumat (30/1). Ia memastikan pemulihan layanan air bersih yang menjadi merupakan kebutuhan dasar masyarakat.
“Anggaran ini difokuskan untuk memastikan layanan dasar masyarakat, terutama air bersih, kembali berjalan normal,” ujar Dody.
Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemulihan pascabencana memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat. Untuk penanganan sementara, Kementerian PU bersama balai dan PDAM setempat mengerahkan mobil tangki air ke wilayah terdampak sambil menunggu pembangunan sumur bor dan perbaikan sistem pengolahan air.
“Kami targetkan sebelum Ramadan, persoalan air bersih di Kota Padang sudah tertangani,” katanya.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengatakan gangguan pasokan air bersih masih dirasakan di empat kecamatan, yakni Pauh, Kuranji, Nanggalo, dan Padang Utara. Menurutnya, kondisi tersebut membutuhkan percepatan penanganan, termasuk pembenahan aliran sungai.
“Kami berharap penanganan darurat bisa dipercepat agar dampaknya tidak meluas,” ujar Mahyeldi.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan IPA Gunung Pangilun merupakan fasilitas vital dengan kapasitas produksi 500 liter per detik. Pascabencana, fasilitas tersebut mengalami gangguan yang berdampak langsung pada layanan air bersih di kawasan pusat kota.
“Banyak sumur warga ikut mengering. Karena itu, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi,” kata Fadly.
Usai meninjau IPA Gunung Pangilun, rombongan Menteri PU melanjutkan kunjungan ke kawasan Gunung Nago, Lambuang Bukik, Kecamatan Pauh, untuk memastikan pembenahan aliran Sungai Batang Gunung Nago dan pemulihan pasokan air bersih berjalan sesuai rencana.
Dalam kunjungan tersebut, Dody didampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, serta Wali Kota Padang Fadly Amran, bersama jajaran Kementerian PU dan pemerintah daerah.(yrp)









